KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » APBD, BERITA, NEWS » APBD DKI 2013 – Lembar Ketiga (Dinas)

Ahok.Org – Berikut Daftar APBD DKI JAKARTA 2013 (lembar Ketiga) untuk Per Dinas

DINAS KEBERSIHAN
DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN
DINAS KEPENDUDUKAN Dan PENCATATAN SIPIL
DINAS KESEHATAN
DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA Dan KEHUMASAN
DINAS KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH, DAN PERDAGANGAN
DINAS OLAH RAGA Dan PEMUDA
DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN
DINAS PEKERJAAN UMUM
DINAS PELAYANAN PAJAK
DINAS PEMADAM KEBAKARAN Dan PENANGGULANGAN BENCANA
DINAS PENDIDIKAN
DINAS PENGAWASAN DAN PENERTIBAN BANGUNAN
DINAS PERHUBUNGAN
DINAS PERINDUSTRIAN Dan ENERGI
DINAS PERTAMANAN DAN PEMAKAMAN
DINAS PERUMAHAN DAN GEDUNG PEMDA
DINAS SOSIAL
DINAS TATA RUANG DAN PERTANAHAN
DINAS TENAGA KERJA Dan TRANSMIGRASI

Info APBD Selengkapnya bisa dilihat di: jakarta.go.id

  • Share/Bookmark

25 Responses to “APBD DKI 2013 – Lembar Ketiga (Dinas)”

  1. Awal yang Bagus

    Reply
  2. mantaaaop kita dukung trus perjuangan bapak

    Reply
  3. pak BTP tolong di cek:
    5.2.2.21.05 Belanja Jasa Konsultansi Even Organizer 200,000,000.00
    1. Biaya Jasa Konsultansi Even Organizer 1 Paket 200,000,000.00 200,000,000.00
    Jumlah 500,000,000.00

    Reply
  4. PAK ITU HARGA KERTA HPS 1 RIM MAHAL BENER PAK ,
    KANTOR SAYA PAKAI SAJA 1 RIM PALING MAHAL 35.000 80GR , ITU 52.000 , WAHHH
    KERTAS NY SETEBAL APA Y ITU

    Reply
    • Yang mana tuh bos?
      Kalau dilihat-lihat,
      Dinas kesehatan menganggarkan pembelian kertas 35.000/rim
      Dinas Pendidikan 39.500/rim
      Dinas Pajak 35.000/rim
      Dinas PU 46.000/rim
      (Pantas lah bos Ahok marah2 di PU)
      Sementara di Disnaker anggarannya system paket alias tak ada breakdown nya.
      Dari sini paling sedikit terlihat, Dinas mana yang melakukan praktek mark-up.
      Semoga membantu.
      Maju terus JB.

      Reply
  5. berhubung Rancangan DPA 2013 disusun pd zaman Bang Kumis, dan Pak Jokowi-Ahok “hanya” merevisi “sedikit,” maka nuansa utk perbuatan curang para PPTK udah kelihatan banged. Itulah Pak, kelakuan wong dki. Oh, ada juga Dinas sangat “gemuk.” Alamatnya di Jalan Gunung Sahari Raya No.11 Jakarta. Ada DPA sertifikasi tanah milik pemprov. Di DPA itu ada honorarium pegawai (PNS) Rp 485.500.000,- Woow Bapak udah ngasih TKD tp ko masih ada HONORARIUM ? enak juga ya jadi PNS DKI hmmmm banyak yg jadi kaya hahaaHaaa ,,,,,,,,,,,

    Reply
  6. WAAAHHHHH SEPERTINYA BANYAK KEGIATAN GANDA PAK,,,, SETELAH KU PERHATIKAN, MASIH BANYAK PEMBOROSAN DISANA – SINI,,, TAPI BAPAK HEBAT SUDAH BERANI PUBLIKASI ANGGARAN KE MASYARAKAT,,, AYO MASYARAKAT DKI BANTU BPK. AHOK YG BERUSAHA UNTUK JUJUR…

    Reply
  7. setelah cek anggarannya APBD DKI 2013, saya yakin ini bukan dirancang sama Pak Jokowi dan Pak Ahok, buktinya banyak sekali harga yang tidak realistis dianggarkan.. memang sebenarnya sifat anggaran tidak boleh se minimal mungkin kita tulis agar kelak tidak terjadi kekurangan, namun setelah saya lihat, kok dibuatnya malah overprice yah? semoga nanti APBD DKI 2014 sudah jauh lebih baik dari ini 😀 maju terus Pak Ahok, Masyarakat pasti mendukung duet maut Jokowi Ahok ini 😀

    Reply
  8. Dukung Jokowi Ahok. Please jgn jadi capres dulu Pak. Beresin Jakarta dulu yaa 😀

    Reply
  9. pak ahok, itu kepala dinas pariwisata dki pak ary budiman khan orangnya foke, tim sukses foke dan anak buah foke saat foke jadi kadinas pariwisata dulu. kenapa masih dipasang?

    Reply
  10. Pak Ahok insentif upah pungut PNS di Dinas Pelayanan Pajak DKI harus transparan juga dong diumumkan di situs bapak ini..hidup Ahok!!

    Reply
  11. pak AHOK,

    Saya mau lapor kalau SDN 11 Pondok Labu masih meminta dana uang kas, uang tabungan yang besarnya Rp.130.000/murid/bulan untuk kelas 2 tahun ini,
    tahun sebelumnya di minta sejumlah Rp.150.000/murid/bulan.
    juga sebelum RSBI di hapus, pihak sekolah / WOTK meminta sejumlah hampir 2jt lebih untuk uang kursi dan gedung per siswa baru, mohon di tindak lanjuti untuk SD 11 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan,

    salam
    Angel

    Reply
    • maaf mba kita dari lsm..mohon penjelasan lebih tentang sdn 11 pondik labu..uang tabungan yang dimaksud 130 rb /siswa untuk kls brapa n kira2 brapa jumlah siswanya

      Reply
  12. setelah baca anggarannya APBD DKI
    kami warga luar DKI akan lebih paham tentang susunan anggaran, hhhmm ternyata asyik juga ya..

    Reply
  13. pak Basuki sepertinya pak Ichsan noorsy mempermasalahkan anggarang sumur resapan tapi bukan dari PU tapi dari dinas kebakaran dan penanggulangan bencana.
    1.20 . 01 . 127 Pengadaan Ground Water Tank Fibre-reinforced Plastic Volume 10 m3
    benar angaranya benar2 1,250 M cukup ajaib juga untuk barang sebesar 10M3 mungkin perlu di pangkas pak Basuki dan Jokowi.

    Reply
  14. pak Basuki sepertinya masalah sumur resapan agak pelik biaya silumannya cukup banyak.

    seperti 5.2.3.16.01 Belanja Modal Pengadaan Kamera 1M untuk 1 unit mungkin maskidnya beberapa kegiatan tapi dari angkanya cukup mencurigakan…. semoga pada pelaksanaanya bsia tetap dikendalikan pak.

    Reply
  15. msh byk pemborosan pak,dah lihat bagian dishub sbnyk gtu smp puyeng,rata2 boros fotocopy dri 451 lembar fotocopy smua -_- m makanan,emangnya ada 400 kantor dishub jakarta ya pak -_-

    Reply
  16. Lapor pak.
    Pengadaan.jakarta.go.id tanggal publish 21/06/2010 mengumumkan Pelelangan Dinas Perindustrian & Energi Prov DKI Jakarta mengenai Pembangunan Sumur Resapan nomor kode Rekening 5.2.3.23.07 TA 2010 dengan nilai Rp 3.424.000.000,- diketahui pemenangan lelang adalah PT Lince Romauli Raya, berdasarkan informasi yang kami himpun dari Masyarakat/ Rekanan, ternyata perusahaan tersebut hanya digunakan sebagai Bendera oleh seorang Pengusaha bernama Sahat Silaban direktur PT Tobas Tegarindo yang selama beberapa tahun terakhir sering mendapatkan Proyek di Dinas Perindustrian & Energi Prop DKI Jakarta dan Pada Tahun 2010 mendapatkan beberapa Proyek Pembangunan seperti Pemb WorkShop bernilai miliaran Rupiah pada Dinas Perindustrian & Energy.

    Pada Thn 2010 PT LINCE Romauli Raya Up Sahat Silaban selaku Pelaksana diketahui tidak melaksanakan pembangunan Sumur Resapan pada lokasi yang ditetapkan yaitu pada lokasi :

    Wilayah Jakarta Pusat
    1. SDN Petojo Selatan 01,02 Jln Tanah Abang Type A 3 titik lubang sumur resapan
    2. SMPN 2 Jln Mardani Raya Type A 3titik lubang sumur resapan
    3. SMPN 28 Jln Mardani Raya Type A 7 titik lubang sumur resapan
    4. SDN 09 Pagi Jln Cilamaya Type A 4 titik lubang sumur resapan titik lubang sumur resapan

    Wilayah Jakarta Timur
    1. upt Bengkel Damkar Jl Raya Poncol, Ciracas Type A 10 lubang Type B 3 lubang
    2.SDN Percontohan Lub Buaya 06/07 Jl Kramat IV Type A 4 lubang Type B 3 lubang
    3. SDN Percontohan Lub Buaya 03/12/15 jln Albaido Type A 4 Lubang Type B 2 Lubang
    4. Pusdiklat Kebakaran Jl Raya Ciracas Type A 5 Type B 8
    5. Per Dis Kebakaran belakang SMP 106 Ciracas Type A8 Type B 3
    6 Balai Latihan Kerja Jln H. Naman Pond Kelapa Type A 5 0
    7. SDN 05 Pondok Kelapa Jl H. Naman Type A 1 Type B 4
    8. SDN 05 Utan Kayu, Jl Kramat Type A 4 0
    9. SDN 13 Pagi Utan Kayu selatan Jl Galur sari Timur 3 0

    10. SDN 20 Pagi Utan Kayu Utan Kayu Selatan Jl Galur Sari Timur 4 0
    11. SDN 25 Utan Kayu Selatan Jl Galur Sari Timur Type A 2
    12. SDN 14/16 Pagi Utan Kayu Selatan Jl Galur Sari Timur Type A 3 Type B 2
    13. SMP 7 Jakarta Jl Balai Rakyat Type A 9 Type B 2
    14. GKPI Jl Belanak Type A 10 Type B 0
    15. Panti Handayani, Jln Penganten Ali Type A 9 Type B 2

    Wilayah Jakarta Selatan
    1. SDN 23 Pagi Jl Peninggaran Barat Keb Lama 6 3
    2. SMKN 57 Jl Margasatwa 25 6
    3. SMP Suluh Jl Ragunan Jati Padang 4 3
    4. SMPN 73 Tebet Jl Tebet Timur 5 0
    5.SDN 01 Pagi Manggarai 5 2
    6. SDN Menteng Dalam 14 Pagi Jl Prof Supomo 4 2
    Wilayah Jakarta Barat

    1. SDN Tomang 08 Pagi Jl Pulo Macan 2 1
    2. SDN Tomang 09/01 pagi Jl Manadala Utara 3 0
    3. SDN 05 Pagi Jln KPBD Sukabumi sltn 4 2
    4. SDN 19,20,21,22 Jln Raya rawa belong Pal Merah 5 11
    5. Panti Handayani Jl Penganten Ali 1 4

    TIDAK ADA PELAKSANAANPEMBANGUNAN SUMUR RESAPAN TA 2010.

    Pernyataan Kepala Dinas Pada Thn 2010 bahwa Lokasi sumur resapan tsb semua dipindahkan, tanpa menjelaskan di pindahkan kemana.?

    Pernyataan Ka. Bid SARPRAS Dinas Pendidikan Pada thn 2010 bahwa Dinas Pendidikan tidak pernah diberitahukan bahwa pada sekolah sekolah akan di bangun Sumur Resapan oleh Dinas Perindustrian & Energi Prov DKI Jakarta..

    Mhn di usut, karena Program Sumur Resapan sedang di galakan kembali oleh Pimpinan Jakarta Baru.

    Reply
  17. Wah menarik banget.
    Masyarakat bisa jadi pengawas sehubungan penggunaan anggaran, kalau ada yang gak beres, bisa dilaporkan.
    Harapan kita ada yang bisa menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut (berdasarkan prioritas tentunya) supaya sedikit demi sedikit akar korup bisa diberantas dan menjadikan Jakarta yang bersih.

    Well done Pak JB, tapi masih banyak yang harus dilakukan pak.
    Nyok semua warga Jakarta bantu pengawasan nya untuk mewujudkan Jakarta Baru. Mumpung kite punya pemimpin yang berani kayak gini.

    Reply
  18. pa Wagub tolong dong lampiran 3 SKPD semua wilayah dan sudin di jakarta go id ada file yang korup (tdk bisa dibaca)

    terima kasih

    Reply
  19. pa ahok mana transparansinya ..kok tidak ada lagi DPA untuk tahun 2014 ….APBD LAMPIRAN 3 (DASK) juga tidak ada di publikkasikan..belum lagi kalau minta penyerapan dengan BPKD yang di pimpin bu Endang ga pernah dikasih …mana janji mu.. terima kasih

    Reply
  20. admin… ayo dong di keluarkan lagi Laporan APBD 2014 nya, kalau belum ada mohon di informasikan kapan adanya? biar rakyat membantu mengawasi dan memberikan laporan.

    tks.

    Reply
  21. Masalah lingkungan hidup dan Kebersihan kurang adanya pengawasan. Karena kebanyakan masyarakat tidak mengerti peraturan lingkungan hidup termasuk PENGGUNAAN AIR BERSIH dan AIR LIMBAH . Sebagai contoh air limbah yang dari Sudirman dan Kuningan harus dibuang ke Jl. Rasuna Said yang diolah oleh PT. PAL menurut pengamatan saya tidak di olah sebagaimana mestinya. BOD dan COD input serta BOD dan COD out put tidak pernak dilaporkan. Air limbah tidak cukup cuman di aerasi . Itu kerja pembodohan masyarakat.

    Reply
  22. Mengenai sampah (SOLID WASTE) rumah tangga. Saya ingin menanyakan apakah masyarakat membuang sampah di TPS harus membayar ? apakah ada perdanya ?
    Karena menurut pengelola sampah di TPS Pasar , dipungut 750 ribu – 800 ribu dan kebersihan 100 ribu, sehingga warga yang buang sampah di TPS dipunggut pembayaran, apa benar ?
    Ini terjadi di Kelurahan dan Pasar Sukabumi Selatan. Bagaimana ini Pak Unu. . . . ? Tindak lanjutnya ?

    Reply
  23. Biaya 750 sampai 800 rubu dipungut oleh Dinas Kebersihan per truk + kebersihan 100 ribu. Pada saat pengambilan sampah tersebut di TPS pasar. Terima kasih.

    Reply

Leave a Reply to Frinds