KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS » BTP: Dana Reses Untuk Kampanye?… Mungkin Saja

Ahok.Org – DPR RI sedang dalam masa reses sidang hingga akhir November mendatang. Pada masa ini para anggota DPR RI mendapatkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Mungkin saja, lho kalau dana itu dipakai buat kampanye. Karena dana itu kan dipakai buat kumpul-kumpulin orang, jadi beda-beda tipis lah sama kampanye,” tutur Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Graha Niaga, Jl. Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2013) malam.

Mantan anggota Komisi II DPR RI ini mengaku selama menjabat dewan dahulu ia tak pernah gunakan dana reses untuk kampanye. Malahan ia mengunggah seluruh pengeluaran dana resesnya pada website pribadinya.

“Semua foto-foto, laporan keuangan itu saya upload (unggah) semua biar transparan. Dana itu berapa, untuk apa, ladi ke mana itu bisa dilihat semua orang,” imbuh penerima Bung Hatta Anti-Corruption Award 2013 ini.

Pada kesempatan lain Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mewanti-wanti rekannya menyalahgunakan dana reses. Ia khawatir jelang Pemilu justru reses digunakan untuk kampanye.

“Jangan dampai dana reses dipakai kampanye, malu lah, itu kan uang rakyat,” tuturnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. [Detikcom]

  • Share/Bookmark

5 Responses to “BTP: Dana Reses Untuk Kampanye?… Mungkin Saja”

  1. Kayaknya sih memang bakalan dana reses akan dipakai untuk kampanye
    Anggota DPR kan memang tidak tahu malu… nggak heran….

    Reply
  2. Saya yakin FPI bakal kebagian dana reses juga

    Reply
  3. pantesan aja si botak taufik, alay, ruhut and the geng adem ayem gak berkoar-koar lagi. ternyata oh ternyata lagi nyari duit toh. kwkwkwkw

    Reply
  4. anjrit.. ratusan juta lagi reses..
    Heran gw ma republik ini

    Reply
  5. Ga lama lg koq, “dana reses, buat bangun sekolah, bangun rumah deret, bangun jalan dan jembatan di pelosok!”

    Amiiiiin! Tentunya setelah ganti pemimpin Indonesia.

    Reply

Leave a Reply