KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS » Soal Anggaran Pak Basuki Banjir Dukungan

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat dukungan penuh dari berbagai kalangan masyarakat terkait aksinya menghemat anggaran di Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Pesan berantai melalui BlackBerry Messenger dan WhatsApp menyertakan tautan aksi Ahok di Youtube saat menggelar rapat dengan jajaran Dinas PU DKI Jakarta.

“Saksikan… (klik disini untuk melihat rekaman videonya). Yang setuju dengan gaya Pak Ahok, silakan bantu sebarkan info tersebut,” tulis pesan berantai yang diterima redaksi, Selasa (13/11).

Rapat dinas yang dimaksud, adalah rapat yang digelar 8 November 2012 lalu. Saat itu, Ahok mengikuti rapat bersama Dinas PU DKI Jakarta di Balai Kota. Dalam perkenalan itu, tanpa tedeng aling-aling, Ahok dengan gayanya langsung meminta jajaran Dinas PU untuk menghemat anggaran sebesar 25 persen dari pagu yang telah diajukan. Rapat dihadiri Wakil Kepala Dinas PU Jakarta, Tarjuki dan jajarannya.

“Sebelum mulai apakah semua pagu anggaran sudah dipotong 25 persen? Karena harga satuannya terlalu tinggi. Dipotong 40 persen juga bisa,” kata Ahok seperti dikutip dari rekaman rapat yang diunggah akun Pemprov DKI Jakarta di Youtube Kamis 8 November lalu.

Ahok menjelaskan, penghematan anggaran dilakukan di seluruh dinas-dinas karena Pemprov DKI Jakarta ingin mengalokasikan dana APBD yang lebih besar untuk rakyat Jakarta.

“Jadi sama dengan di Dinas Perhubungan, tugas saya ini motong anggaran, waktu di rapat dengan Dishub, mereka punya biaya jembatan semua mahal karena hitungan dari PU, karena harga satuan-satuannya dari PU,” lanjut Ahok.

“Saya tawarkan, ada dua cara menyelesaikan itu, pertama anda potong anggarannya, atau cara kedua, saya hapus proyek itu, tidak ada jembatan itu, saya pakai uang operasional saya untuk bangun jembatan itu. Kasih saya spesifikasinya. Kalau kamu main spek dengan memainkan biaya konsultan dari nilai satuan rupiahnya, saya akan bandingkan dengan konsultan lain, jadi konsultan yang membuat itu akan kita coret dari seluruh jajaran di DKI. Saya kenal konsultan banyak. Kita mau naikkan, harganya, mau pakai faktor apa, berapa kali berapa,” papar Ahok.

Saking besarnya dana alokasi untuk infrastruktur yang dimiliki Dinas PU, Ahok mengenang saat menjadi Bupati Belitung, langsung ditawari jatah dari proyek-proyek yang ditangani PU. “Dinas PU ini proyeknya banyak, saya waktu jadi bupati langsung ditawari 8 persen,” ujarnya.

Ahok bahkan mengultimatum, jika jajaran Dinas PU DKI Jakarta tidak sanggup memotong anggaran 25 persen, dia sendiri yang akan membangun proyek-proyek infrastruktur dengan dana operasional yang dimilikinya.

“Itu hitungan kami, ada dasarnya, dipotong 25 persen uang itu masih banyak ruang gerak, tidak apa-apa, jadi kalau bapak dan ibu tidak mau lakukan, dua pilihan, saya bangun kasih contoh, kita ambil 100 persen dari hitungan bapak, kita akan proses habis, kita bukan ngancam.

“Atau cara kedua, kita tunda, tapi sampai eselon III kita copot. terbuka kita perang terbuka kami tidak ada pilihan, yang jelas PU harus potong anggaran. Kita potong 25 persen,” tegas Ahok.

Ahok menantang jajaran Dinas PU jika keberatan anggarannya dipotong untuk berdebat secara teknis dan mendatangkan para ahli. “Ketahuan mahal kita buka. Ini kita siarkan langsung lewat YouTube, saya tidak ingin semua pembicaraan saya tidak diketahui semua orang.

“Kalau Bapak ngotot tidak mau, ini anggaran semua akan saya taruh di website, biar semua orang bisa pelototin,” ucap Ahok.

Atas permintaan Ahok tersebut, Wakil Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Tarjuki awalnya akan mengundang konsultan pihak ketiga sebagai pembanding untuk memeriksa anggaran Dinas PU. Namun usul itu ditolak Ahok.

“Saya tahu semua permainan konsultan. Saya ini pernah mendampingi Bang Yos saat kuliah MBA untuk meneliti anggaran. Saya sudah tahu permainannya semua. Bisa atau tidak, tidak perlu pakai konsultan, kami sudah hitung semuanya,” tegas Ahok.

Tarjuki pun kemudian akhirnya menyanggupi permintaan Ahok agar dinasnya memotong 25 persen anggaran. “Pada intinya, Dinas PU setuju, karena Bapak sudah punya hitungan, jadi kita pakai hitungan yang terakhir. Siap dipotong semuanya,” ucapnya.[Merdeka.com]

  • Share/Bookmark

31 Responses to “Soal Anggaran Pak Basuki Banjir Dukungan”

  1. Salut dan Setuju Banget Kepada Pak Ahok atas transparansinya… Andaikan semua pejabat pemerintah bersikap seperti itu, Indonesia… Keadilan dan Kemakmuran bagi Seluruh Rakyat Indonesia bukan “mustahil” lagi.

    Reply
  2. Saya sangat salut sama pak ahok,luar biasa,saya harap akan ada lagi pemimpin seperti ini di indonesia…..dan berharap dapat dukungan penuh dari semua kalangan….

    Reply
  3. Kira-kira Banggar DPR berani gak yah rapatnya transparan kayak pak Ahok? hmmm….

    Reply
  4. Pejabat seperti Pak Ahok yang perlu kita dukung…. yang ada dalam pikiran Pak Ahok dan Pak Jokowi hanya kepentingan rakyat tdk lebih… jadi pejabat DKI yang sdh terbiasa bermain proyek mohon maklum yah… sekarang tdk jamannya lagi era Pak Ahok & Pak Jokwi.. Good’s Luck Pak Ahok

    Reply
  5. Maju Terus Pak… Biar jadi contoh untuk para birokrat2 lain..

    Reply
  6. “Kalau Bapak ngotot tidak mau, ini anggaran semua akan saya taruh di website, biar semua orang bisa pelototin,” ucap Ahok.
    Taruh donk pak…

    Reply
  7. buat para pemimpin daerah dan wakil rakyat, tirulah jejak pak Jokowi dan Basuki kalo ingin dicintai rakyat.

    Reply
  8. hebat neh bang ahok, tegas, transparan

    Reply
  9. Mantab pak BTP.
    Di DKI saja seperti ini, apalagi di daerah?
    Maju terus untuk rakyat

    Reply
  10. Hidup untuk Pak Ahok, Hidup untuk Pak Jokowi. Kami siap mengawasi dan mengawal Jakarta Baru! Semangat Pagi dan Selamat Berkarya!

    Reply
  11. salut deh buat pak Ahok..ga sia-sia deh kita kasih suara waktu pilgub…maju truss Pak Jokowi dan Pak Ahok..kita warga jakarta dikung abizz deh..

    Reply
  12. Baguss, Pak Basuki !!!!! Saya setuju banget dengan cara rapat transparan seperti itu. Jadi rakyat (sebagai pemilik uang) tahu kemana saja uangnya selama ini. Sebab kan teorinya rakyat punya wakil di DPRD tapi nyatanya sebagian besar anggota DPRD tambah makmur tapi rakyat tambah miskin. Kan berarti anggota DPRD pada kenyataannya (sebelum Jokowi jadi gubernur)tidak berjuang untuk rakyat (bukan wakil rakyat). Dan nyatanya lagi waktu Pilkada Pak Jokowi & Pak Basuki menang dengan hanya sedikit dukungan dari anggota DPRD (kan waktu itu sebagian besar anggota DPRD dukung calon lain), banyak dukungan dari rakyat langsung. Percuma kan punya wakil. Jadi mendingan rapat2 yang menyangkut uang rakyat dilakukan secara transparan (jangan seperti yang dilakukan Banggar DPR). Di rapat isinya cuma minta apel dll istilahnya. Malu-maluin dan nggak tau diri !!!!

    Reply
  13. LUAR BIASA PAK AHOK INI , SAYA HARAPKAN SEMUA MEMBACA DAN MENDENGAR RAPAT INI DAN HARUS NYA SEMUA RAKYAT MENDUKUNG JAKOWI DAN AHOK MEMBERANTAS .MAFIA DAN KORUPTOR AGAR UANG RAKYAT TEPAT SASARAN

    Reply
  14. Buat Pak Ahok : BRAVO !!! Buat tukang sulap anggaran : rasain, mampuuuuuuuuuuuus loe !!!

    Reply
  15. Benar benar membawa perubahan dalam birokrasi pemerintah, kalo bisa gaya pak ahok ini di tiru di semua instansi pemerintah, jadi semua staff tahu anggaran , dan di publikasikan, kalo perlu semua orang tahu anggaran semua instansi pemerintah. Ini yang namanya transparan, jujur, lurus.dan sebagai yang bekerja di pemerintah tidak merasa di bohongi, di tipu,ini permainan. Kita merasa tenang, orang orangdi sekitar kita adalah orang jujur, lurus dan bicara apa adanya.

    Reply
  16. Melihat rapat anggaran dgn pu, yang memaparkan kelabakan menjawab dan kelihatan sangat tidak menguasai bahan yg di presentasikan, atau klu dijelaskan ketahuan mark up nya yg selangit , dgn gaya pak ahok begitu tentunya akan melakukan penghematan, dinas PU langsung menyetujui Potong 25% dari anggarantanpa perlu menghitung kembali, ini sangat cukup bukti PU sdh tau berapa nilai mark upnya…. Ayo KPK silahkan beraksi

    Reply
  17. Ini Budaya Baru yang diterapkan, semuanya
    terbuka untuk Rakyat jadi uang Rakyat jelas
    kemana Penggunaannya, perlu kagak uang dikeluarkan, Saya salut Pa AHOK berpir semuanya untuk kepentingan Rakyat,Bukan untuk kepentingan Peribadi atau kelompok,
    dsay himbau seluruh Rakyat Jakarta Dukung penuh Gaya keterbukaan ini, ini sudah Zaman/Era Baru untuk Rakyat Jakarta, Hidup JAKARTA BARU.

    Reply
  18. Mahkota orang tua adalah anak cucu, dan kehormatan anak-anak adalah nenek moyang mereka.
    Fakta:
    Selama ini para pejabat bahagia diatas penderitaan orang lain (rakyat), yg dipikirkan uang dan uang shg korupsi sdh menjadi budaya. Agama hanya sebagai baju (baca: bungkus), tidak dipahami dan dilaksanakan secara benar.

    Dwi tunggal pemimpin Jkt (Bp Jokowi Bp Ahok) = NEW ERA bagi bangsa & negara Indonesia. Kalau kebocoran anggaran (negara) bisa ditekan 25% saja = kemiskinan bisa dientaskan, BBM tdk perlu naik, Sekolah dan Berobat gratis utk rakyat yg kurang berungtung (pejabat lama pakai istilah gaskin (keluarga miskin) dari penamaannya saja kelihatan melecehkan sesamanya), membuka lapangan kerja, dstnya…..
    HARAPAN:
    Apa yg sedang dilakukan oleh Bp Jokowi-Bp AHok sbg Gub-Wagub DKI, membuka hati nurani pejabat2 lainnya, bahwa hidup ini hanya sementara, manfaatkan jabatan yg merupakan amanah (klaimnya selalu begitu; amanah) itu UNTUK kepentingan rakyat, bangsa dan negara, maka akan ada kebanggaan ke anak cucu (anda)!!

    Reply
  19. mampus semua tuh pejabat PU yang korup….maju terus pak ahok, sy pasang badan kalo ada apa apa…ini nih yg namanya jihad ….korupsi harus di babat…

    Reply
  20. Hebat untuk Ahok.
    Kalau ada pemimpin seperti ini, Indonesia bakalan maju

    Reply
  21. kl kerja seperti ini seperti gaya saya yaitu bekerja bukan untuk mencari kemakmuran pribadi tetapi untuk kemakmuran/kesejahteraan rakyat.

    Reply
  22. saya dukung habis!!!!Biar dinas PU yang selama ini pesta pora bisa benar2 merasakan kerja yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat dan tidak memainkan anggaran hasil keringat rakyat dari membayar pajak.

    Reply
  23. Inilah gaya seorang pemimpin yang dibutuhkan masa kini. berani memaparkan ide2nya, terbuka dan tidak kompromi dengan yang sudah busuk. pak Jokowi dan pak Ahok pasangan yang benar2 komplit.

    Reply
  24. mana tuh sipenghianat bangsa roma irama,yang ngomongnya aja asal jeblak,hei lihat kebelakang ,anda belum bisa nyamain kaya MZ aja dah seperti orang yang paling bersih,paling islam,lihat dulu dong sepak terjang orang yang dizolimi,kalo dia kerjanya ga bagus ga mungkin dia diangkat kepermukaan untuk mewujudkan harapan bangsa,dan masyarakat jakarta yang mengharapkan jakarta lebih baik daripada kemaren2 malu ga tuh

    Reply
  25. Benar…! INILAH YANG NAMANYA JIHAD SESUNGGUHNYA DALAM MEMBELA KEPENTINGAN RAKYAT, BANGSA DAN NEGARANYA.. AYO PAK JB MAJU TERUS… KAMI RAKYAT IND MENDUKUNGMU… AYO BANGKIT INDONESIAKU… MARI KITA DUKUNG BELIAU BERDUA (JB) MENJADI PEMIMPIN NEGRI KITA TERCINTA..

    Reply
  26. mana ada wagub atau wabup yang otaknya seencer ahok,begitu jeli dan sangat paham dengan kongkalingkong yang terjadi selama ini dinegara kita dalam mengelola uang rakyat diberi amanah ternyata memperkaya diri, pintar berdebat tapi dibelakang rakusnya bukan main (lihat disenayan )mulai dari jajaran paling tinggi sampai ke tingkat kelurahan semua mengatas namakan rakyat ternyata menindas rakyat dan mana ada yang berani seperti BTP salut buat BTP maju terus menuju RI I siapapun anda yang penting Indoneesia robah Indonesia ditangan JOKOWI DAN AHOK

    Reply
  27. pimpinan yang ideal buat pak jokowi dan ahok

    Reply
  28. semoga sll di beri kesehatan buat jk ahok

    Reply
  29. ini baru pemimpin, ga cuma cocotnya aja yang jago tapi munafiknya….TERLA..LU…Ayo pa jokowi, ko ahok, bangsa ini butuh orang2 seperti anda, ga peduli setan2 pada mengata2i anda, tapi pa joko,ko ahok maju terus, berantas pejabat korup, 2 kata buat pejabat sialan : mampusssss loe…ketemu orang cerdas,berani dan benar.. provinsi lain sangat membutuhkan orang2 seperti duo J-B, tapi kayanya belum ada,yang mendaftar masih orang2 yang cuma jago bacot tapi bengkok dan munafik, ayo pa J-B masih banyak yang harus dimampusin lagi, biar tau rasa mereka, jangan cuma makan uang rakyat smp perutnya buncit, sampe ngantuk terus kalo rapat penting, kaga ada kerjanya, ga peduli apapun agamanya, sukunya yang penting bisa membela, bangsa ini…jadi berkat buat bangsa ini, ngga munafikkkkkkk,…terlaluuuu, hidup pa joko dan ko ahok

    Reply
  30. andaikan semua pemimpin indonesia seperti bapak, niscaya kt menjadi bangsa yg sangaaatt luarr biasa
    disegani negara lain, negara yg sangat kaya, keluar dari negara terkorup di asia..
    salutee buat keberanian pak ahok..

    Reply

Leave a Reply