Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta pembangunan rumah potong unggas (RPU) di tiga lokasi dipercepat. Hal ini agar tidak ada lagi masyarakat yang memelihara ternak unggas di permukiman.
“Paling aman memang daging beku. Karena masyarakat ada yang maunya daging langsung potong, maka dibelinya di RPU,” ujar Basuki, Senin (6/6).
Menurut Basuki, pihaknya berharap peternakan unggas bisa dilakukan di luar Jakarta. Sedangkan untuk penjualan daging sendiri yang diharapkan adalah daging beku.
Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pihaknya sudah mematangkan rencana pembangunan di tiga titik. Ketiga lokasi tersebut yakni, Rawa Terate (satu hektare), Rorotan (5.000 meter), dan Petukangan (8.000 meter).
“Segera dibangun. Cuma lagi nunggu mau dianggarkan dari APBD atau melalui CSR,” katanya.
Ditambahkan Darjamuni, nantinya rumah pemotongan unggas tersebut ditarget selesai pada 2017 mendatang. Dengan adanya rumah potong warga akan lebih mudah mendapatkan daging segar.
“Ini juga bagian pencegahan kasus flu burung. Sweeping juga terus dilakukan, namun kita harap adanya rumah potong tersebut bisa jadi solusi,” tandasnya. [Beritajakarta]




Dari segi yg nyinyir hukum demi kepentingan umum, APBD sama CSR cepet mana? Selama terhindar dari niat korupsi, jalan terus, Inspektorat kerja nya dimaksimalkan, kalau perlu rekrut Jaksa-jaksa yg non job…
Segera eksekusi kalo uda jelas planningnya supaya penyerapan anggaran sampai akhir tahun bisa diatas 90 %.