KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » BTP Harap Kualitas Pemilu 2014 Meningkat

Ahok.Org – Pemprov DKI telah menyerahkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta dalam bentuk kepingan CD.

Data tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Dahliah Umar di Balaikota DKI.

“Dengan adanya DP4 ini, saya harapkan dapat memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemilu, sebagai proses peningkatan kegiatan demokrasi,” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Ia juga mengaku, Pemprov DKI telah menyiapkan DP4 untuk kepentingan pemilu legislatif yang lebih baik dan lebih akurat, terutama dalam hal data pemilih. Sementara itu, DP4 yang telah diserahkan kepada KPU DKI itu merupakan hasil pemutakhiran dari database kependudukan yang telah diakurasi.

Kementerian Dalam Negeri juga telah meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI sebanyak tiga kali untuk melengkapi database kependudukan dengan pelayanan elektronik KTP (e-KTP).

“Sehingga dapat dipastikan warga Jakarta dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak dapat menggunakan hak pilihnya dua kali,” ujar Basuki.

Melalui DP4, telah dapat diketahui sebanyak 7.034.061 jiwa penduduk DKI Jakarta yang akan memilih wakil rakyat dalam Pemilu legislatif yang akan digelar pada 9 April 2014.

Berikut adalah rincian data pemilih tiap Kabupaten/Kota di DKI Jakarta: Jakarta Pusat sebanyak 774.671 pemilih, Jakarta Utara sebanyak 1.170.406 pemilih, Jakarta Barat sebanyak 1.605.755 pemilih, Jakarta Selatan sebanyak 1.482.160 pemilih, Jakarta Timur sebanyak 1.984.811 pemilih, dan Kabupaten Kepulauan Seribu ada sebanyak 16.312 pemilih.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Purba Hutapea mengatakan, berdasarkan hasil pemutakhiran data penduduk hingga (6/12/2012) lalu, jumlah penduduk di DKI Jakarta tercatat sebanyak 9.603.417 juta jiwa.

“Dari jumlah itu, ada sebanyak 7.034.061 jiwa yang memiliki hak pilih. Adanya selisih hingga 2,5 juta jiwa yang tidak masuk dalam DP4 karena belum berumur 17 tahun,” kata Purba.[Kompas]

  • Share/Bookmark

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply