KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS » Basuki: Monorel Tidak Layak Dibangun di Jakarta

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali memunculkan keraguannya terhadap PT Jakarta Monorail untuk membangun transportasi massal berbasis rel, monorel di Jakarta.

Saat ini, proyek pembangunan itu terkendala belum disahkannya perjanjian kerjasama (PKS) baru antara Pemprov DKI dengan investor. Bahkan, ia menolak untuk menandatangani PKS monorel, jika kelak menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur saat Joko Widodo non aktif.

“Saya menolak, ini namanya bukan politisasi, ini namanya memang monorel enggak layak dibangun (di Jakarta),” kata Basuki, di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/5/2014).

Dengan wewenang sebagai Plt, Basuki memiliki hak untuk tidak menandatangani PKS monorel yang dinilainya banyak hambatannya. Apabila PKS tidak kunjung ditandatangani, maka kepastian persetujuan itu menunggu hingga masa non aktif Jokowi berakhir.

Basuki menilai, PT JM tidak mempergunakan kesempatan yang diberikan oleh Jokowi dengan menunjukkan progres kinerja yang baik. Seperti permasalahan business plan atau perencanaan pembangunan proyek monorel yang tak kunjung usai.  Rencana bisnis PT JM, tidak realistis, lanjut dia, dengan memasukkan target jumlah penumpang yang terlalu besar.

Kemudian, permintaan 200.000 meter persegi hak udara bangunan untuk bisnis properti di stasiun monorel.

Sekedar informasi, di dalam PKS yang lama, ada klausul yang menyebutkan hak PT JM untuk mengelola lahan seluas 200.000 meter persegi. Menurut Basuki, PT JM hanya ingin meraup keuntungan dengan membangun properti di stasiun monorel. Maka, Basuki lebih memilih melelang hak penggunaan udara bagi perusahaan dan meminta mereka membangun monorel.

“Makanya mau bangun properti itu tempatnya mau dimana? Jalur yang ada di Casablanca kan juga sudah mangkrak,” kata Basuki. [Kompas.com]

  • Share/Bookmark

6 Responses to “Basuki: Monorel Tidak Layak Dibangun di Jakarta”

  1. Pak Ahok, gimana kabar bus TransJakarta sumbangan pengusaha yang 30 buah itu ya? Sudah dipakai kah? Kemaren itu marah” sambil gebrak meja, sudah berhasilkah membuat pengkhianat” masyarakat berbaju pemda itu kerja lebih baik? Saran kalo mereka lom beres juga, di KPK kan saja, sebelum gantung di monas

    Reply
  2. monorail itu sepertinya kan angkutan wisata saja, yang angkutan umum itu yah mrt baik yg subway atau diatas dan bisa digabung dgn jalur kereta api biasa interkoneksinya untuk yang arah luar kota, jadi stop station akhir di kereta api biasa buat buang dan angkut penumpang dari dan ke luar/dalam kota

    Reply
  3. Tiang2 monorelnya digunakan untuk busway melayang aja atau bisa juga digunakan untuk jalur kereta luncur wisata (roller coaster)

    Kalo mau dibuat busway melayang, pak Ahok suruh aja Agung Podomoro minta buat jalan beton yg kuat di atas tiang2 monorel.

    Kalo mau dibuat untuk roller coaster pak Ahok tinggal telp aja Disneyland Orlando, bilang aja tiang2nya sudah siap, tinggal ente pasang jalan + rel + kereta roller coasternya…

    Mantap nich… jadi Disneyland Jakarta….

    hehehehe….

    Reply
  4. bagus itu pak Ahok. nanti siapapun yang jadi THE NEXT PRESIDENT, biar dia agendakan bagaimana penyelesaian perkara proyek monorail, dan proyek air bersih untuk jakarta dari 2 perusahaan konsorsium yang jadi virus kanker DKI hehehe… kalau bener ibukota negara pindah ke propinsi lain, wow.. ketiga perusahaan tsb itu yang akan mohon2 untuk melepaskan diri dari kontrak perjanjian tsb dengan pemprov DKI 😀 Saatnya PAY BACK bikin mereka bangkrut wkwkwkwk…

    Reply
  5. Udah pak Wagub BTP/AHOK batalin aja kerjasamanya…malah menghambat, toleransi yg berlebihan mengundang segudang pertanyaan APA pemprov DKI Jakarta nya dapat sesuatu???

    Reply
  6. Sesuatu yang + pasti ditentang oleh banyak orang, karenanya Pak ahok, “selera boleh ikuti keadaan tapi kalau prinsip harus seperti batu” ! Maju terus Pak ! Kami dari Mamberamo Rovayer, Papua mendukungmu!

    Reply

Leave a Reply