KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, Catatan Ahok, DPR » Hal Baru di Wisma Kopo DPR

Ahok.Org – Setelah lama tidak mengikuti rapat di wisma Kopo berhubung sudah tak menjadi anggota Badan Legislasi lagi, Akhirnya semalam saya hadir kembali di tempat ini dalam rangka rapat konsinyering panja RUU ASN (aparatur sipil negara).

Sesuai Jadwal, rapat ini dilaksanakan hingga sabtu besok, namun dari pengalaman saya 2,5 tahun terakhir jadi anggota DPR, rapat dengan anggaran 3 hari 2 malam, hampir semuanya berakhir dengan 1 malam 2 hari saja. Kadang ada yg satu hari satu malam saja.

hal tersebut di atas telah banyak saya singgung dalam beberapa catatan sebelumnya. jika ada hal baru disini adalah bahwa seluruh wisma DPR di kopo ini telah dipasangi AC, termasuk ruang rapatnya. Suasana kamar tidur ada AC baru tetapi tidak tersedia “remote controlnya”. saya sendiri merasakan hawanya sudah dingin walau tanpa menghidupkan AC.

Untuk apa sesungguhnya memasang AC? apakah supaya bisa menghasilkan temperatur yang diinginkan? Rasanya wisma kopo masih tidak terlalu perlu, dengan selimut dan baju lengan panjang dan celana panjang, masih “pas” sejuknya. ataukah banyak anggota DPR yg mengeluh kurang dingin?

Berapa ratus AC dipasang? Hanya BURT yg tau masalah ini.
Ruangan rapat juga dipasang AC, wisma kopo sudah seperti di jakarta saja, udara sudah bukan alami sejuk, tetapi diatur oleh pengatur udara alias “AC”.

Hal baru lainnya soal rapat di kopo, total uang untuk rapat 3 hari 2 malam telah menjadi Rp.4,275,000, dikurangi bayar biaya nginap di 1 villa Rp.150.000,/ malam. Untuk 2 malam menjadi Rp.300.000

Total dibawah kembali tiap anggota Rp.3.975.000, karena ada kenaikan uang transportasi harian dalam kota yang dihitung 3 hari @ Rp.650.000,-.

Anggota yg datang hari ini atau atau yang tidak dtg, tetap menerima penuh uang ini? Saya kira dari pengalaman saya selama ini,kemungkinan besar semua anggota yg tidak hadir juga menerima uang transportasi ini.

Uang-uang seperti ini juga terjadi di eksekutif, kalau dilakukan penghematan besar-besaran soal biaya rapat dan transportasi ini, saya yakin kita mampu bangun infrastruktur transportasi yang lebih baik…

Wisma kopo

BTP

  • Share/Bookmark

43 Responses to “Hal Baru di Wisma Kopo DPR”

  1. cukup menarik jika membicarakan wisma kopo DPR ini karena sesungguhnya tidak banyak yang mengetahui tentang hal keberadaan wisma dpr ini.
    saya merupakan salah satu peserta parlemen remaja 2011 yang ikut “mencicipi” beberapa fasilitas yang dimiliki oleh DPR RI salah satunya ialah wisma kopo ini.
    Lokasi wisma kopo ini mungkin agak sulit diendus karena agak terpencil, harus melalui gang sempit terlebih dahulu dari jalan utama puncak untuk masuk ke wisma kopo (prasangka buruknya ialah agar gedung mewah ini tidak bisa dilihat orang banyak).
    ketika pertama kali datang saya terkaget mengapa lokasinya agak menjorok kedalam dengan gang yang tidak begitu besar?saya berfikir bahwa bangunannya tidak akan mewah. perkiraan saya ternyata salah besar, ketika masuk ke dalam saya amat sangat terkejut dengan fasilitas yg dimiliki oleh wisma ini. fasilitas yang dipunyai hampir sama dengan resort kualitas satu berbintang 5 dengan segala saran penunjang yang ada.
    Ruangan kamar yang terdapat AC tanpa remotenya, fasilitas sarana kolam renang dan fasilitas olah raga lainnya. selain itu terdapat juga ruangan rapat layaknya ruang sidang DPR RI yang dilengkapi pendingin udara dan juga kursi yang sangat empuk.
    Fasilitas seperti itu rasanya amat sangat baik untuk menunjang kinerja anggota dewan (terkesan agak berlebihan), namun sangat menjadi sesuatu pemborosan yang sangat besar jika wisma tersebut jarang digunakan untuk menggelar rapat-rapat DPR.

    saya ingin bertanya ke Bang ahok, seberapa seringkah anggota dewan melakukan rapat disana?dan apakah itu efektif melakukan rapat disana (pertimbangan jarak dari jkt kesana yang memerlukan biaya ekstra)

    Reply
  2. Rp. 650.000 untuk transportasi aja?
    wow, untuk mahasiswa seperti saya uang segitu udah bisa buat transportasi, makan dan sewa kamar selama 3 hari 2 malam di puncak. gak cuma ke puncak, ke Jogja pun sampe dengan uang segitu.
    kenapa harus dibayar sebanyak itu lagi? bukannya gaji dan tunjangan anggota DPR itu udah super gede ya? miris lho ini bacanya :’(

    Reply
  3. Selamat Pa’ Ahok. Life is too short, mohon digunakan sebaik-baiknya untuk membantu kesejahteraan rakyat Jakarta. Ada masalah, share dengan rakyat, jangan takut, kami siap di belakang anda. Good luck. God bless you.

    Reply
  4. Selamat Pa’ Ahok. Life is too short, mohon digunakan sebaik-baiknya untuk
    membantu kesejahteraan rakyat Jakarta. Ada masalah, share dengan rakyat,
    jangan takut, kami siap di belakang anda. Good luck. God bless you.
    idem dgn komentar michelle than diatas.

    karena kebenaran itu sendiri sudah merupakan senjata pamungkas yg tersembunyi dan menguatkan kita diakhir perjuangan nantinya. sukses…

    Reply
  5. wah..terima kasih pak ahok atas info nya..

    http://www.carauang.com

    Reply
  6. emang DPR pada gila semua…..

    Reply
  7. memang dpr itu mayoritas rampok dan garong uang rakyat

    Reply
    • rampok berdasi pendodong kerah putih ,mari kita doaka mereka2 yang rakus itu semoga keayaan yang dimilikinya kembali lagi ke rakyat

      Reply
  8. bongkar bongkar… Demi kesejahteraan rakyat Indonesia
    Merdeka

    Reply
  9. ternyata jelas kebobolan uang rakyat adalah mental cemen dan tidak peduli dari institusi DPR dalam masa-masa kritis begini…merindukan partai baru berbasis golput, dan pengurusnya sukarela dihukum mati bila terbukti korupsi duit rakyat….ayo siapa mulai, pasti langsung banyak pengikut….

    Reply
  10. modus operandi seperti itu terjadi diseluruh pelosok negeri pak, termasuk institusi tempat sy bekerja. institusi yg bertanggung jawab dlm pelaksanaan pemilu di negeri ini.
    berikut beberapa modus korupsi kecil2an:
    1. korupsi SPPD
    ngakalin uang perjalanan dinas. pergi 1 hari, tp dpt anggaran selama 3 hari. biasanya malah gak pergi tp bsa dpt SPPD. modusnya dgn cara membuat tiket pesawat n boarding pass aspal. ini bsa dilakukan bekerjasama dgn oknum penjual tiket dibandara. institusi tmpat sy bkrja bahkan sdh memiliki calo langganan utk ngurusi hal2 beginian. ckp dgn 100rb, uda bsa dpt tiket+boarding pass aspal. orangnya gak kemana2, tp bsa dpt uang sppd.

    2. korupsi anggaran ATK.
    sgt mudah dilakukan. ckp berbekal bon/nota dr salah satu toko ATK + kwitansi. dibuatlah seakan-akan telah melakukan belanja ini itu seharga sekian rupiah. harga jg telah dimark up.
    setiap kegiatan dikantor sy pasti jg diikuti dgn anggaran pembelian ATK yg nominalnya selalu diatas 1 juta.

    3. korupsi nasi kotak/nasi bungkus
    makin sering rapat dikantor, maka korupsi nasi kotak jg semakin kenceng. realita yg dipesan cm 10, dibonnya ditulis 30. harga per kotak jg telah dimarkup. nasi bungkus dgn lauk ayam dipasar cm 15rb. harga dibirokrasi naik jd 35rb.

    4. korupsi pengadaan barang/jasa.
    barang2 keperluan Pemilu gubernur sdh ada dikantor. sementara SK Panitia pengadaan belum sy terima, aanwidzing jg belum dilakukan. ajaibnya barang2 sdh numpuk dikantor.
    begitu mengetahui proses pengadaan barang/jasa aneh bin ajaib seperti itu, sy yg semula sdh menyatakan bersedia untuk menjadi Panitia pengadaan langsng menyatakan tidak bersedia. konsekuensinya, kini sy dikucilkan diinstitusi tempat sy bekerja, karena dianggap tidak bsa bekerjasama dlm ‘kongkalikong’ nyuri uang rakyat. :)

    begitulah beberapa modus operandi menjadi tikus birokrasi. hal ini sdh menjadi kebiasaan. 99% PNS melakukan hal ini.

    SEMANGAT PAK AHOK!! SEMANGAT MERUBAH NEGERI, DIMULAI DARI DKI.

    *smoga Allah SWT melindungi Bapak beserta keluarga. org seperti bapak sdh pasti banyak musuhnya. musuh bapak adalah para birokrat Korup. MAJU TERUS PAK!! :D

    Reply
    • wah info yang menarik nich yang baru saya ketahui kalau ternyata ada cara-cara seperti itu juga dalam politik. kalau dalam 1 tiap bidang yang di urusnya ada saja uang yang di salip berapa besar ya kerugiannya? sebenarnya bukan masalah uangnya tapi masalah kejujuran yang sangat mahal sehingga para angota DPR tidak mampu membelinya

      Reply
  11. Salam kenal kpd pak ahok………..!!!
    Pak ahok saya selalu menggikuti pemberitaan tentang anda dan pak jokowi,saya salut dan bangga,walaupun saya tidak merasakan secara langsung karena saya bukan warga DKI JAKARTA,tp saya selaku warga negara indonesia sangat bangga pak,semoga idealisme anda dan pak jokowi benar2 tertanam di lubuk hati yang paling dalam pak..tentang budaya korupsi di pemerintahan memang menjadi suatu program oknum2 pejabat dan pelaksana pemerintahan pak di mana saja,itu bukan lagi rahasia bagi rakyat,akan tetapi di mana rakyat mau menggadu pak? DPR,LSM,MAHASISWA,LBH atau LEMBAGA2 ANTI KORUPSI yang hanya demo sehari trus hasil bukti perubahan yang tidak ada, akhirnya rakyat tidak peduli dan timbul kesenjangan sosial antara masyarakat dan pemerintahan.saya berumur 28 tahun,bekerja menjadi pelayan masyarakat (PNS) di Aceh tahun 2005,saya di kantor adalah orang yang paling malas dan benci bekerja karena saya tidak suka dengan sistem yang menurut saya bersifat bagaimana agar anggaran habis dan proyek berjalan dan hasilnya bagi masyarakat no 100,lengkapi SPJ buat laporan,tanda tanggani,dan kirim ke atasan,itu yang saya benci pak,dan saya sudah 2 kali mau di pecat pak karena melawan arus,bagi kami pak menjadi bawahan serba salah,melaporkan dan memberi saran yang benar terus di tandai dan di singkirkan pak,hal ini menyangkut dengan tulisan bapak ( Anggota yg datang hari ini atau atau yang tidak dtg, tetap menerima penuh uang ini? Saya kira dari pengalaman saya selama ini,kemungkinan besar semua anggota yg tidak hadir juga menerima uang transportasi ini ) hal yang saya alami pak saat pelatihan yang di buat oleh kantor saya,saat itu saya panitia pak,dan saya melaporkan bahwa ada peserta yang tidak hadir dan uang saku dan transport ya agar di kembalikan (tidak usah di cairkan),saran itu saya sampaikan kepada pimpinan pak,tp hasilnya pak berdampak buruk bagi saya,saya tidak pernah lagi di libatkan dalam kegiatan2 apa-apa..hati – hati pak terhadap bawahan bapak,bapak harus perhatikan saran- saran bawahan yang mungkin golongan kecil,akan tetapi idealismenya mampu menggalahkan profesor2 lulusan luar negeri yang menggunakan ilmu dan jabatannya untuk pribadi..banggun pondasi pak (kelompok bawahan2 bapak yang mampu mendukung bapak di pemerintahan),agar program bapak yang akan di utak-atik dapat bapak pantau.KAMI HANYA BISA MENGGIKUTI ARUS DAN SISTEM PIMPINAN KAMI PAK,KARENA UNTUK MERUBAH SISTEM HARUS KITA BERADA DI ATAS dan ini saat ya bapak di atas. saya merindukan pimpinan seperti pak jokowi dan pak Basuki,TERUS BERJUANG PAK RAKYAT INDONESIA DI BELAKANG ADALAH KEKUATAN DAN SENJATA BAGI BANGSA INDONESIA

    Reply
  12. Salam,
    Saya sangat mendukung langkah2 yg sdh dilakukan.Semoga Bung Ahok bisa tetap konsisten dgn apa2 yg sdh dilakukan.
    Ingat,kami mendukung anda sepenuhnya!Kami sangat mencintai Indonesia!Kita mulai dari Jakarta!

    Reply
  13. aku bingung bagaimana cara org dpr berpikir
    ,barangkali ini cuma taktik untuk memperbanyak pengeluaran,supaya banyak pula yg tercecer (sengaaja dicecerkan ,supaya bisa dipungut mereka)

    Reply
  14. Terkadang di negeri ini korupsi juga dari bawah, dan sudah membudaya, tapi kalau ada kemauan memberantas masa gak bisa sih

    Reply
  15. uang transfornya sama dengan gaji saya sebulan……..BAGUUUUSSS….!!!!

    Pikirin masy.kecil PAK….!!!

    Reply
  16. Wisma Kopo di Bogor apa Bandung? murah banget 150ribu/hari, saya sebagai masyarakat biasa, boleh ga tinggal disana, namun saya bayar dengan harga segitu? Soal AC, jelas ga perlu. Saya juga merasa heran dengan hotel dipegunungan seperti di Bogor atau Bandung yang sudah jelas dingin, jelas orang jakarta ga akan “meleleh” tinggal disana sekalipun dimusim kemarau. Thanks,

    Reply
    • bener banget! sebenarnya ac itu memang untuk mengatur suhu yang di inginkan ataukah hanya untuk “gaya2an saja?”

      Reply
  17. hidup jokowi ahok..tolong jika sudah selesai di jakarta beranikanlah diri anda mengisi jabatan presiden dan wakil presiden..tdk peduli siapa yg presiden siapa yg wakil krn sama saja melihat sepak terjang kalian seperti punya 2 gubernur dki..seandainya ada 10 pasang orang spt kalian mengisi jabatan vital di negara ini..saya yakin indonesia bisa maju.

    Reply
  18. miris banget bacanya, mengingat masih banyak masyarakat yang tidak layak di tempati rumahnya dan banyaknya penghuni klong jembatan/di emperan. kenapa wakil rakyat bisa senang2 seperti itu y?sedangkan pemimpin(rakyat)nya saja masih banyak yang tinggal di tempat yang tidak layak. ga malu sama atasan(rakyat?

    Reply
  19. kayanya sengaja banget ya di buat di pinggiran supaya tidak jadi bahan perbincangan kaya gedung DPR.

    Reply
  20. hmmmmm…. sperti itukah gambaran para pemimpin rakyat… hanya mengakali rakyat hanyau untuk seperti itu… rapat yang tidak bermutu hanya untuk bagi2 uang… hmmmm seribu jempol untuk pak ahok… biar lebih transparansi indonesiaku…

    Reply
  21. udalah bubarin aja sekalian DPR, bikin website aspirasi rakyat. ga guna DPR, cuma mementingkan kantong sendiri, yang bener paling di bawah belasan persen. minoritas slalu kalah dan dihina lah

    Reply
  22. PERBAIKI PERBAIKI PERBAIKI TERUS DAN TERUS DAN TERUS……OBATI DG DOSIS TINGGI KARENA SAKITNYA SUDAH PARAH….UNTUK BAPAK TETEP SEHAT N BERSEMANGAT…

    Reply
  23. sebenarnya mengadakan rapat memang penting tapi apa harus sebesar itu juga biayanya?

    Reply
    • jika mengadakan rapat untuk kebaikan negara sih ngak masalah biaya berapa pun…
      tapi ini ngak..
      mengadakan rapat tapi ada sebagian tidak hadir..
      dimana letak kedisiplinan seorang wakil rakyat…

      Reply
  24. Menurut saya Rp. 650.000 sebagai tunjangan perhari itu tergolong tergolong tidak banyak untuk seorang Anggota DPR (yang masing masing mewakili ratusan penduduk Indonesia).

    Yang saya lihat justru celah nya yang memilukan hati.

    Misalkan saja, dalam 1 bulan ada 2x rapat/kunjungan seperti ini.
    3 hari yang sebenarnya cuman sehari semalam.
    Artinya ada 2 hari waktu bersenang – senang dan menggunakan uang yang bukan hak nya.

    ini bukan masalah nominal yang di korupsi, tapi masalah tanggung jawab sebagai wakil rakyat. jika DPR saja mengambil sesuatu yang bukan hak nya dan melepaskan tanggung jawab, mau jadi apa?

    Saya kira jika sebagian besar wakil rakyat punya jiwa kesatria seperti Ahok, rakyat tidak akan protes jika gaji wakul rakyat beberapa kali lipat.

    2014 pilihlah dengan Bijak kawan!

    Reply
    • Setuju sekali!!! Untuk tunjangan sebesar itu memang terasa kurang bagi anggota DPR yang JUJUR.
      Sangat di sayangkan jika ada di antara mereka yg mencari ilmu setinggi monas hanya untuk meraup keuntungan dari kekurangan negeri ini, bukannya menutupi/memperbaiki negeri ini.
      Jadi pemimpin yang amanah itu memang sulit, banyak rintangan. tapi selalu di cintai rakyat…
      Hidup para koruptor, neraka menunggumu sambil melambaikan tangan…

      Reply
  25. Pak. Kantor imigasi yg bikin pasport juga bykkkkk tu. Tulis di spanduk gede2 no calo. Ternyata orang2 yg kerja sana yg jadi calo. Pegawai interview saja bs bawa mobil pajero sport velg racing. Jam tgn mahal n cincin dengan batu yg jelas menarik mata…… Kacau jakarta dan indonesia raya

    Reply
  26. Setuju P Ahok , untuk tunjangan sprti hebring, ternyata PNS lebih besar tunjangan transport dalam kota kalau BUMN ngak ada tuh, kalaupun ada ke bogor hanya 150 ribu.

    Reply
  27. ko,ini yang disebut gengsi modus korupsi..
    Korupsi di Indonesia itu udah kayak jamur yang ribuan tahun umurnya.. mungkin bukan jamur.. bisa disebut juga lumut..
    Cara membersikannya harus disikat dengan keras… dari semua sisi…
    Karena lumutnya nempel di batu, jadi gak bisa dari sisi bawah dulu ko.. harus bertahap dari atas merata kebawah..
    Salam sejahtera ko..

    Reply
  28. kasih obat racun tikus aja tuh pejabat2 yang tak bertanggung jawab..
    kami rela kehilangan kalian dari pada rakyat yg tersiksa..
    tanpa kalian di negeri ini pasti damai deh..

    Reply
  29. cepat mampuslah para dajjal2di DPR! neraka sudah menunggu kalian!

    Reply
  30. Website ini dapat dilihat dan diakses tanpa batas oleh siapa dan oleh lembaga2 penegak hukum di negara ini.. Tapi apa tindakan dan langkah yang mereka lakukan…. Tidak ada, seperti tindakan Pak AHok yang melaporkan ke Badan Kehormatan “Menurut Ahok, kalau anggota dewan saja sudah terbiasa menilap uang kecil, fungsi pengawasan terhadap kementerian pasti kedodoran. ’’Otomatis prinsipnya kamu ambil punya kamu, saya ambil punya saya,’’ sindir Ahok. Selain mengingatkan langsung, Ahok sudah melaporkan hal itu ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Namun, belum ada tindak lanjutnya sampai sekarang.” <–Testimoni Ahok, Bagaimana Modus Wakil Rakyat Tilap Uang Kunker ke Maroko, Rekreasi ke Spanyol.. Rakyat biasa bisa dituntut menggelapkan dana atau uang perusahaan, apakah praktek2 demikian bukan termasuk penggelapan uang negara dan rakyat??? Kenapa tidak ada aparat penegak hukum yang mencoba menelusuri informasi ini…. Koq nga ada demo2 dari LSM yang biasanya sangat suka demo? Jelas demo dan massa yang berdemo sudah tidak netral lagi, sudah ada kelompok2 yang punya kepentingan pribadi yang menggerakkan demo2 demikian….

    Reply
  31. Waaahh..waaahh..lagi2 kena deeh tu DPR..
    Maju terus Pak BTP..

    Reply
  32. Menurut saya,

    penangkapan KORUPSI itu stop sampai hari ini.

    dan dibuat UU baru, bahwa koruptor yang telah khilaf,dimaafkan, tapi………… mulai Tanggal sekian Bulan sekian, setiap perbuatan kecil korup, akan disidang dan dihukum mati. hukuman minimal 20 tahun penjara (misalnya) maksimal hukuman Mati.

    Maaf tapi klo masi berani, ga ada ampun bagi koruptor..

    NB.saya usul ini karena koruptor kasusnya ga akan abis2,sebab udah puluhan tahun mengakar,dari pejabat sipil rendahan lurah/RT/RW sampai pejabat tinggi sekelas MK.

    jadi ibarat maafkan kesalahan lalu,tapi klo masih KURANG AJAR juga, Hukuman MATI ..

    SALAM.
    motto:
    “TEGAS,sesuai hati nurani, Maka segala sesuatu akan berjalan TERTIB”

    Reply
  33. koruptor tahun2 sebelumnya Dimaafkan , tapi mesti ngembalikan uang hasil rampok itu ke negara juga.(80-100% misalnya).untuk biaya pembangunan klo gak gitu, enak juga mereka. hehe

    anyway, disisi lain juga membantu pembangunan dari uang rakyat yang selama ini dicuri.

    SALAM

    Reply
  34. Semestinya tulisan pak wagub dan kesaksian kawan kawan diatas bisa mnjadi informasi yang menarik bagi KPK utk ditelusuri kebenarannya.

    Reply

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free