KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » Catatan Ahok, DPR, Komisi II » Laporan Kunker ke India (Bagian IV)

Ahok,Org – Senin, 2 Mei, 2011 Pukul 06:30:32, Pak Mahmud (staf komisi II, melakukan morning call, saya sudah bangun dan sedang olah raga), beliau meminta Saya segera sarapan karena pada pukul 09.00 ada pengarahan dari Ketua, saya meminta Pak Mahmud merubah tiket kepulangan saya ke Jakarta Jumat 6 Mei saja dari pada menunggu hingga Sabtu 7 Mei dengan penerbangan Pukul 23.00.

Jadwal pertemuan hari Jumat dijadwal dari pukul 14.00 hingg 17.00 dengan perusahaan penyedia bahan kartu identitas batal (apakah karena khawatir ketahuan biaya kartu tersebut sangat murah dibandingkan dengan anggaran dari Kemendagri?)

Karena alasan tersebut Saya lebih baik kembali cepat dan mengembalikan uang perjalanan 1 hari sebesar US$260.(Uang hotel sebesar US$220/malam) untuk Jumat malam kemungkinan hangus atau bisa kembali? Biasanya kalau ikut tur travel dengan mengunakan voucher sudah tidak bisa diambil, bisa dipakai rekan-rekan yang berbagi 1 kamar tidur, jika tidak bisa dibatalkan lagi.

Kalau saya pulang Jumat malam, Sabtu pagi sudah berada di Jakarta, bisa ada waktu istirahat dan bermain dengan keluarga, sebelum hari Senin 9 Mei memulai masa sidang yang sangat padat bagi anggota komisi II dan Badan Legislasi, banyak Pekerjaan Rumah (PR) menumpuk, seharusnya walau ada acara Pukul 14.00 jumat ,tetap masih keburu ke bandara pulang Jumat malam, hanya mungkin akan terlalu capek atau terburu buru? Kalau demi uang? Rasanya tidak mungkin,uang hotel saja sudah $ 220 dolar, uang harian hanya $ 260 dolar amerika. Kalau yang berbagi kamar Mungkin ada pikiran sudah sampai ke Mumbai, sebaiknya manfaatkan 1 hari buat jalan jalan, sambil menunggu penerbangan malam pukul 23.00? Kenapa tidak Jumat saja dengan menggunakan penerbangan pukul 23.00? apa karenga tidak  cukup waktu utnuk belanja dan berwisaya di Mumbay?

08:57:53 kami menunggu di lobby Hotel,rencana pada pukul 09.15 kami akan berangkat ke KBRI .
Sampai pagi ini berita di koran maupun TV lokal adalah pemogokan pilot Air India masih berlangsung, 90% penerbangan batal, dan ketua komisi II menceritakan breaking news, Osama bin Laden sudah terbunuh oleh operasi CIA, dan dalam obrolan dengan ketua dan rekan DPR dari PKS, ada pembicaraan bahwa Osama bisa berbalik melawan Amerika yang membinanya karena mau membalas dendam pembantaian umat musim di Palestina, peristiwa 911 runtuhnya bangunan kembar WTC diduga rekayasa Amerika? Terbukti ditabrak pesawat kenapa runtuhnya ke bawah? Seperti disengaja? Inilah argumen orang-orang yang bisa mengerti kenapa ada teroris membalas Amerika?

09:22:06 kami masih berada di lobby
09:31:24 Dalam bis, siap-siap menuju KBRI
09:58:55 kami mulai acara resmi di KBRI, pak Dubes membuka pertemuan yang hadir dalan pertemuan tersebut adalah staf wapres yang juga sedang berkunjung kesini, setelah dibuka kami masing-masing diminta memberikan pendapat/penjelasan.

10:02:56 Pak Leonard (koordinasi politik):
Nov 2005 ada new partnership, milestone hubungan kedua negara dimulai, banyak kerjasama belum optimal, awal januari 2011 SBY kesini. Pembahasan yang masih cukup alot adalah soal ekstradisi, money laundring, dan illegal immigrant,

10:06:53 Otoriadi (konselor ekonomi) : pertumbuhan ekonomi India didukung oleh pasar domestik dan investasi langsung dari luar. Perlindungan pajak ganda India-Indonesia, India tidak pernah turunkan  pajak investasi, jusru menaikkan, kita justru sebaliknya menurunkan.

10:12:45 Henny Andries, jumlah pengusaha yang hadir 832 ikut pak SBY. Film entertainment sudah dikuasai bollywood bukan Holywood lagi.

Yang mendapatkan nobel dari negeri ini ada 6 orang. Banyak orang India ke Indonesia sampai 300 ribuan/tahun, kalau orang Indonesia ke India hanya berjumlah 60 ribuan/tahun

India begitu berat lepas pendidikan dokternya, mereka agak tertutup.

10:20:30 Atase pertahanan kol laut I Putu Arya angga: India meningkatkan kualitas bukan kuantitas, ancaman karena perbatasan darat yang luas termasuk kelompok militan di Pakistan dan Afganistan, ini berkembang semua karena ada political will pemerintah yang menjadikan alatutistanya dipenuhi oleh produk lokal.

India menawarkan pendidikan bagi TNI ke India, jauh lebih murah.
10:33:27 mau ke atase perdagangan, Nurul Arifin memotong pembicraan dengan bertanya apa ada grand design India untuk negaranya dan kerjasama dengan Indoinesia? Dubes ceritakan ada tempat yang dibangun raja Indonesia di abad ke 7.

Secara politik, ekonomi, pertahanan, harusnya Indonesia melakukan kerjasama dan tidak lupa dengan  India yang memiliki sejarah panjang dengan kita, tanpa Indonesia dan India tidak akan ada gerakan Non Blok.

Kalau negara kita menjadi negara industri, mau lirik kemana pasarnya? Tentu salah satunya adalah India. Di India semacam grand design dirancang seperti halnya GBHN di kita.

Demokrasi India didasari dengan taat pada hukum, beda dengan kita yang sering melanggar hukum dan hukum berlaku tidak untuk semua orang.

10:44:12 Imbang Listiyadi (atase perdagangan), volume perdagangan dengan India US$13 milyar, kenaikan luar biasa, saat ini kita surprus, tetapi kita mengalami peningkatan 18%, India ekspor ke Indonesia mengalami kenaikan 46%, kedepannya kita akan jadi defisit perdagangan seperti dengan China kalau tidak bisa tingkatkan nilai ekspor, Tantangan kedepan adalah tarif masuk makanan olahan ke India.

10:49:44 Son kuswadi, atase pendidikan. (Bertugas 19/1/2011) pengetahuan tentang India masih sedikit, sudah ada MOU pendidikan saat presiden SBY hadir.
(Secara umum semua info2 ini sudah ada dari KBRI baik di buku panduan komisi II maupun yang disediakan oleh KBRI. Pendidikan di India, murah, fungsional dan bermutu tinggi).

10:54:23 Pak Dubes melanjutkan, inilah gambaran pentingnya India ke depan. Sudah terlalu banyak kerjasama dan perjanjian, implementasinya lambat. India itu unik, sederhana, ada yang paling miskin dan paling kaya didunia ada disini, senjata dari yang paling kuno sampai canggih ada di India.

10:56:43 Giliran ketua komisi II berbicara

Visi misi beliau waktu mau menjadi gubernur Sumut adalah kerjasama pantai barat Sumut dengan india. Pemerintah tidak pernah konsisten dengan hubungan dengan India yang membangun dengan dgn konsep jangka panjang. India tidak pernah turunkan pajak investasinya bahkan selalu menaikkan.

Konflik sosial antara kaya dan miskin bagaimana mereka jalankan, termasuk saling tidak percaya antar elite dan masyarakat?

Pak Ketua lalu perkenalkan satu persatu, pak Dubes kenal saya sebagai mantan Bupati, dan pak Ketua menyampaikan bahwa BTP pernah mau mencalonkan diri sebagai Cagub Sumut dan telah memasang baleho besar se-Sumut.(Dubes kasih komentar hebat!). Pak ketua cerita juga alasan pak Andi Galib meminta non aktif dirinya karena difitnah menerima uang untuk pribadinya, padahal itu dana untuk organisasi olahraga yang beliau pimpin.

11:16:29 Akbar Faisal berbicara, kalau di India masyarakat sangat hormat dengan anggota parlemen, di Indonesia persepsi terhadap anggota parlemen di titik nadir, berharap Pak Dubes untuk  sampaikan ke publik bahwa kunker kami ini soal e ktp, perbatasan, e voting, SIAK adalah sangat penting.

11:18:31 Abdul Malik Haramain (waktu pak dubes di komsi 1, saudara Malik adalah Tenaga ahi komisi I DPR), menanyakan kondisi negara kita yang dulunya unggul dari India dan Malaysia sekarang jadi inferior, pak Dubes ingin pertemua nanti malam, forum seperti ini dibuka lagi.

11:21:23 Edi Purwanto (deputi dari sekrtariat wapres, menjelaskan ke India untuk melihat reformasi birokrasi dan debottlenecking semua urusan yang ruwet seperti kemacetan Jakarta transportasi massal dan macetnya pembangunan jalan tol, ada staf ahli informasi adminduk ada juga direktur MRT jakarta yang mau belajar di india, bangunc mass transportasi hanya 6 tahun yang lalu.
Ada juga dari kemnterian PU, dirjen transportasi darat,ada juga dari kemendagri.
11:25:41 Kami bubaran
11:38:36 Tiba di kemendagri disambut sekretaris mendagrinya dengan pakaian sangat sederhana pakai kemeja lengan pendek dan tanpa dasi ,hanya kartu pengenal dikalungkan di lehernya, sangat sederhana, Medagrinya juga sangat sederhana, lengan panjang digulung.
11:43:23 setelah dibuka Pak Dubes, sekarang giliran Mendagri India berbicara
11:48:28 ketua komisi II kata sambutan dengan bahasa Indonesia, diterjemahkan oleh sekretaris politik, lalu. kami masing-masing perkenalkan diri.

Ada yang menggunakan Bahasa Indonesia dan umumnya Bahasa Inggris, pak Dubes gunakan Bahasa Inggris dengan baik.
11:53:03 ketua meneruskan pembicaraan ,memberitahu ada 13 mitra komisi II, dan maksud kedatangan kemari.
11:53:57 Presentasi dari sekretaris manajem perbatasan dengan power point, bahan diberikan juga.
Prinsip 1 manajamen pengamanan di tiap  perbatasan dengan 1 negara,jadi masing-masing manajemen sendiri2. Yg perlu dibangun adalah masyarakat di daerah perbatasan, karena kalau bicara mempertahankan negara, rakyat diperbatasanlah yang merupkan pertahanan terpenting buat negara. Membangun pos2 perbatasan dan jalan2 patroli sepanjang perbatasan.

Target utama adalah memmbangun sosial ekonomi di desa-desa yg berbatasan dengna negara lain, karena kuatnya sosial ekonomi rakyat perbatasan adalah pertahanan terbaik bagi negara, Semua desa2/habitat langsung ditangani badan/program pembangunan daerah perbatasan yang disiapkan/,direncanakan, disetujui dan dieksekusi oleh badan perbatasan ini oleh pemerintah negara bagian (kita adalah propinsi). Dana yang diperuntukan hanya khusus untuk daerah perbatasan saja, untuk daerah yang sulit spt bukit, padang gurun, diberikan tambahan 15%,dana alokasi perbatasan disesuaikan dgn panajang, jumlah polulasi dan daerahnya blok perbatasanya,jadi utk menjaga perbatasan, bukan dgn memekarkan jd propinsi atau kabupaten/kota (apbdnya juga dihabiskan buat belanja pegawai 70% ?),lebih baik dialokasikan dana khusus ke propinsi yg ada perbatasan, dengan syarat tidak boleh digunakan di daerah lain. Sesuai panjang jalan dan jumlah penduduknya.

12:38:41 Nurul bertanya dalam bahasa Inggris dan teruskan dalam Bahasa Indonesia, 12:39:11 diterjemahkan. soal apa ada hal-hal lain yang jadi perhatian selain pembangunan sosial ekonomi?

12:42:04 mereka menjawab. Mereka hanya kasih ke negara bagian semacam makanan tambahan, mereka harus lakukan tugas masing-masing. Untuk dukung pembangunan sosial ekonomi daerahnya semua bagian harus laksanakan tugasnya, bukan badan perbatasan yang melakukan sendiri, ini hanya semacam makanan tambahan saja, makanan utama tetap jadi tugas daerah-daerah yang memiliki perbatasan.
12:48:23 giliran malik yang nanya, ia bertanya bentuk kerjasama militer antar negara.

Dubes semuanya bertanya dahulu setelah itu baru dijawab
Mereka mejawab, yang jaga perbatasan bukanlah tentara, tetapi aparat perbatasan saja, bukan dibawah menteri pertahanan, tetapi di bawah manajemen perbatasan saja.

Saya mau nanya soal pendapat mereka ,di Indonesia ada pemikiran naikan status daerah perbatasan jadi propinsi.

12:54:02 pak Nanang Samudra bertanya dalam bhs Inggris, soal berbatasan dengna negara kaya dan miskin bagaimana mengatasi, juga apa ada masalah antar propinsi dan kabupaten?

13:01:46 mereka baru selesai jawab pertanyaan aku, bahwa kalau ekonomi dan potensi cukup, memang ide baik memekarkan daerah jadi kabupaten/kota bahkan propinsi. Prinsipnya kalau ekonomi bisa maju makan penduduk akan banyak, adanya penduduk menolong kita jadi pengawas perbatasan.

13:03:23 Muzzammil juga bertanya soal menangani perbatasan dengan Bangladesh, Pakistan yang satu etnis dan mirip. (Juga dalam bahasa Inggris). tugasnya kembali ke ke Menteri masing-masing, badan pengelola perbatasan tidak memonopoli semua pembamgunan, hanya semacam nutrisi tambahan saja.

13:07:16 Selesai menjawab dari pak Deputi Badan Pengelolah Perbatasan, Laksamana Pertama TNI Sosetyo deputi bidang pengelolaan batas wilayah negara Badan nasional pengelolah perbatasan BNPP
Menyakan soal apa gunakan satelit untuk menjaga perbatasan?

Mereka menjawab 2 hari lalu helikopternya jatuh, sampai saat ini tidak dapat ditemukan dengan satelit, jadi teknologi kadang tidak menjamin jaga perbatasan untuk daerah-daerah yang rumit.

13:14:23 Ketua selesai kata penutup, pihak mereka kata penutup sekarang (dibaca oleh sekretaris gabungan mereka).

13:18:08 Pak Dubes menutup pertemuan
13:28:53 Kami dalam bis, sempat foto diluar, panasnya rata-rata 45 derajat celcius, kadang capai 51 derajat, kata staf kedutaan taruh telur ayam bisa matang di luar, berbeda dengan kita, panas,anginnya tetap sejuk, disini anginnya tetap panas.

Kami menuju restoran buat makan siang, nanti pada pukul 15.30 ada pertemuan lagi dengan unique identification authority of india.(Badan yang menangani KTP).

13:41:07 Kami tiba direstoran
13:47:49 Kami makan siang yang menunya telah dibayar oleh tur travel yang kami gunakan, tetapi kalau mau pesan juice harus nambah sendiri.

14:40:07 Kami menunggu sambil shalat bagi rekan yang muslm di KBRI sambil menonton metro tv yang terus memberitakan  kematian Osama bin Laden.

15:15:50 Kami menuju ke tempat pertemuan, pak dubes dan ketua naik mobil pak dubes toyota alphard hitam model terakhir ,dengan plat  mobil warna dasar biru dan tulisan warna putih/perak  CD 33 1
Ada juga mercedes new eyes CD 33 4 membawa DPR lain , sisanya gunakan bis travel.

15:34:07 kami tiba,
15:39:43,kami mulai acara.
Kata sambutan dari tuan rumah, Dubes dan ketua Komisi.
Kami mendapatkan 4 buku penting ,mereka ada website www.uidai.gov.id prinsipnya, semua daftar sekali saja, ada data akte lahir atau yang lain, semua daftar sekali dan hrs komplit.badan ini sgt efisien 346 pegawai urus 1,2 milyart penduduk, mereka kerjsama dengan pegawai kependudukan tiap daerah.
Jadi Tidak perlu ada pemuktahiran data seperti Kemnedagri lakukan ,hampir Rp 400 milyar ? Data selalu akan berubah, sistem di India ini sangat efisien dan efektif, kenapa Kemendagri RI tidak mau mencontoh India? KPK perlu turun tangan kenapa masih ada biaya pemuktahiran yang tidak perlu ?

Kami sambil bertanya, ketua, Nurul dan saya, mereka ada alat portable murah 200 US dolar yang bisa cek dengan sidik jari nomor kartu unik 12 digit bisa diketahui. Saya bertanya untuk yang tunawisma bagaimana, mereka katakan mereka satukan alamatnya di LSM tertentu atau rumah tunawisma untuk alamatnya termsuk yang tanpa dokumen, mereka dijamin oleh yang memiliki dokumen menyatakan mereka kenal adalah penduduk disini. Semua orang dengan modal sidik jari, kita bisa tahu data dan transaksinya dengan alat portable yang murah, lebih murah dari biaya transaksi di ATM dan tidak perlu ada cabang bank atau ATM di pelosok-pelosok. Biaya 1 box 125000 rupee/set alat pendaraan

16:55:45 Kami selesai an 16:56:28 ambil foto
17:18:38 Kami di bis, setelah menikmati hidangaan kecil, dan kami dapat kenang-kenangan berupa jam meja.
18:25:56,Kami tiba kembali ke hotel dan diminta kumpul jam 19 untuk acara diskusi dan ramah tamah dengan masyarakat indonesia di KBRI.

19:04:12 Kami kumpul di lobby Hotel
19:17:56 anggota masih belum lengkap.
19:41:55 Ketua dan Nyonya keluar ,kami berangkat ke KBRI
20:06:01 tiba di KBRI
20:10:06 langsung acara makan prasmanan
21:00:44 Kami mulai acara dengan masyarakat Indonesia yang hadir.
21:02:12 Pak Dubes memberi kata sambutan.
21:08:09 Deputi seswapres kata sambutan dengan memaparkan tujuannya ke India, soal e-ktp, SJSN, pengadaan rumah bagi masyarakat miskin. Presiden mengatakan  ada 300 dolar, salah info! harusnya 36 m2 minimal Rp.36jt, kalau 18 m2 ada  Rp.10jt, kendaraan transport pedesaan (mesin-mesin yabg murah), Mass rapid transit berhasil sejak 6 thn yang lalu. Penyediaan infrastruktur yang cepat untuk dukung pertumbuhan ekonomi (listrik, air bersih,jalan) di India, target 20 km/hari pembangunan jalan. Sistem informasi India .21:20:16 (masih terus bicara)

21:21:00 Sambutan ketua komisi II bercerita lagi soal e-ktp , ketua menawarkan penyampaian aspirasi oleh masyarakat.

21:39:10 Ketua akhiri pidato. Pak dubes mengatakan tidak kasih komentar lagi tetapi jadi moderator: 21:42:35 malam ini kita tanya jawab meminta bu Henny yang menadi moderator,21:45:16 dipersilahkan.

1.Ketua PPI (Nelly,ambil master)
Soal gedung DPR
2.Adnan, jurusan power elektronik,
Pengalaman tambang di Indonesia, kenapa sampai saat ini masih dikelolah asing. Pemerintah indonesia harusa memberikan beasiswa ke India, mutu bagus dan murah
3.I putu, atase pertahanan, hub DPR, DPRD dan jalur koordinasinya ?
4. Di india tidak ada kebijakan kepemilikan tidak mutlak berbeda dengan Indonesia, kalau dibutuhkan negara,bisa diambil negara, tidak dapat menolak karena pemilikannya tidak mutlak.
Tertarik dengan kunker DPR soal perbatasan (7 negara), india sukses
21:55:07 (diambil moderator henny) karena terlalu banyak uraian bukan pertanyaan
Beliau menjelaskan siapa-siapa yang hadir.

21:57:35 Ketua menjawab, dan memperkenalkan anggota DPR RI yang hadir
22:22:59 Ketua mau menutup, Akbar Faisal mau menambahkan.
22:32:58. Saya perlu jelaskan apa yang saudara Akbar sebut revisi UU Protokol agar kedudukan DPR jadi sejajar dengan Presiden.
Tetapi karena adanya amandemen uud 45,ada lembaga tinggi negara baru seperti MK, KY , Ombudsman, dll.
22:38:47 giliran pak dubes jelaskan DPR komisi 2 yang hadir sangat luar biasa dalam pertemuan-perrtemua di acara, seperti rapat komisi saja.(Saya hanya jelaskan 1/2 menit saja soal revisi UU protokol).
Kita kembalikan roh persahabatan dengan India seperti dulu.

22:41:36 Pak Dubes menutup pertemua malam ini, katanya kalau diteruskan bisa sampai jam 2 pagi 🙂 dilanjutkan dengan Penyerahan cinderamata 22:42:46
22:48:42 Foto-foto
23:00:03 kembali ke Hotel dengan mengenakan bis

Berbincang dengan Pak Mahmud. Soal jadwal Saya dari Mumbai Jumat malam pukul 23.00,tgl 6/5. Pak Mahmud kira saya tanggal 5 hari kamis dari amritsal kembali ke New Delhi lalu ke Jakarta dan tidak ke Mumbai, ada rekan yang demikian karena anaknya menikah hari minggu.

23:11:49 tiba di kembali di Hotel.

BTP

  • Share/Bookmark

3 Responses to “Laporan Kunker ke India (Bagian IV)”

  1. kunker anggota DPR ke luar negeri banyak disorot lho

    Reply
  2. ya sebenernya kalo ada laporan kayak gini, ya lumayan, kita jadi tahu anda2 sebenernya ngapain kunker (tapi mungkin juga ini termasuk kunker yg rapi. yg laen2, misalnya yg ke australia, mungkin nggak serapi ini). teruskan pak.

    Reply
  3. teruskan pak ahok …. kalau buat bapak, gak perlu kembalikan uang jalan dinas nya … asal transparan saya sebagai pembayar pajak, rela aja koq pak ..

    selama itu ke arah perubahan dan perbaikan yang lebih baik …

    Tuhan memberkati anda dan keluarga

    Reply

Leave a Reply