KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, LAWAN KORUPSI!, NEWS » PNS DKI Laporkan Gratifikasi ke KPK

Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta melaporkan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hari ini, Senin (11/1) merupakan hari tenggat waktu terakhir pelaporan tersebut.

Menurut Basuki, telah ada beberapa PNS yang melaporkannya ke KPK hari ini. Namun dirinya enggan menyebutkan siapa saja yang telah melaporkannya. “Sudah ke sana mereka, ke KPK. Saya nggak tahu dinas mana saja yang ke sana,” ujar Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/1).

Basuki menegaskan aturan tersebut berlaku untuk semua PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tidak hanya untuk para pejabat saja. “Itu berlaku untuk semua PNS dong, tinggal kejujuran mereka kan saya sudah tahu siapa yang terima,” kata Basuki.

Sebelumnya, Basuki mengingatkan para PNS untuk mengembalikan gratifikasi, saat pelantikan 1.042 pejabat pada pekan lalu. Pengembalian akan ditunggu hingga Senin (11/1). Sebab, setiap akhir tahun biasanya pejabat banyak yang mendapatkan gratifikasi.

Basuki sempat menyebut, baru ada satu pejabat saja yang telah melaporkan gratifikasi. Yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati. [Beritajakarta]

  • Share/Bookmark
Tags:

2 Responses to “PNS DKI Laporkan Gratifikasi ke KPK”

  1. Kenapa UU gratifikasi tidak diwajibkan saja, yg tidak melapor langsung dikenai sanksi, kenapa aturan mesti dibuat untuk mengharap kejujuran seseorang PNS lapor, ini kan seperti celah hukum…

    Reply
  2. Camat Tanah Abang Hidayatulloh dan anggota Satpol PP Tanah Abang Mail Kurniawan dipukuli di kantornya, Senin (11/1/2016) pukul 23.45 WIB.
    Adapun oknum anggota Paspampres yang melakukan pemukulan ialah Serda To dan Serda Tu. Dari tangan keduanya, polisi sempat menyita sebilah pisau lipat dan sepucuk senjata air softgun.
    “Mereka semua maunya damai, cuma luka ringan,” kata Mustakim.
    nah pak ahok , anak buah nya dihantam paspampres, gimana bisa tegas bergerak kalau aparat yang ancam dan aparat yang mendamaikan, kasihan tuh pak camat gak dibela pak ahok, waktu gak usir pkl Tanah abang dipecat waktu di gebuk gak dibela pak ahok

    Reply

Leave a Reply to Hattori