KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » DPRD DKI Persulit, Basuki Tak Ambil Pusing

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan mengambil pusing terkait adanya segelintir anggota DPRD yang diduga sengaja menghambat waktu pengesahan anggaran 2013. Sebaliknya, ia malah menyerahkan semuanya pada masyarakat untuk menilai kinerja para wakilnya di daerah.

“Biarkan saja, masyarakat bisa menilai sendiri apa yang terjadi di DPRD,” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dengan Pemprov DKI di Gedung DPRD DKI pada Kamis (6/12/2012) kemarin, sejumlah anggota DPRD memilih walk out. Para anggota dewan yang walk out mengaku terpaksa meninggalkan ruang rapat karena merasa kecewa dengan sikap segelintir anggota dewan yang dituding sebagai oknum penghambat waktu pengesahan KUA-PPAS.

Anggota dewan tersebut yang berasal dari Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS melontarkan pertanyaan yang terus diulang setiap rapat digelar. Yakni tentang anggaran kesehatan, dan mekanisme hibah bus.

Saat dimintai keterangan, Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan menilai tarik ulur dalam pembahasan biasa terjadi di ere kepemimpinan siapapun. Sebab legislatif harus memastikan afektifitas dan urgensi dari program yang dianggarkan.

“Kalau sesuatu belum jelas ya kita minta dijelasin lagi. Terserah mau dinilai menghambat atau apa, tapi semuanya kan perlu jelas,” ujarnya.[Kompas]

  • Share/Bookmark

22 Responses to “DPRD DKI Persulit, Basuki Tak Ambil Pusing”

  1. bisa ga pak Wagub, waktu rapat dimuat di youtube, agar kami rakyat tau kebobrokan anggota DPRD DKI Jakarta, yang katanya dari partai Bemokrat dan PKS…..

    Reply
  2. setuju…. direkam dong pak ahok rapat sama DPRD nya sekalian,,

    Reply
    • kalo wagub n pemprov dki yg punya hajatan ane yakin tuh udah ada videonya di youtube, tapi kan dprd tuan rumahnya mana mungkin mau belangnya ditonton rame2… ayo dprd terutama demokrat dan pks divideoin dong, biar tau kemauan ente2 itu apa sih ???

      Reply
  3. karena dprd yg jadi tuan rumah maka rekaman tersebut harus mendapat ijin dari dprd kecuali rapatnya dikantor gubernur.

    Reply
  4. Kalau sidang terbuka, LSM/siapa saja bisa rekam dan upload di youtube.

    Reply
  5. rapat pembahasan anggaran di DPRD seharusnya terbuka untuk umum karena sumber anggaran berasal dari rakyat sehingga perlu diketahui juga oleh rakyat.

    Reply
  6. Rasanya PARA ANGGOTA DEWAN yang katanya “TERHORMAT” tidak punya cukup keberanian untuk mempertontonkan sidang mereka yang ” KATANYA ” demi memperjuangkan rakyat… gak tau rakyat yang mana… mungkin rakyat di rumah nya sendiri kali ya.. jd mimpi kali kalo mereka berani taruh jalan nya sidang dewan via youtube

    Reply
  7. siarkan pak ahok di youtube, biat kita “rakyat” yang menilai…

    Reply
  8. DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)
    Dewannya sih jelas. tapi…….
    Mewakilkan siapa yah ????…..
    Rakyat yang mana yah ????……
    Daerah yang mana yah ????……
    nah ini yang gak jelas.

    Reply
  9. O ternyata PKS & Demokrat ya biang penghambatnya, klo gitu Bismillah deh th 2014 gak bakal milih PKS lg… mulai gak jelas juntrungannya nih PKS, waktu pilgub blg gak sejalan ama Foke, eh pas gak masuk putaran 2 malah gabung ma Foke… amit amit dah, ketauan oportunisnya

    Reply
  10. Wah semua anggaran berbasis pro rakya bakal dihambat oleh PKS dan Demokrat, klu ada anggaran buat beli Mobdis DPRD atau biaya jalan2 keluar negri pasti cepet disetujui..dasar …

    Reply
  11. Adakah tatacara memecat anggota dprd terutama yang bloon dan dungu menanyakan hal2 yang sama berulang2?
    Daripada bikin ulah mending kita pecat saja. Toh petinggi partainya banyak jadi tersangka kasus korupsi yang merugikan negara alias menghisap uang rakyat

    Tertanda
    Masyarakat anti KKN Republik Indonesia

    Reply
  12. Cape deehhh….. demokrat dan pks, buang rasa dendam…jgn mentang2 mayoritas di DPRD lantas sok kuasa…. main jegal… jangan main2 sama rakyat kecil ya… kualat tau…

    Reply
  13. Setuju kita blacklist anggota DPRD yg anti rakyat, jangan pilih lagi!!!

    Reply
  14. ayo jakarta mana nyalimu tuh ahok sudah memberitahu kalo dipersulit ama DPRD …… ayo demo di dpr …. tugguapalagi , biar mereka tau ada pengadilan rakyat

    Reply
  15. bikin PKS ama PD jadi partai gurem di 2014!!!…. Ayo siapa yang mau ? hal pertama yang bisa dikerjakan doa kpd Tuhan masing – masing minta PKS ama PD dikit yang milih,ke-2 ayo,,, jangan pilih PKS ama PD di pemilu 2014.

    Reply
  16. bubarkan saja DPRD… institusi gak jelas dan terlalu dipaksakan… pemakan uang rakyat yang rakus.. PEMILU LEGESELATIF gak AKAN MILIH KUNYUK-KUNYUK yang mau jadi anggota dewan

    Reply
  17. WARGA JAKARTA..(khususnya yang punya nyali..)
    “SUDAH SAATNYA SEMUA MENGAWAL JB BUKAN LEWAT KATA-KATA DIDUNIA MAYA, SEKARANG RAPATKAN BARISAN MENGAWAL JB LEWAT DUNIA NYATA!!!”

    Reply
  18. Itu sebenarnya agar jokowi -ahok mengemis dan bisa2 tuk kongkalikong,seperti periode yg lalu,biar rakyat yg gruduk dprd klo tdk setujui anggaran tuk warga.

    Reply
  19. Najis, haram memilih anggota DPRD yg lebih mengutamakan kepentingan partai/bos-nya daripada kepentingan masyarakat.

    Reply

Leave a Reply