KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » BTP Tidak Mau Kalah dengan Negara Maju soal Plastik

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan pihaknya tidak ingin ketinggalan dengan negara maju yang telah tanggap akan pentingnya meminimalisir penggunaan barang berbahan plastik, salah satunya kantung plastik.

“Kalau di negara-negara maju, kalau mau pakai plastik itu kan harus bayar,” ujar Basuki di Balaikota, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Karena itu, Basuki atau sapaan akrabnya Ahok mengatakan pihaknya juga akan mengurangi penggunaan kantung plastik yang biasa digunakan di pusat perbelanjaan dalam rangka tanggap terhadap lingkungan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini juga setali tiga uang dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengapa memilih mengampanyekan tas daur ulang, sebagai pengganti kantung plastik di mall ketimbang di tempat lain.

“Kami inginnya mulai bertahap, dari yang gampang dikotrol dulu (seperti di mall),” tutur Ahok. [Tribunnews]

  • Share/Bookmark

9 Responses to “BTP Tidak Mau Kalah dengan Negara Maju soal Plastik”

  1. Lanjutkan terus pak ahok

    Reply
  2. go green,… semangat pak btp,…

    Reply
  3. Cintailah Produk Indonesia.

    Pakailah plastic bahan dari singkong,

    bias didaur ulang

    Reply
  4. teringat zaman dulu saya masih ingat kalau ibu ke pasar itu bawa keranjang yang terbuat dari rotan. ngak pernah pake kantong, kalau pun pake kantong terbuat dari kertas bekas semen…kalau digalakan lagi mungkin akan bisa menghidupi para pengrajin kecil rotan kita..

    Reply
    • betul sekali,sebenarnya bukan saja yang harus dibenah atas kantong plastiknya,keranjang plastik untuk belanja didalam swalayan,tempat panjangan rak diswalayan yang menggunakan plastik yang sangat keras dan memakan ribuan tahun baru bisa teruraipun seharusnya dilarang penggunaannya,semoga pencanangan go green sudah harus mulai dilakukan sekarang,terima kasih

      Reply
  5. lanjutkan.
    tapi harga kertas daur ulang dibandingkan harga kantong plastik, lebih mahal mana ya? (maaf blom tau. makanya nanya).

    Reply
    • tentu kertas lebih mahal,namun platik berdampak pencemaran lingkungan yang baru bisa terurai hilang memakan waktu ratusan tahun,kita lihat sampah kantong plastik disungai dan pinggir laut yang tidak bisa terurai membuat dampak yang luar biasa,seperti banjir dan lain,bukankah biaya yang dikeluarkan oleh kita akan lebih besar dari pada harganya kertas lebih mahal yang hanya menguntungkan pihak penjual/pembeli,namun biayanya sebenarnya jauh lebih mahal seperti dampak lingkungan tersebut,semoga kita mulai sekarang ikut promosi go green,jangan sampai terlambat

      Reply
  6. inilah hebatx rakyat indonesia, jka brada diluar negeri, sangat patuh atas aturan2 set4…gitu balik ke negeri endiri, watak aslix kembali…biasa jga disbut “kembali ke selera asal”

    Reply
    • Amat sangat setuju. Sdh saatnya warga Jkt “dipaksa” utk mau berpartisisi mengurangi sampah (terutama sampah plastik) & melarang supermarket memberikan kantong plastik gratis adalah cara yg paling mudah utk diterapkan…. Kapan ya ini mulai diberlakukan ? (Sangat berharap)

      Reply

Leave a Reply