KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » Basuki Kecewa Tak Bisa Tanggapi Laporan BPK

Ahok – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku kecewa lantaran tidak bisa memberi tanggapan dalam penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh BPK dalam rapat paripurna, Senin (6/7) kemarin. Terlebih, dirinya telah menyiapkan pidato yang akan disampaikan.

“Saya protes tidak terima, mereka kemarin nggak kasih saya ngomong. Kayaknya DPRD sengaja ngaturin supaya saya nggak ngomong, padahal seharusnya begitu disampaikan BPK itu saya harus ikut ngomong paling tidak terima kasih. Sudah siapin pidatonya, nggak boleh tiba-tiba,” kata Basuki, di Balaikota, Selasa (7/7).

Biasanya dalam penyampaian LHP setiap kepala daerah diberi kesempatan untuk menyampaikan tanggapan. Kendati demikian, dirinya tidak bisa melakukan interupsi lantaran bukan sebagai anggota DPRD. “Ya sudah saya ikuti, saya nggak punya hak interupsi saya bukan anggota DPRD. Semua ditutup kemarin,” keluh Basuki.

Basuki pun mengakui pengelolaan aset di ibu kota belum sempurna. Hal itu sudah terjadi sejak Fauzi Bowo menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya pun sedang berusaha untuk memperbaiki pengelolaan aset yang ada.

“Sekarang kami sedang perbaiki, jadi tapi tetap dapat WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Nggak apa-apa, saya mau disclaimer juga nggak apa-apa kok. Jadi tidak ada urusan buat saya, yang penting duit pelayanan DKI tidak dicolong,” tegasnya.

Seperti diketahui, laporan keuangan DKI tahun 2014 kembali mendapat opini WDP. Penyampaian LHP diumumkan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, pada Senin (6/7) kemarin. Fokus utama yang menjadi catatan BPK adalah mengenai pengelolaan aset DKI. [Beritajakarta]

  • Share/Bookmark

6 Responses to “Basuki Kecewa Tak Bisa Tanggapi Laporan BPK”

  1. Hahaha udah kehabisan akal tuh anggota dhewan. Hahaha….. Udah edan mereka. Ayoooo warga jakarta kumpulin KTP kalian buat pak ahok, biar bisa mimpin jakarta lagi dan membersibkan jakarta dari para tikus tikus dhewan jakarta. Itupun kalau para warga punya otak dan nurani, pasti dukung ahok! Kalu gak punya otak dan nurani percuma tiap jumat sembahyang bahkan puasa sebulan percuma! Moga pak ahok selalu dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, dan semua usahanya lancar dan sukses demi kebaikan rakyat.

    Reply
  2. kongkalikong tuh pak, paling setingan DPRD, dan kini kami tahu, orang BPK pun bermain …

    Reply
    • Iya bro oknum BPK udah biasa kongkalikong dengan instansi yg diaudit, yah kaya nakut nakutin gitu. Ane tau karena tante ane kerja di BPK juga sebagai auditor. Haha

      Reply
  3. Yg penting Pak AHok bersama Wagub Jarot dalam sisa pemerintahan bersih dan hasil kerjanya di apresiasi warga DKI dan semoga terpilih Gubernur lagi di 2017.

    Reply
  4. Ya itu sih jelas banget anak SD juga tahu kalau DPRD & BPK sekongkol tdk kasih kesempatan pak Ahok bicara didepan sidang. Mana ada sih sidang paripurna seorang kepala daerah tdk dikasih kesempatan bicara? Pak Ahok maju terus pimpin DKI, banyak warga DKI yg berpikiran waras masih dukung bpk. sampai ada pergantian anggota DPRD yg berhati bersih.

    Reply
  5. Jangan pernah percaya ketua dprd yang rasis itu PakGub! Be aware he is vicious, PakGub!

    Reply

Leave a Reply