KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS » BTP: Kebijakan Umum Anggaran Sudah Diteken DPRD

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki ”Ahok” Tjahaja Purnama mengatakan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara 2013 DKI Jakarta sudah ditandatangani oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan, tadi malam. 

Ahok mendapat laporan ihwal penandatangan kebijakan umum anggaran itu dari Ferrial dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI, Sarwo Handayani, pada Jumat malam, 7 Desember 2012, sekitar pukul 21.38 WIB. “Laporan resminya kayaknya sudah masuk ke Pak Gubernur. Kemarin itu salah paham saja,” kata Ahok, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah DPD Partai Gerindra, Sabtu, 8 Desember 2012, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan.

Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara DKI Jakarta 2013 memang alot. Bahkan, sejumlah anggota Badan Anggaran DPRD DKI sempat walk out dalam rapat Kamis lalu. Selasa malam lalu, Gubernur Jokowi dan Ahok sampai menggelar rapat khusus dengan DPRD di rumah dinas gubernur untuk membahas kebijakan umum anggaran.

Menurut Ahok, setelah kebijakan umum anggaran disetujui, tahap selanjutnya adalah membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2013 mulai 13 Desember 2012 mendatang. Ahok berharap pada 20 Desember nanti RAPBD sudah diketok palu sehingga pada 28 Desember bisa diserahkan ke Menteri Dalam Negeri.[Tempo.co]

Berita Terkait:

  • Share/Bookmark

10 Responses to “BTP: Kebijakan Umum Anggaran Sudah Diteken DPRD”

  1. mantabzzz

    Sakti juga tantangan pa Baz..

    baiknya memang transparan, semua rapat ditayangkan, cuma rapat RAPBD.. biar rakyat rela bayar pajaknya.

    salut…salutt

    Salam JakartaBaru

    Reply
  2. Lega! Congrats! 🙂
    Btw mgknkah sejak 20 Des RAPBD ini bisa segera di-publish dulu ke publik, atau gimana? Atau bisakah selama masa-masa pembahasan 13-20 Des bisa juga di-publish?
    Sebagai mekanisme keterbukaan, kelancaran dan pengawasan sih. 😀

    Reply
  3. senang mendengarnya pak!
    saya rasa dengan ini bisa dibilang tiket merubah jakarta sudah bapak dapat, pelaksanaanya yang kami tunggu 😉
    jangan lupa juga pemaparan biaya anggarannya pak..agar masyarakat bisa lebih merasakan dan percaya kepada demokrasi transparansi yang bapak jalankan..

    Reply
  4. Jurus-jurus yang digunakan Pak Wagub untuk melawan “wakil rakyat” rombengan itu sudah sangat bagus kok. Memang harus seperti itu saat sekarang ini. Sebab lainnya karena eranya dan semangatnya memang sudah jauh berbeda dengan Eksekutif rombengan jaman dulu. Ini eranya Jokowi-Ahok… Pemrov DKI Jakarta 2012-2017 : jadi, semua orang yang masih betah duduk di kursi DPRD DKI Jakarta harus paham soal itu.

    Reply
  5. alhamdulillah …semoga hambatan hambatan yang menghadang dimasa mendatang bisa ditemukan jalan keluar seperti ini ,sehingga jakarta baru bisa terealisasi dengan baik untuk menuju indonesia baru dikemudian hari,,,semoga ALLAH memberikan jalan disetiap hambatan yg menguji JOKOWI AHOK untuk kemaslahatan rakyat jakarta kususnya dan INDONESIA umumnya( batam)

    Reply
  6. semoga kedepannya semua gubernur dan wakilnya bekerja seperti yg ditunjukkan JB
    jangn lagi ada waktu terbuang percuma seperti masa masa Yos dan kumis

    Reply
  7. Alhamdulillah… akhirnya nyadar jg tuhh orang2 yg berusaha menjegal program ‘Jakarta Baru’.
    Congrat rakyat miskin.

    Reply
  8. DPRD DKI seharusnya menyadari bahwa reformasi birokrasi sdg berjalan di bawah kepemimpinan Jokowi-Ahok. Maka mereka harus memahami bahwa pemerintahan kali ini berbeda dengan pemerintahan di bawah Fauzi Bowo.

    “Perbedaan Jokowi dengan Fauzi Bowo sangat-sangat mendasar dan jauh berbeda. Jokowi programnya lebih terlihat, revolusioner dan visioner. Program-program itu sebuah gerakan yang besar,” kata anggota DPRD DKI Sanusi di acara Rakerda Gerindra, di Hotel Royal Park, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Sabtu (8/12/2012).
    SETUJU………….

    Olehkarenanya ia berharap DPRD DKI bisa solid mendukung setiap program Jokowi-Ahok, terutama dalam hal penganggaran atau pengesahan APBD DKI 2013.

    “Ya kita optimis (APBD DKI segera disahkan), tinggal bahas draftnya,” ucapnya.

    “Karena Jokowi-Ahok ini bukan gubernur Gerindra atau PDIP tapi gubernur rakyat Jakarta. Maka yang penting selama programnya mengarah pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat, harus kita dukung,” lanjut Sanusi.

    (iqb/ndr)

    Reply
  9. untuk yang ini ..No comment aaach.. cuma mau ucapkan selamat.. semoga hasil nya bisa cepet di rasakan semua rakyat

    Reply

Leave a Reply