KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS, TENTANG JAKARTA, Video & Audio » Penataan Waduk Ria Rio Terus Dikebut (Video)

Ahok.Org – Penataan Waduk Ria Rio terus dikebut pengerjaannya oleh Pemprov DKI Jakarta. Terlebih, penataan waduk ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2013. Saat ini, hampir seluruh warga yang sebelumnya bermukim di bantaran waduk telah direlokasi ke Rusun Pinus Elok.  

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, penataan Waduk Ria Rio hingga kini baru berjalan sekitar 20 persen. “Kalau dilihat dari recana kita, 20 persen juga belum ada. Tapi akan kita kebut terus penataannya,” ujar Jokowi saat meninjau Waduk Ria Rio, Senin (21/10).

Nantinya, kata Jokowi, jika seluruh warga mau direlokasi, maka penataan akan langsung dikebut. “Semua warga sudah pindah ke rusunawa. Tinggal yang berada di lahan yang diklaim milik keluarga Adam Malik saja yang masih bertahan,” kata Jokowi,

Pantauan beritajakarta.com, sisi selatan waduk saat ini sudah terpasang belasan bangku taman dan tempat sampah. Eceng gondok yang sebelumnya tumbuh subur juga mulai tak terlihat di waduk. Hanya saja, masih tercium bau menyengat sampah yang berada di sekitar waduk. “Beberapa hari lalu sudah tidak ada sampah, tapi sekarang sudah ada lagi. Nanti kalau semua sudah selesai penataannya tidak akan ada sampah lagi. Tapi tetap harus ada pemeliharaan harian, baik dari masyarakat maupun pengelola,” ucapnya.

Ditambahkan Jokowi, nantinya jika penataan yang dilakukan rampung dikerjakan, maka secara otomatis akan memelihara dan memperbaiki ekosistem yang ada. Terlebih, Waduk Ria Rio akan banyak ditanami pohon pelindung dan pohon buah. “Ini nanti masih akan ditanami pohon-pohon lagi, di sana juga akan ditanami pohon buah,” tandasnya.[Beritajakarta]

  • Share/Bookmark

6 Responses to “Penataan Waduk Ria Rio Terus Dikebut (Video)”

  1. Saya sangat mendukung penanaman pohon buah. Kalau di LN memetik bungapun dapat didenda, di Indonesia rasanya belum siap. Jangan sampai terjadi tawuran antar warga karena memperebutkan hasil buahnya.

    Reply
  2. Pemkot kan py dinas pertanian dan perikanan yg berkantor pusat di jalan gunung sahari jakpus, mereka dpt dilibatkan Boss? setahu sy dulu di pluit dinas perikanan py tempat penjualan hasil perikanan..kita dapat membeli dan memasak pd pelayan nya kemudian menyantap masakan ikan dan sejenisnya ditempat. saat itu ada di area pluit penjaringan namun saat ini sdh tutup nampaknya??

    Reply
    • Saya jadi teringat, bagaimana kalau PKL kuliner disediakan tempat di tepi waduk yang telah direnovasi. Asalkan tertib, rapih dan bersih. Masalahnya memang Indonesia umumnya hebat dalam membangun tapi lemah dalam memelihara.

      Reply
  3. pak Jokowi, tolong dilihat lagi pengerjaan “Taman Waduk Pluit” (khusus taman nya) , lambat bener deh !!! 🙁

    Parkir motor sampai sesek bener, PKL jual makanan minuman keleleran dipinggir jalan….tempat sampah diperbanyak, CCTV dipasang, kabel PLN sebaiknya ditanam jadi tidak mengganggu keindahan taman dan aman buat main layangan…!

    Reply
  4. Pakde Jokowi & Koh Ahok
    Kalau di Amerika taman itu rumputnya boleh diinjak pak, orang-orang pada piknik, jalan-jalan, main freesbee, lari-lari, tidur-tiduran, baca buku di atas rumput. Saya usul menginjak rumput diperbolehkan saja lah pak, asal jangan buang sampah sembarangan. Kan jadi lebih luas ruang gerak orangnya. 🙂

    Reply

Leave a Reply