KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, DPR, NEWS » Kata BTP Soal Gaji Kepala Daerah

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyambut pernyataan SBY bahwa sudah saatnya gaji kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota naik. Menurut dia, kenaikan gaji kepala daerah adalah keharusan.

“Harus! Kasihan kalau daerah lain. Kalau DKI tidak masalah gaji kecil, kita ada tunjungan banyak. Kalau daerah lain tidak pantaslah gajinya,” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (21/2/2013).

Menurut Basuki, apabila ia menjadi presiden, ia akan memberi gaji kepada bupati sebesar Rp 150 juta per bulan. Namun, penggunaan gaji itu harus selalu dilaporkan melalui pembuktian terbalik (pelaporan harta kekayaan).

“Tapi, Anda tidak boleh lagi nyolong. Caranya ya dengan pembuktian terbalik. Harta dan biaya hidup bupati dicek. Kalau dia melanggar, ya ditangkap. Tapi, kenaikan gaji itu juga harus berlaku dengan pembuktian terbalik. Saya dulu jadi Bupati Belitung, tanggal 7 sudah habis duit saya,” kata Basuki.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memilih untuk tak berkomentar. Menurut Jokowi, hal itu merupakan kewenangan pemerintah pusat dan dirinya lebih memilih untuk fokus bekerja.

“Wah enggak tahulah. Enggak tahu, itu urusannya pemerintah pusat. Enggak ngerti saya,” kata Jokowi.[Kompas]

Yang ingin tahu berapa pendapatan pak BTP klik beberapa artikel dibawah ini:

  • Share/Bookmark

10 Responses to “Kata BTP Soal Gaji Kepala Daerah”

  1. Bukankah yang menjadi masalah adalah sifat materialistis manusia modern?

    Menilai kebahagiaan dengan uang.

    People need a purpose to live. Without it they will only live to fulfill their own desires. People work not because they want to work, but to obtain money. It is not a mistake, it is normal. But wouldn’t it be better if they also feel satisfaction from it. That’s what the government must strive to achieve.

    Reply
  2. segede apa pun gaji enggak pernah akan cukup kalau orang yang terima gajinya maruk bin rakus. daripada pikirin gaji bupati yang belum tentu imbang ama pdb nya, mending pikirin kesejahteraan petugas medis dan para guru…..:-)

    Reply
  3. kalau bupati belitung mungkin pdb nya besar. tapi bagaimana daerah lain yang pemasukan daerahnya kecil? saya percaya pak ahok akan memikirkannya dengan cukup bijaksana masalah gaji kada…..:-)

    Reply
    • besar apanya gaji bupati beltim. itu kata pak ahok masih tanggal 7 sudah habis gajinya dia waktu jadi bupati.

      “Saya dulu jadi Bupati Belitung, tanggal 7 sudah habis duit saya,” kata Basuki.

      Reply
  4. sip.3x….Jokowi

    ing ngarso sun tulada
    ing madya mbangun karsa
    tut wuri handayani

    Reply
  5. harus ada komitmen dan pertanggungjawaban. Transparansi.
    semoga terpilih kepala daerah yg berkualitas di daerah2.

    jgn tukang kawin kerja nya… 🙁

    Reply
  6. pak Ahok yth..
    sy ingin mngadukan tmpt sy bekerja di PT. Star Sparta Indonesia, Jl. Pegangsaan Dua KM.6 No.8 Jakarta Utara, sy tlah bkerja slama 6 tahun dsana tp THP sy sbulan hnya 1.5jt, sm dgn anak baru yg msuk ke PT ini..
    UMP skrg 2.2jt tp smpai saat ini gaji qt smua msh 1.5 saja..
    smoga pak ahok bs mnegur Prusahaan yg msh saja mnggaji org seenaknya.. trims

    Reply
    • Bro Sarifudin… kirim email akan di balas sama para sukarelawannya, akan lebih cepat sampe ke pa Baz…
      Salam JakartaBaru

      Reply
  7. pak jokowi tdk mau berkomentar, karna dia sudah cukup. makan sama nasi kucing aja mau… makan sama nasi liwet aja mau. sederhananya pak jokowi itulah yang harus di tiru para pejabat. jadi biar gak rakus makan uang rakyat…. msh banyak masyarakat yang gajinya dibwh 1juta. … bupati gaji udah kyk gt msh saja kurang.

    Reply
  8. pgn sih indonesia punya presiden kayak jokowi n ahok…biar transparansi…

    nih presiden aja ga berani transparansi gaji,anggaran operasional dan semua nya….

    presiden kita skrg makin gemuk aja ya…

    sukses nih presiden……

    Reply

Leave a Reply