KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » Catatan Ahok, DPR » Kegiatan Reses Di Beltim (21/4/11)

Ahok.Org – Kamis, April 21, 2011 pukul 08:53:28 menerima 5 mahasiswa  dari Universitas Paramadina jakarta di rumah, untuk ikut kegiatan reses, Sarapan pagi bersama sambil bertukar pikiran dan menyampaikan prinsip-prinsip hidup sehat dan disiplin, juga kondisi Negara dan Bangsa dan salah satu solusi adalah setiap warganegara memiliki jaminan sosial nasional meliputi tunjangan hari tua, pensiun, jaminan kesehatan dan asuransi kecelakaan dan kematian.

Juga berbicara hal-hal terkait jaminan pendidikan bagi setiap anak yang cerdas namun tidak mampu secara finansial. Dan yang tak kalah penting adalah prinsip pembuktian terbalik kekayaan semua pejabat publik seperti Bupati/Walikota, Gubernur, dan tentu saja Presiden.

09:31:30 kami bersiap mengunjungi masyarakat dan tempat pariwisata karena masalah lahan mereka yang mendapat warisan belum memiliki surat di desa Burung Mandi.

11:04:59 selesai ketemu masyrakat soal lahan, saya lalu memberikan bantuan Rp.150 ribu untuk transport dan konsumsi, mereka mengundang aparat desa meninjau lokasi dan mengukur tanda batas lahan kebun mereka,dan meminta surat ke Kades untuk batas dan luas wilayah kebun masing masing. Sewaktu mau pulang saya tambahkan Rp 50 ribu untuk tuan rumah.

11:26:11 ketemu para pemancing di bukit batu, mereka bercerita betapa banyaknya ikan yang bisa dipancing disini, jenis ikan disana dinamakan minggali oleh masyarakat sekitar, ukurannya bisa ada yang mencapai 5,2 kg, rata-rata 3-4 kg. ikan kakap juga banyak didaerah pelabuhan. Sayang kalau kapal isap timah sampai beroperasi (Belanda dulu gunakan kapal keruk dengan sistem mangkok, sehingga laut tetap terjaga terutama ikan di dalamnya). Namun karena biaya investasi untuk kapal keruk mahal, PT Timah menggunakan kapal isap dengan sistem semprot air dan bor dan langsung hasil timah dan tailing dibuang kelaut lagi, jelas ini merusak ekosistem laut, pulau bangka sudah tercemar berat lautnya, karena lumpur-lumpur akibat kapal isap yang menyemprot dan mengisap dengan bor, beda apabila menggunakan kapal keruk yang menggunakan sistem mangkok dengan cara mencangkul tanah, hasil cangkulan mangkok kapal keruk justru membuat banyak makanan untuk ikan dan udang.

12:24:49 Kami makan siang dengan lauk panggang ikan di pantai Burung Mandi bersama rektor univeristas bangka belitung (ubb) yang kebetulan sedang mengunjungi Belitung Timur, pak Kades burung mandi juga hadir dan beberapa dosen UBB (rombongan kami ber tujuh, pihak rektor berlima. Kami ngobrol soal politik dan pendidikan).

Di tengah acara obrolan Pak rektor berpamitan karena mau berangkat ke bandara naik pesawat ke bangka (ada 3 kali dalam seminggu bangka-belitung pp). Seorang ibu muda menggendong putrinya yang berumur 18 bulan datang mengucapkan terima kasih, dan menunjukan bibir putrinya, dan bilang ini berkat saya yang bantu anaknya bisa dioperasi bibir sumbingnya dan jadi seperti normal adanya, saya jujur lupa, k arena hampir semua yang sakit bisa mendapat jamin Pemda untuk berobat bahkan sampai ke RSCM di Jakarta, sementara kemarin di desa Batu Rusa Belitung Induk ada 2 anak yang sudah berusia 10 tahun belum ditangani untuk mendapat fasilitas operasi bibir sumbing, disinilah pentingnya ada sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat tanpa perlu melihat siapa Bupatinya. Karena pada hakikatnya semua Bupati dan Walikota wajib memberi jaminan kesehatan bahkan jaminan sosial secara menyeluruh bagi seluruh rakyatnya karena perintah UU sistem jaminan sosial nasional (UU no 40 /2006).

14:00:05 kami meninggalkan burung mandi setelah selesai makan. Saya menerima wawancara via telepon dari harian seputar indonesia mengenai kunker reses ke luar negeri.
14:34:57 kami keliling kota manggar dan mampir ke bengkel mobil lihat mobil saya jeep grand cherokee laredo tahun 2002, yang ada masalah dengan rem sensor ABS nya. Spare-partnya sudah dibeli di pasar senen jakarta.
15:00:46 perjalanan pulang ke rumah gantung,isi bensin, sudah terpampang spanduk bensin sibsidi hanya untuk yang tidak mampu, tetapi di SPBU bensin non subsidi masih belum tersedia di seluruh pulau belitung.

15:22:55 tiba di rumah gantung, ada teman yang jualan ikan cempedik (ikan kecil sungai,yang keluar waktu hujan besar), satu kaleng (2 kali kaleng susu manis) Rp.10 ribu, saya beli 10 dikasih lebih 1. Betapa mudahnya masyarakat mencari uang jika sungai-sungai dijaga kelestariannya, jika bawa 2 jerigen 20 liter saja, bisa bernilai Rp.1 jutaan.bandingkan dengan upah minimum yang hanya 1,2 juta/bln, dengan jual ikan cempedik saja 1 bulan bisa jutaan.
Janji dengan anak-anak mahasiswa habis shalat maghrib, makan malam langsung berangkat ke Jangkang kecamatan Dendang Beltim (butuh 1 jam perjalanan).

16:10:14 membalas banyak SMS yang belum sempat dibalas karena padatnya acara reses di Belitung
18:46:03 kami baru akan berangkat setelah makan malam bersama. Selesai makan ada nelayan yang mengantarkan kepiting batu (bakau) yang dia peroleh waktu mengantar pemancing ke pulau selanduk gantung, kami membeli Rp.450 ribu untuk dua keranjang hampir 20 kg. Alangkah mudahnya bagi nelayan mencari nafkah jika bakau dan laut masih terpelihara, alangkah amannya jika anak-anaknya juga mendapat beasiswa dan ketika mereka juga ada jaminan sosial nasional. Rakyat bisa mengurus dirinya sendiri.
18:48:06 mobil Hyundai trajet tahun 2000 yang kami pakai ada masalah dengan persnelingnya (lepas, tidak mau jalan dan berbunyi), kami menunggu ganti mobil lainnya. Mitsubishi kuda tahun 2001, ternyata repot juga punya mobil tua semua.
19:00:43 akhirnya kami berangkat.
19:53:14 kami tiba di ruang serbaguna camat dendang, disambut pak camat Asmaryatin.
Kecamatan dendang adalah pemekaran, agak sepi karena malam jumat ini ada musik dangdut. Yang hadir hanya 40-an.
20:01:40 pak camat sedang sampaikan kata sambutan. luas wilayah Kecamatan tersebut 362 km2. ada 4 desa saja. penduduk 8722 jiwa. potensi perkebunan rakyat adalah karet dan lada. sawit hanya buat yang bermodal. ada situs balok, usia 6 abad yang lalu, hanya tidak ada sisanya lagi. kerajaan balok (puing-puing bangunan dan sulit dikenali secara khusus). untuk pengembangan wisata budaya dan penelitian flora (sudah disiapkan lahan 40 hektar).

Investor kolam renang di air terjun, telah stop beroperasi karena mengalami rugi di wilayah ini. rencana pelabuhan nelayan dan kargo di teluk balok dendnag ini rencana dari APBN di tahun 2012. Usul bangun SMK bidang pertanian dan kelautan.
Jalan propinsi arah badau (belitung)ke simpang pesak (beltim) sepanjang 35 km masih rusak. Rencananya hanya 3,2 km diperluas tahun ini. Rusak berat karena angkutan dari pt smm (kelapa sawit)angkut buah dan cpo ke pelabuhannya.sdgkan pemasukan CPO semua ke pusat. angkutan lebihi tonase tidak sesuai kapasitas jalan.

20:24:21 Selesai memberikan kata sambutan.
Menunggu hadirin yang akan menyampaikan aspirasi:
1.Ketua BPD Nyuruk, berbicara masalah batas wilayah nyuruk, pelulusan (beltim) dengan Badau,Bantan (belitung induk) dan batas wilayah Beltim dan Belitung Induk belum ada. Jalan dari pelulusan ke bantan rusak total (pakai perahu).
2.Rianti kades Balok (istri erwin DPRD fraksi partai golkar):
Apa tugas komisi II DPR? ada UU yang bisa meninjau ulang investor kebun besar? CSR mereka ada aturannya? Lahan sudah habis, berkebun di hutan HP, ada solusinya? Sosialisasi soal HTI, mau investasi ke gunung duren. Kembalikan ke masyarakat saja.
20:51:58 selesai jawab.
Camat: bulan Juni akan dibuat patok batas, batasnya sudah ada, tinggal pasang patok saja.
3.Anton, Kaur – mengnai pembangunan desa dendang. sekdes bekum terisi lalu menanyakan masalah RUU tentang desa apa sudah dibahas? Apa saja isinya yang berpihak pada Desa?
4.Sukamto, jangkang. soal perpanjangan HGU PT SMM (kelapa sawit) bagaimana realisanya?
21:18:47 selesai jawab.
5.Tambahan ketua BPD nyuruk, ada 390 hektar lahan tanpa hgu oleh PT SWP.
6.tambahan kades balok, WPR (wilayah pertambangan rakyat), tidak boleh pakai alat berat, apa tidak kasih kesempatan oknum polisi?
21:32:47 selesai menjawab pertanyaan
Tidak ada lagi yang bertanya, pak camat sedang buat kesimpulan.
Acara mau diakhiri 21:40:58
Mohon maaf sebar undangan 100, yang hadir hanya setengahnya, karena kesibukan di wilayah itu.
Setelah doa, acara ditutup pukul 21:42:23
22:36:46, tiba di rumah.

Besok pagi akan ikut di gereja kebaktian jumat agung mengenang kematian Isa Almasih demi kasihNya kepada manusia yang berdosa rela menempuh jalan salib agar ada pengampunan. Dalamkonteks kondisi Bangsa sekarang, ketika bangsa sedang menderita, yang harus mengorbankan diri adalah pejabat publik.

  • Share/Bookmark

2 Responses to “Kegiatan Reses Di Beltim (21/4/11)”

  1. br tw q beda kpal isap kn kpal kerok… gt y rupe e

    Reply
  2. hari hari yang menyenangkan bisa mendengar langsung dari rakyat yang mendukungmu

    Reply

Leave a Reply