KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » APBD, BALAI KOTA, BERITA, NEWS » “Saya Yakin Orang Jakarta Tak Ikhlas Duitnya Dipakai Beli UPS Rp 6 M”

Ahok.Org – Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) meyakini dirinya akan aman dari serangan DPRD jika meloloskan ‘dana siluman’ sebesar Rp 12,1 triliun dalam APBD 2015. Namun, tanpa ragu dengan tegas Ahok menolak lantaran tidak sesuai dengan hati nuraninya.

“Yang saya pikirkan orang Jakarta. Pasti tidak mungkin ikhlas membiarkan sekolah beli UPS sampai Rp 6 miliar,” ujar Ahok di Balai Kota, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2015).

“Saya tidak akan tega makan duit rakyat seperti itu. Sekalipun bukan saya yang makan. Saya disumpah untuk mempertahankan uang rakyat masuk ke sini. Kalau saya harus terjungkal, tidak jadi gubernur pun saya puas. Dalam hidup saya, saya tidak menghancurkan nurani saya,” lanjutnya.

Ahok benar-benar kesal saat mengetahui setiap unit perangkat UPS berharga miliaran rupiah dan itu diperuntukkan untuk sekolahan dan seluruh kelurahan/kecamatan di Jakarta Barat. Angka siluman itu tak hanya muncul pada APBD 2014 tapi juga dalam anggaran tahun ini.

“1 unit per sekolah ini. Ini yang diajukan. Makanya salah satu alasan gue tolak karena ada UPS untuk kelurahan di Jakarta Barat. Fakta seperti ini. Makanya saya yakin orang Jakarta tidak akan ikhlas uangnya dihabisin. Itu Rp 12,1 triliun bisa buat bangun 60 ribu rusun loh seperti Tambora. Jadi saya tidak ikhlas kalau APBD DKI dipermainkan seperti ini,” terang suami Veronica Tan itu.

“Ini fakta, jadi saya kira orang jakarta masih banyak tidak rela uangnya dipakai buat beli UPS sekolah dan ini tidak ada yang tahu lho. Kami juga kecolongan. Karena tidak ada e-budgeting. Ini sudah terjadi. Makannya keenakan untung disini main lagi sekarang,” lanjutnya.

Angka-angka tak masuk akal itu sebenarnya sudah diendus Ahok sejak tahun 2014. Dia pun mengajukan sistem e-budgeting untuk APBD, namun seluruh SKPD (satuan kerja perangkat daerah) menolaknya dengan alasan tidak tercantum harga satuan untuk setiap proyek pengadaan barang.

“Makanya saya sabar nunggu sampai selesai 2014 untuk masukin semua keluarlah angka ini. (Tahun lalu) Kami semua mesti tanda tangan versi lama dia. Saya sabar menunggu, 2013 ketemu 2014 masih ada anggaran siluman seperti ini,” kata Ahok.

“Nggak mungkin lah sekolah minta UPS, saya kira kepala sekolah nggak segila itu. Ini bisa untuk perbaiki sekolah yang 48 persen itu hancur. Makanya saya lebih rela dipecat dari gubernur daripada Rp 12,1 triliun masuk ke APBD oleh oknum-oknum,” imbuhnya.

Menurutnya, dia tahun 2014 kecolongan sampai Rp 330 miliar untuk setiap pembelian perangkat seharga Rp 6 miliar. “Dia titipin ke SKPD. Itu yang saya bilang. Sekarang 2015 masukin sendiri kan berarti ini pokir (pokok pikiran) yang dimaksud mereka. Ya sudah nggak apa-apa. Saya yakin di Jakarta masih banyak orang yang tidak rela uangnya dibeginiin coba,” sebut Ahok.

“Makannya ini mau di-trash. Kita akan siapkan juga pengaduan, korupsi juga harga begitu mahal, mark up ini. Nanti kita siapkan berkas, saya berharap ada pihak berwajib ditindak. Nggak ada UPS begitu mahal, UPS apa?” tutupnya. [Detik.com]

Bongkar APBD, Ahok Cari Kebenaran Harga UPS dan Tangkap Kejanggalan

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) kembali menunjukkan bukti contoh ‘dana siluman’ yang diselipkan oleh DPRD. Terkini, Ahok memperlihatkan angka-angka fantastis tersebut yang ada dalam APBD 2014.

“Sekarang kita lihat saja nih. (Sambil nunjukkin berkas) Ini tahun 2014 hampir semua sekolah, kita ada bukti 55 sekolah itu dianggarkan Rp 6 miliar untuk UPS. Yang menang tender ini bisa begitu banyak. Saya kira ini kita lagi selidikin ini jangan-jangan pemasoknya sama,” beber Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2015).

“Satu sekolah pasang UPS sampai Rp 5,8 miliar,” imbuhnya.

Menurut Ahok angka dalam pengadaan barang itu sangatlah tidak masuk akal. Untuk memastikan kebenaran harga yang diajukan oknum dewan, suami Veronica Tan itu pun langsung menghubungi salah seorang temannya yang juga memanfaatkan perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) di perusahaannya.

“Teman saya yang mainin komputer begitu canggih itu dia pasang semua UPS yang bisa 45 kva. Itu UPS apa sampai Rp 6,5 miliar?” kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut pun mengeluarkan ponsel pintar miliknya. Dia langsung membacakan penjelasan dari temannya itu kepada wartawan.

“Saya tanya teman saya yang paling sering main UPS saya tanya sama dia. Dia jawab saya begini: sebagai gambaran UPS di kantor gua pakai UPS kira kira 40 KVA gua bayar Rp 163 juta ini buat pastiin semua komputer 60 unit tidak hilang data kalau listrik mati. Di kantor gua pakai genset yang mati 3 menit kemudian dinyalakan,” ucapnya.

“Gua lagi bingung kalau ada UPS miliaran buat sekolah, artinya sekolah DKI lebih advance dari kantor gua yang notabene harus memenuhi standar principal di luar negeri. Terus gua pakai genset 135 KVA dengan otomatis swicth, kalau nggak salah gua bayar 50 ribu USD, kapasitanya bisa nyalain AC central 5 lantai plus lift,” lanjut Ahok.

Tentu saja itu membuat Ahok semakin geleng-geleng kepala. Dia menyebut perangkat UPS itu hendak dialokasikan ke sekolah dan kelurahan/kecamatan se-Jakarta Barat. [Detik.com]

  • Share/Bookmark

33 Responses to ““Saya Yakin Orang Jakarta Tak Ikhlas Duitnya Dipakai Beli UPS Rp 6 M””

  1. Saya sdh main di dunia ups hampir 25 thn…canggih bgt ya itu sekolah bisa pake ups saja Rp, 6M ? Selama sy berkecimpung di dunia UPS, belom sekalipun ada big company yg beli ups seharga itu lho, termasuk bank2 besar, bandara, perusahaan minyak dll. Ini kok sekolah bisa pake ups Rp. 6M ? Anggaplah itu rp, 6M buat beli 1.000 kva, apakah listrik di sekolah tsb kapasitasnya 1.000.000 watt ? Bisa jual ups yg harga Rp. 500 jt/unit saja, itu sdh perusahaan gede yg punya alat canggih lho & itu negosiasinya bisa sampai berbusa mulut…edan ini dprd

    Reply
  2. yg tahun lalu mana coba UPS nya pak ahok

    Reply
  3. Ini mah permainan gila.
    Tolong pak Gubernur, berhubung ini ada indikasi korupsi oleh oknumm DPRD yg notabene adalah pejabat negara, minta KPK kumpulkan minimal 2 alat bukti untuk penyelidikan. Semoga dalangnya ketauan, dan seret sbg tersangka koruptor.
    Saya mah yakin…si Taufik sama Lulung ada di dalamnya. Apalagi si Taufik dah punya pengalaman sebagai NAPI KORUPTOR dan masuk bui karena korupsi juga… Cuma orang tolol kaya Taufik yg mengulang kesalahan yg sama

    Reply
  4. Iya, bandingkan saja dengan UPS di budget APBD tahun 2012, 2013 & 2014 y.l. kan ini sudah tahun ketiga bapak kerja di balaikota. Jangan pura2 kaget gitu pak Ahok. Rakyat tidak pegang data seperti yang dipegang bapak, tapi mendengar pak Ahok maki2 anggota DPRD, sangat tidak enak di telinga kita warga juga menjatuhkan wibawa bapak sebagai pemimpin saja.

    Pak Ahok teriak2 bilang mau menyelamatkan uang rakyat Jakarta, tapi kebijakan bapak banyak memiskinkan rakyat jakarta. Jadi seperti maling teriak maling kedengarannya sih pak. Ini yang baru saya baca britanya dari tribunnews.com

    http://wartakota.tribunnews.com/2015/02/26/harga-tanah-di-jakarta-selatan-rp-200-jutameter-persegi

    Harga tanah di jaksel Rp. 200 juta /m2 untuk kepentingan pajak ???…. benar2 perampokan.

    Reply
    • harga tanah engak ditentukan oleh pemprov. tapi itu berdasarkan harga pasar. itu kerjaan mafia tanah sama property (paling gampang salahin mafia ini mafia itu….) tinggal tunggu meletusnya aja itu property bubble. memang masalah PBB merupakan polemik sendiri. ada usul dari mentri agraria , PBB dihapuskan. mungkin bisa dieksplorasi. ini mah bukan masalah etika. ini masalah uang….Kalau rejekinya di cut , semua bakal bersatu. bentrok mah memang tinggal waktu , cuma waktunya kurang begitu beruntung … KPK lagi lemah. kita ikutin aja endingnya dimana…. can one leader survive without party only by popular suppport? Kasus ahok bakal tergantung Jokowi support lewat mendagri. Tapi mendagri orang partai… kalau ahok turun, jokowi bisa lupakan program e-budgetingnya….

      Reply
    • Maaf Grace anda ini pinter2 bodoh alias smart ass tentu saja ahok udah bandingin dg APBD thn2 yg lampau,makanya dia ngotot e-budgeting yg 2014 masih ditolak dan tdk jalan karena mereka pakai harga glondongan alasan tdk tahu harga satuan, tapi setelah APBDnya lewat dan dimasukan data satuannya baru kelihatan neng brg apa aja dan harganya berapa (salah satunya ya UPS ini), trus mereka coba lagi APBD 2015, brg yg sama memang UPS dibeli tiap tahun??? Masalah maki2, kita aja liat mereka yg ngrampok duit rakyat akan maki2, kalo anda tdk marah pada perampok2 ini, saya tidak tahu dimana hati nurani anda.

      Reply
    • @ Grace..pak Ahok teriak2 karena beliau tidak ada partai pendukung dan pendukungnya cuma netizen yang jug enggak bisa demonstrasi..menurut saya beliau smart menggunakan media massa untuk mendapat dukungan dan agar kasusnya bisa dipahami menyeluruh oleh rakyat, mengenai harga tanah bukan gubernur yang menentukan jadi keberatan ada tidak ada relevansinya

      Reply
    • itu dah sebabnya pakai e bugedting jadi dana siluman2 itu tidak bisa masuk lagi. kan justru aneh, anggota dprd sebagai pengawas kok tidak masalah dng temuan bpkp tentang dana siluman thn 2014. karena memang mereka lah yg titip2 ke skpd supaya di masukkan. kalo ketangkap penegak hukum, ya pns2 di skpd lah yg di tangkap polisi. anggota dprd mah ga bakal ketangkap, karena yg menyusun anggaran itu pemprov dki. artinya anggota dprd yg buat dosa, yg nanggung resiko nya itu pns dki. kalo skrg sama ahok pake e budgedting, hal2 seperti ini sudah tidak bisa lagi. lagian kalo dana siluman itu di biarkan lolos, pasti dprd ga bakal menggunakan hak angket ke ahok.

      Reply
    • seolah-olah pinter banget ya komennya, kalo maling ga dimaki- ga bakal ngaku, dihajar saja belum tentu ngaku … endingnya putar otak cari kambing hitam

      Reply
  5. Gila banget permainan itu masih terus berulang-ulang. Bongkar korupsinya. Semoga para oknum DPRD atau SKPD itu tertangkap oleh aparat hukum karena sudah ada bukti korupsinya tahun 2012-2013-2015.

    Reply
  6. Kami masyarakat Indonesia khususnya warga Jakarta mendukung gebrakan yg pak Ahok lakukan. Maju terus pak jangan takut sama PARA MALING uang negara itu. Kami masyarakat akan ada di depan utk pak Ahok. “Perjuangkan Hak Rakyat, Perjuangkan Kebenaran dan bapak akan tercatat dalam sejarah bangssa Indonesia sebagai orang besar” Sedangkan para maling dan rampok uang negara itu kami jamin hanya akan tercatat dalam sejarah KPK dan kepolisian Republik Indonesia. “Amin…!!!”

    Reply
  7. Buktikan omongan Bapak Gubernur, di Kejagung/Bareskrim, minimal upload ITU data dimana malingnya…

    Reply
  8. saya bingung skrg kalo mau laporin ke siapa y ? KPK lumpuh, Polisi sibuk urus begal dan kriminalisasi anggota kpk, Kejaksaan sibuk urus eksekusi mati ? Presiden sibuk tak jelas ?

    Reply
  9. saya sbg warga DKI juga TIDAK IKLHAS, 2 sekolah SD negeri di daerah saya (rawajati barat,kec. pancoran) sdh 2 tahun ini di renovasi tidak ada kelanjutan akhirnya bangunan sekolahnya mangkrak tidak bisa digunakan, murid muridnya pun sampai saat ini numpang di sekolah lain. dan begitu pula SMAN depan Puskesmas Pancoran sekarang di peruntukkan parkir kendaraan.

    Reply
  10. Jelaaaaaas kami tidak ikhlas….enak saja beli UPS Milyaran rupiah….gunanya untuk apa tuh UPS ? Urgensi nya dimana ? Yang miskin saja masih banyak kenapa tidak buat “DANA SILUMAN” untuk penyediaan “SEMBAKO” untuk orang miskin saja dari pada beli UPS….lebih banyak manfaatnya…Dasar TOLOL tuh oknum DPRD…Maju terus Pak Bas…BONGKAR saja kecurangan yang terjadi…biar pada kapok Pak….Ingat Jakarta jadi barometer loh Pak…kalau sampai kasus ini didiamkan, maka daerah lain akan terjadi kasus-kasus yang sama…Tuh partai pada siap-siap kumpulin duit untuk PILKADA 2015 kaleeee ya ????….Salam

    Reply
    • UPS nya di taruh di kepala pejabat yg KORUPTOR….klo ga di titipin di istri simpenan KORUPTOR.
      KORUPTOR perampas hak hak rakyat…

      Reply
  11. Pak Prsiden Yth: Sebaiknya Bapak minta Pak Gubernur Lapor Ke KPK dan POLRI dan Kejagung kasus Apbd DKI,Bapak jangan tinggal diam ,Bahaya Negara kalau Bapak Diam saja,Umumkan didepan Mass Media, Rusak Negara ini ,yg benar jadi salah yg salah bisa jadi Benar,

    Reply
  12. Rakyat Jakarta mencabut Mandat DPRD dan Bubarkan DPRD : https://t.co/fFgOBWpueZ

    Reply
  13. PAK GUBERNUR ,BAPAK KAN IBARATNYA WAPRES KE 2
    TOLONG SAMPAIKAN KE PAK PRESIDEN IDE SAYA INI ,APABILA MEMUNGKINKAN.

    SAMA TOLONG BILANGIN PAK PRESIDEN ,GREGET SEDIKIT,SPEAK OUT KE MEDIA PERINTAH PERINTAH BELIAU KE JAJARANNYA ,CEPAT SEDIKIT DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN,

    PAK PRESIDEN YTH;
    KE1.
    SUDAH WAKTUNYA BAPAK MENGAJAK TNI DAN POLRI SERTA SELURUH RAKYAT UNTUK MENGGUNAKAN REFRENDUM SEBAGAI PENGGANTI DPRD DAN DPR
    KE2
    CARANYA DENGAN MENGGUNAKAN E KTP
    SEPERTI TAPI TIDAK SAMA ,SEPERTI INDONESIAN IDOL
    KE3
    JADI SETIAP KALI ADA RENCANA PEMERINTAH ,MAKA DILONTARKAN KESULURH RAKYAT INDONESIA DENGAN CARA REFRENDUM ,DENGAN MENGRIMKAN SMS KE NOMER TERTENTU DENGAN MEMASUKAN NO E KTP NYA
    KE4
    DENGAN DEMIKIAN ,LEGALITAS SUARA RAKYAT PASTI TERJAMIN DAN BERSIFAT LANGSUNG
    KE5
    SEMENTARA WAKTU TNI DAN POLRI DIMASUKAN KE DPRD DAN DPR SEBAGAI STABILISATOR

    NOTE;
    PRESIDEN JOKOWI HARUS TUNJUKAN GREGETNYA,PERINTAHNYA,SUARANYA DIMUKA PUBLIK,JANGAN DIAM ATAU MENGHINDAR KESANNYA.
    HAKUL YAKIN 100 % CARA REFERENDUM DIDUKUNG RAKYAT MAYORITAS
    CONTOH :
    KIS ,KIP ,PEMERINTAH RENCANANYA APA ? LALU DI REFRENDUMKAN ,SEHINGGA TIDAK DIGANJAL DI DPR

    Reply
  14. UPS 6 milyar,….. Bapak gubernur salah lihat kali.. itu buat seluruh sekolah di Jakarta kali..

    Atau mungkin sekolah itu punya ruang bawah tanah untuk produksi baju iron man dan helicarriernya avengers….

    Reply
  15. sadis banget angkanya … coba dech pak di bantu tanyakan ke yg ajuin, itu rencana ups di buat backup listrik, apa sekolah mau bikin datacenter kaya di gedung cyber… pak ahok, cuma sekedar titip tanya buat yang ajuin dana ups tersebut, yaitu :
    1.dasar kebutuhannya seperti apa? (apa cm buat backup listrik alat” umum seperti pc dll atau seluruh gedung )
    – kalau jawabnya untuk alat” secara umum, saya rasa ups range 1-2jt per alat sdh lbh dari cukup (tinggal ntar di pilah alat” mana yg benar” butuh ups)
    – kalau jawabnya seluruh gedung, coba dech di bantu tanyakan lagi, apa tdk lebih hemat pakai genset sbb dengan asumsi bahwa listrik tdk setiap saat mati dan dengan jumlah daya yg sama insy pengeluaran lbh murah pake genset, menurut saya.
    2. kl benar nanti jawabnya adalah seluruh gedung, apa toh semua wajib di backup ?…kan bisa di pilah mana yg benar” butuh (pc untuk administrasi) dan mana yg ga butuh” banget (seperti ac,tv,kulkas,dll)
    3.siapa yang beri saran awal buat pengajuan itu? wajib kita pertanyakan dasarnya… apa dari konsultan atau dr mana sbb kok bs berikan pengajuan dg spek yg bernilai seperti itu (apapun itu spek nya)… yang harus di ingatkan kepada yg ajuikan, kita mesti bisa pilah” antara kebutuhan dg hambur” uang, jd spek yg baik adalah yg sesuai dengan kebutuhan, bukan yg telalu tinggi tp tdk di manfaatkan, ataupun yg terlalu rendah yg dikit” rusak sehingga tiap tahun ad aja pengajuan baru…(umur ups saya saja 5 tahun baik” saja)
    buat pak ahok, kl ini pertanyaan bs di sampaikan via media, moga” bisa bantu beri lihat rakyat bagaimana yg masuk akal atau tidak…sisanya biar pribadi masing” yg menilai…salam sukses

    Reply
    • Pas baca pertama kali berita ini saya bingung juga sekolah nya kayak apa sih sampe segitu Dana nya hanya utk UPS… Emang PLN bakal mati 24 Jam… Toh kalo mau backup keseluruhan Emang bagusan pake genset.. UPS 6M..? Ampuuuun bray…
      Sabar pak Ahok, 1 lawan banyak nih… Hehehe..

      Reply
  16. Agar pemberantasan korupsi berlanjut, Ayo kita dukung Basuki Cahaya Purnama sebagai gubernur dki periode 2017-2022. Dari sekarang kita rakyat jakarta menyiapkan gerakan dukungan calon independen Ahok utk DKI I periode 2017-2022.

    Reply
  17. Kalau Pak Ahok sampai dilengserkan, saya usul agar Pak Jokowi mengangkat beliau menjadi Ketua KPK.

    Reply
  18. Saya sebagai warga negara TIDAK IHKLAS bila uang rakyat di KORUPSI. Saya dukung pak Ahok berantas para koruptor demi keadilan dan kesejahteraan rakyat. Saya harap rakyat yg mau negara kita bersih dari korupsi, dukunglah pak Ahok seorang pejabat yg jujur dan punya nurani utk kesejahteraan rakyat.

    Reply
  19. Wahai DPRD dimana mata kalian dan otak kalian , kalian benar benar telah buta , otak kalian juga sdh matiiiiii. Mana ada ups untuk sekolah sampai 6milyar hai DPRD banyak sekolah yg sdh ambruk bahkan sdh tidak layak dipakai baik di jakarta dan daerah baik di pelosok maupun di kota daerah. Kalian anggota DPRD sdh gila kalian hanya pikirkan perut kalian. Mulut kaliam manis di televisi tetapi durhaka,kalian penuh kemunafikan. Sy sumpahkan kalian yg makan uang rakyat sipapun yg makan uang negara/uang rakyat sy sumpahkan kalian hidup kalian susah selamanya.
    Hai Pejabat pejabat korupsi kaliqn benar benar tidak ada otak , masihkan kalian berpikir hutang negara yg banyak……seenak jidat kalian rampas uang rakyat sedangkan rakyat susah payah membayar hutang negara lewat barang dan jasa , listrik , pajak kendaraan. KALIAN PEJABAT BERPIKIR GAK SIH KALIAN , KALIAN HANYA PIKIR PERUT KALIAN……

    WAHAI PRESIDEN JOKOWI , bpk dipilih oleh rakyat bukan dengan bendera partai….. kami rakyat indonesia sudah kesusahan jangan membuat kami mati kesusahan oleh pejabat pejabat yg korupsi , sy minta pak presiden tindak tegas hukuman mati bagi korupsi uang negara sperti di negara cina……hingga keluarganya juga di susahkan. Sy mendukung sepenuhnya….

    Rakyat sdh susah………….

    Sy mendukung penuh pak ahok lanjutkan dan teruskan kerja yg transparant serta bersih , tdk perlu takut dengan DPRD Mereka manusia yg kotor yg beraninya kroyokan. Pak ahok sy mendukung anda jika anda maju sebagai president sy siap mendukung memberikan aspirasi kepada setiap orang untuk mendukung pak ahok. Sekali lagi jangan pernah takut mereka hanya manusia kita hanya takut pada tuhan jesus ingat lah DIA. DIA akan memberikan kesejahteran bagi pak ahok jika pak ahok memperhatikan rakyat susah dan bertindak serta meningkatkan dan membangun rakyat dari kesusahan.

    Reply
  20. Dear Pak Ahok….saya dukung sekali Bapak…Maju terus…hajjar para koruptor, tidak peduli personil..tidak peduil berjamaah….tanpa tebang pilih…hajjar pak…kami dukung Bapak… Tapi kami pun tidak rela jikalau jabatan Bpk yang dipertaruhkan…Jika Bpk pd akhirnya keluar dari pemerintahan(krn minoritasnya pejabat baik di negeri ini)….bersorak sorailah para cecunguk itu pak…..sia2lah perjuangan Bpk untuk membawa suara kebenaran hingga ke jenjang tinggi di negara ini….Pak….jangan gentar…namun lakukan dgn strategi…gerilya pak….ini revolusi kemerdekaan sesungguhnya ….jika kita hanya satu dan musuh seribu….jangan mati konyol pak, kendati untuk sebuah prinsip….Gerilya….lakukan silent…..lalu bunuh “spirit koruptor” hingga ke akar2 nya….Doa kami untuk kesehatan Bapak…..Amin…Cahaya kebenaran tetap tak kan terbendung kendati awan gelap koruptor begitu gelap gulita

    Reply
  21. Dilengserkan jadi gubernur, buat siap siap jadi wakil presiden ya om ahok 🙂

    Reply
  22. Bonusnya alam akan MURKA untuk para pelaku KORUPSI. Untuk para pejabat negara bersainglah secara sehat dengan mengembangkan segala program yang ada bukan malah KORUPSI, Kalau perlu buat terobosan program baru dengan melibatkan pihak aparatur negara yang dapat saling bersinergi ..

    Reply
  23. Saya kerja sebagai system programmer, develop aplikasi2 middle ware to end user app. sampai web base system.

    sering dapet info — kalo project model begituan — markup nya gila2 an — CPU 4.5 juta — di anggarkan 12 juta — dan sebagainya … belon lagi fiktif — barang gak ada
    kaget denger UPS segitu nya — system aplikasi apa yang di design sampeg hebat gitu anggarannya — di check barang nya — supplier – nya

    Reply
  24. saia hanya sebagai pembaca.. ada beberapa koment yang masuk akal jg.. coba dilihat lagi pak gub, itu 6M total buat seluruh sekolah di dki ato persekolah di dki.. klo seluruh sekolah. klo total untuk seluruh sekolah, kita asumsikan 1 sekolah menghabiskan uang 6jt tuk perangkat UPS(alat + instalasi(pebisnis pasti pengen untung bukan buat kerja sosial)). apakah ada 1000 sekolah yang wajib menggunakan UPS?…?
    kalo ternyata untuk 1 sekolah, weww…. emangnya tiap sekolah memiliki komputer tercepat dan tersanggih hingga membutuhkan ruangan yang super dingin sehingga membutuhkan daya listrik yang sangat besar dan daya listrik yang sangat stabil sehingga membutuhkan UPS seharga segitu….
    soalnya menurut saia, dengan harga segila itu(total) mampu membuat sebuah ruangan SUPER DINGIN tuk menjalankan SUPER KOMPUTER yang berfungsi sebagai server data sentral 1 negara..mungkin..

    Reply
  25. jangan kan ups untuk dki jakarta kalau seluruh indonesia pasti marah dan bila perlu di hukum mati koruptor.hukum lemah di atas kuat di bawah.contoh lah sama negara tetangga.

    Reply
  26. Pemantau keuangan negara ,mendukung Gubernur ahok ,membrantas korupsi di Pemda DKI jakrta dan di wilayah Indonesia

    Reply

Leave a Reply