KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » BTP: Apaan Si Curiga Muluu ………

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah keras Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama pihak Kejaksaan telah saling bertukar jasa. Bahkan, ia meminta awak pewarta untuk memercayai kinerja yang telah dilakukan oleh Kejaksaan dalam menangkap dan membongkar kasus korupsi di dalam tubuh Pemprov DKI. Bahkan, apabila nantinya pihak kejaksaan akan memeriksa dirinya, ia pun akan terbuka untuk diperiksa.

“Apaan sih curigaan melulu, suudzon melulu. Kalau jaksa mau nangkep wagub juga tangkap aja, enggak perlu pakai permisi,” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (4/11/2013).

Menurut dia, seorang Wakil Gubernur tidak dapat mengatur kinerja Kejaksaan maupun lembaga hukum lainnya. Ia tak bisa berbuat apa-apa apabila lembaga hukum telah masuk menelusuri dugaan penyalahgunaan anggaran di Pemprov DKI.

Dalam beberapa akhir pekan ini, lebih kurang sepuluh PNS DKI telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penegak hukum. Baik Kejaksaan Agung maupun Kejaksaan Negeri wilayah masing-masing.

Sekadar informasi, pada (11/10/2013) lalu, Pemprov DKI Jakarta memberikan hibah berupa alat kesehatan untuk Rumah Sakit Adyaksa milik Kejaksaan Agung di Ceger, Jakarta Timur. Rumah sakit ini akan dipergunakan untuk merawat pasien umum maupun para tersangka yang sakit.

Peralatan kesehatan yang dihibahkan itu meliputi computerised tomography scan atau CT scan. Selain itu, Pemprov DKI juga siap memberikan bantuan sumber daya manusia (SDM) untuk operasional RS Adyaksa. Bantuan-bantuan itu diharapkan dapat berjalan ketika rumah sakit tersebut dibuka pada Januari 2014.

Selang dua hari, Kejari Jakarta Timur menangkap Lurah Ceger Fanda Fadly Lubis dan Bendahara Kelurahan Ceger Zaitul Akmam. Keduanya ditangkap terkait dugaan penyelewangan dana APBD DKI Rp 450 juta.

Selain Lurah dan Bendahara Ceger, sepuluh PNS DKI lainnya telah ditetapkan Kejaksaan menjadi tersangka. Mulai dari mantan Kepala Dinas Kebersihan Pemprov DKI Eko Bharuna (EB) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mobil toilet VVIP besar dan kecil di Dinas Kebersihan Pemprov DKI tahun 2009.

Selain Eko, Kejagung juga menjadikan tersangka mantan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas kebersihan Provinsi DKI Lubis Latief (LL) selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Aryadi (A).

Kemudian, pada 13 September 2013, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menetapkan MM sebagai tersangka penyalahgunaan anggaran proyek kelistrikan di Kepulauan Seribu tahun 2012 senilai Rp 1,3 miliar. Pada hari yang sama, Kepala Seksi Perawatan UPT Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu SBR juga ditetapkan sebagai tersangka kasus yang sama.

Selanjutnya, ada tiga pejabat struktural Pemprov DKI Jakarta yang terjerat kasus penyalahgunaan anggaran. Mereka adalah Kepala Suku Dinas Tata Ruang Jakarta Selatan RS yang menjadi tersangka kasus korupsi perizinan, Kasudin Kominfomas Jakarta Pusat RB, dan Kasudin Kominfomas Jakarta Selatan YI yang menjadi tersangka karena penyalahgunaan anggaran proyek pengadaan kamera pengawas dan sarana pendukungnya di Monumen Nasional oleh Kejari Jakarta Pusat.

Mantan Lurah Pulogadung (TY) dan Bendahara Kelurahan Pulogadung (NS) resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Mereka diduga melakukan penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2012 sebesar Rp 600 juta.[Kompas.com]

  • Share/Bookmark

28 Responses to “BTP: Apaan Si Curiga Muluu ………”

  1. Anggap saja memang ada tukar jasa. Apa masalahnya? Tidak boleh membongkar yang korupsi??? Memang aneh.

    Reply
  2. INI BUKAN SUUDZON,DINAS PENDIDIKAN SUDAH SEHARUSNYA DIPERIKSA KARENA BANYAK PENGADAAN BARANG YANG HARGA NYA TERLEWAT MAHAL BANGUN GEDUNG ATAU RENOVASI SEKOLAH SUDAH ADA BEBERAPA GEDUNG SEKOLAH KEMBALI RUSAK PADAHAL BARU DIBANGUN ATAU RENOVASI.

    Reply
    • saya SETUJU dengan Bung Dhany Kul……. DINAS PENDIDIKAN DKI perlu di audit saking banyaknya barang yang harganya melambung jadi setinggi gunung everest… misalkan mesin cetak / penggandaan kalo kita beli sendiri ke distri butor harga 60 jt eh pas dikirim ke sekolahan ty ke maintenance distri butor harganya sekitar 140 jt ….. cuba lihat dan kunjungi kes sekolah negeri seluruh dki pasti banyak barang kiriman yang pada di anggurin di gudang/ruangan/selasar karena pengiriman barang tidak sesuai dengan kebutuhan dan permintaan…

      bulan ini di kirim lemari eh bulan depan dan tiga bulan berikutnta dikirim lemari terus tahun depan kirim lemari lagi… sampe” tak ada tempat untuk menyimpan barang” dari lemari, tongsampah, bangku,

      yang lebih aneh lagi renovasi gedung masa ubin kamar mandi lt1, lt2, lt 2 keramiknya tdk ada yg sama…. lantai teras/ selasar ngacau gantinya

      saya SETUJU DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA di audit AUDIT AUDIT dan AUDIT

      Reply
      • Setuju banget,,, Dan itu sebenernya merata di seluruh Indonesia,,, Saya dulu sempat ngajar, tapi memilih untuk meninggalkan kerjaan itu karena udah nggak betah lagi ngurusin mark-up anggaran, waktu itu DAK 2006 dan DAK 2007,,, Sekarang kepala sekolah saya udah dicopot karena ketahuan,,, tapi anehnya, kepala dinasnya tidak diapa2kan, padahal semua mark-up karena ada instruksi dari kepala dinas,,,

        Reply
  3. Maju terus pak.. ahok… anda membela rakyat

    Reply
  4. Dengan hormat,
    Selamat Malam Pak Basuki,
    Saya lihat di TV campany Kebersihan oleh Slank bagus sekali.
    Karena kebiasaan buang sampah warga Jakarta disembarang tempat saya usul agar Penprov kampanye tidak hanya melalui TV tetapi bisa Pasang Baliho2 yg menggambarkan kebiasaan yg tidak baik Buang Sampah disembarang tempat ditempat2 strategis dgn Foto contoh kebiasan buang sampah warga, seperti buang sampah dari dalam mobil misalnya kulit pisang, jeruk botol air dll, kalau mau ditrace contohnya banyak, Agar warga Jakarta selalu di Ingatkan Arti Kebersihan dan Cara menbuang sampah yg baik,
    Demikian usulan ini saya sampaikan
    Atas diperhatikannya usul ini saya ucapkan terima kasih,
    Salam Hormat saya,
    Ryan.-

    Reply
    • saya pikir baliho sendiri kurang efektif, mas Ryan. ide saya sebagai yang berprofesi di dunia kreatif mungkin kampanyenya harus lebih ke cara lain yang bisa memberi efek malu dan jera. misalnya : membentuk tim “Kejutan” yang menyamar jadi warga, dan begitu seseorang buang sampah sembarangan rame2 dikatain “nah lho, koq buang sampah sembarangan? itu ada tempat sampah lho mas/mbak/pak/bu, gunanya untuk menampung sampah. gyahahahaha” sambil ditertawakan.

      efeknya : si orang tersebut jera dan malu, bahkan mungkin parno sendiri saat dia melintasi tempat itu lagi. nah, kegiatan itu direkam lalu masuk tv, jadi orang2 tau kalo buang sampah sembarangan nanti dipermalukan. 😀

      Reply
      • Saya setuju dgn anda, usul juga untuk aksi simpatik dgn membagikan tempat sampah ukuran kaleng biscuit dgn tulisan “buanglah sampah padaku”
        dan intens dilakukan serta diberikan ke mobil” mewah juga orang” OKB yg belum siap bersih.. 🙂

        Reply
  5. Maju terus….org benar akan terus bersinar!

    Reply
  6. Curiga utk yg possitive (tidak korupsi) klo korupsi, tujuan gak jelas.’ Ke baik2 an ‘Kelihatan’ ada prubahan di kerja kan’ untuk hal2 berguna pd pelayanan ke masyarakyatan.’
    Tercipta nya cita2 ‘pahlawan2 bangsa terdahulu’ ‘tidak sia2′ untuk adil makmur hidup layak masyarakyat nya.’ dari kesederhanaan pemimpin contoh.
    Per lahan cergas tp pasti, masyarakyat & pemprov terdorong utk mengerti/paham program kerja’ dan turut ambil bagian,’ memahami visi misi Kursus keterampilan menjaga Kota Jakarta baru’ Pak Gub/Wagub, petugas2 Pemprov.’ Kerja2 pro kemasyarakyatan.’
    Atw ada per tutur an melalui media2 masa. Jelasnya ada rangkaian penganyoman ada rasa sayang pemeliharaan, dimulai dari tekad diri, kerja bakti jadi (arah) pada masa depan, akan makmur sejahtera.’ : Ampuh/ liat-ulet-giat-leken: kesungguhan utk melayani dan maju bersama! JB!

    Reply
  7. Abis ini ada anggota dari partai X menyerang JOKOHOK soal korupsi di tubuh Pemprov
    ini salah Jokowi….. ini salah Jokowi…..

    Reply
    • jakarta macet, salah Jokowi…
      rumah kebakaran, salah Jokowi…
      disadap, salah Jokowi….
      kucing SBY masuk angin, salah Jokowi…..
      Jokowi disalahin mulu, salah Jokowi…..
      ya udah Jokowi diem aja, salah Jokowi juga.

      😀 sabar ya, Pak Jokowi dan Pak Ahok. kita kita yang manusia biasanya kan juga ketawa ngeliat kelakuan momon.

      Reply
      • kalo ngak nyari kambing item…. kurang afdol… itulah kebiasaaan buruk bangsa indonensia… selalu nyari kambing item… 😀 … ngak bisa terima kenyataan kalo memang salah….. 🙂

        Reply
    • Jokowi pancen mbetha-wi
      dikancani Ahok…si uhuy
      loro-lore uga unda-undi
      agama ageming aji
      kang nora dilaleni
      piwulang bapa biyung wingi
      aja nganti
      melik ngendong lali
      banjur korupsi
      petungane iku rai
      kaluarga, lan sarira diri pribadi
      lha saiki, sawab’e ngenani
      sira kang golek piti
      sarana nyalawadi hiii…
      lha kok, Ahok Jokowi sing disalahi
      jeneh ora mupangati
      katon leh’e dengki srei

      Reply
  8. pemimpin yg kayak gini gue sukaa….

    Reply
  9. pak sekalian itu bagian cukai.pos indonesia tolong di tertibkan.. kenapa sih kl dpt brg kiriman dri luar negeri selalu hilang klo ga dimintain bea lebih dri yg seharusnya.. klo ga paketnya pas anter sampe rumah itu barang2 dlm paket udah amburadul abis dibongkar.. kapan indonesia bisa kaya luar negri.. barang2 kiriman bisa aman sampe n ga hilang2 lgi.. kami yg tinggal di indonesia kan juga jadi lebih nyaman klo terima paket dari temen di luar negri.. ga deg2an lgi

    Reply
  10. asal sampah dikali yg nggak pernah habis, adalah karena rumah-rumah dibantaran kali yg selalu membuang sampah! Ini harus segera diselesaikan, kalau hambatan dari pemerintah pusat qq Kementrian Pusat, terpaksa tunggu sampai 2014 dah ..

    Sinyalemen membersihkan dari koruptor di pemprov DKI Jakarta harus dipanggil dulu atau ada kerjasama kedua instansi, malah kesannya aneh ! Oknum media kesannya bayaran koruptor deh…

    Reply
  11. Partai-partai lain sedang berusaha keras mencari-cari kesalahan JOKOWI-AHOK. mereka pada takut tidak terpilih di pemilu 2014 ini. Berpolitik tidak boleh curang harusnya.

    Reply
  12. Percaya Diri dan Berserah Kepada Tuhan Yesus Pak semua perbuatan yang jahat pasti bisa dikalahkan. Memang berbuat jujur di Negara kita ini juga salah tapi Pak AHOK harus bisa menjadi seorang Teladan yang pertama bukan yang terakhir.
    Semangat dan Semangat Mr.

    Reply
  13. Teman teman wartawan. tolong di bantu agar pemerintahan jokowi ahok bisa lebih memperbaiki jakarta. bukannya malahan di hambat dengan isyu yang kurang bermutu. lebih baik coba bantu carikan info dan data tentang koruptor atau penyelewengan yang ada dan infokan kepada pak jokowi dan ahok. agar bisa diperbaiki

    Reply
  14. Para pegawai PEMDA DKI sudah terbiasa dg yg jatah,atau Upeti dan itu sdh ber tahun2
    Begitu dpt pemimpin yg jujur,langsung kaget
    tdk dpt apa2. hingga timbul benci dan shyrik.dan curiga.
    Bayangkan,seorang pegawai PEMDA bagian pengawasan gedung sekolah,Hartanya,amat sangat tdk Pantas berlebihannya.

    Reply
  15. Tenang aja Pak Ahok..selama itu BAIK utk RAKYAT, selama itu pula kami selaku wargan DKI akan mendukung..!!! paling yg sirik itu orng2 dari Parpol sebelah.. LANJUTKAN

    Reply
  16. waktunya yg korup, yg belum waras, yg suka melanggar, menjadi PARANOID!!!
    ayo dibuat, supaya mereka merasa semua mata melihat mereka, camera siap merekam, dinding bertelinga, biar mereka PARANOID, entah jadi tobat dan sadar diri atau jadi gila beneran….

    Laporkan saja, kalo ada penyelewengan di sekitar kita, modusnya, rekam, dapatkan bukti nya!

    Reply
  17. merdeka bung Ahok,
    jangan lupa pilih jadi murid Yesus alias nabi Isa saja, dr pada milih Yudas…
    terus berjuang demi keadilan, kebenaran, kesejahteraan, kejujuran dan kemakmuran bersama.
    merdeka….. !

    Reply
  18. Hati-hati dalam memberikan persetujuan proyek pekerjaan Pak BTP….., dikhawatirkan ada proyek-proyek yg di mark up, walaupun Pak BTP tidak korupsi tapi kena pasal memperkaya orang lain.

    Reply
  19. Kira2 Gubernur yg dulu tau ga ya…??? kalo anak buahnya banyak yg korup…???

    Reply
  20. Maju terus Pak Ahok. Wajar saja kalau mau Pemilu begini ada saja orang yang mau mencari kelemahan lawan, namanya juga usaha……Tapi yang benar tetap akan tampil jadi pemenang..!.

    Reply

Leave a Reply to joni