KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS, Sudut BTP, Tentang Ahok » Honorarium Wagub Terkait Insentif Koordinasi PBB

Ahok.Org – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama, Rabu (23/1) menerima honorarium Tunjangan Kegiatan Insentif Koordinasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Insentif Koordinasi Pemungutan PBB periode bulan Oktober, November, Desember (Triwulan IV) Tahun 2012.

Tunjangan ini diberikan dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah dan atas dasar Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 81 Tahun 2009 dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 86 Tahun 2009 (aturan terlampir).

Jumlah yang diterima oleh Wakil Gubernur sebagai tunjangan kegiatan dan intensif koordinasi pemungutan PBB adalah sebagai berikut:

Jumlah yang diterima setelah Pph 15%: Rp 197.327.500

Lampiran:

 

  • Share/Bookmark

28 Responses to “Honorarium Wagub Terkait Insentif Koordinasi PBB”

  1. pejabat yg dulu gak ada beginian nih…hehehe
    heran dapet tunjangan banyak bener kok ya masih banyak aja pejabat korup… emang duniawi gak ada batasnya… berapa pun dapatnya gak akan cukup… tetap jaga semangat transparansi Pak Ahok!

    Reply
    • Tunjangan berapa banyakpun kalau mentalnya serakah, ya, pasti korupsi lagi.

      Reply
    • ya beginilah contoh kehidupan itu…

      pejabat dulu2 kan banyak yg cinta uang

      prinsip hidupnya dia pengen kaya untuk semua yg diinginkan.. bukan karna semua yg dia butuhkan…. jadi gak bakal cukupppp… pasti korup trus

      Reply
  2. sampe level mana sih, dapat tunjangan2 insentif ini? dan setiap apa saja ada komponen insentif untuk pejabat spt ini?
    aneh juga sih. ๐Ÿ™‚

    rakyat tdk ada insentif kalo misalnya, setahun penuh tdk pernah kena tilang, tdk pernah kena denda apapun, nah mestinya dpt restitusi pajak. ๐Ÿ˜€
    tapiii…ngurus restitusi nya juga ribet ya, urusan sama pajak.

    Reply
  3. Manntaabb…
    Klo dulu2 siih ga ada yang membeberkan hal ini kepublik..
    Banyak juga ya ternyata honor AHOK..
    Awas KOH nanti ada yang cemburu looh..
    Klo JOKOWI berapa ya?Kok ga ngasih tau siih?
    Apa takut qta minta traktir yaa…
    Wkkwkwk…โ™กโ™ก

    Reply
  4. Wahh koh ahok banyak juga dapetnya dr kegiatan ini. Gapapa deh koh ahok layak koq dpt banyak gini dah kerja keras banting tulang senin sampe minggu pusing2 ngurus banjir. Gaji pokoknya koh ahok kan relatif kecil. Dapet bonus gini2an boleh lahh.

    Reply
  5. Setuju pak Ahok layak mendapatkan insentive tsb,karena selama ini kita bisa melihat kinerjanya.Pak Ahok tetap harus transparant gak peduli org lain iri apa gak.Yang jelas niat untuk berbuat baik serta mendapatkannya dengan halal pasti akan mendapat dukungan dari rakyat,Indonesia pasti jaya kedepan, rakyat bakal makmur karena negara akan kaya jika tidak ada koroupsi lagi.

    Reply
  6. Kita ngak boleh Iri,justru kita harus bersyukur punya pemimpin yang jujur dan peduli dengan rakyat,karena masa depan bangsa ada di tangan mereka.Manakala pemimpin makmur maka rakyat juga makmur.tdk perlu disembunyikan jika sesuatu yang dilakukan adalah benar.Justru yg sembunyi2 itu perlu di pertanyakan.

    Reply
  7. Salut buat bapak Ahok n Jokowi…
    maju terus pak…
    selalu bersemangat saya melihat cara kepemimpinan anda-anda..

    Reply
  8. Salut buat pak jokowi nd pak ahok,
    sebagai warga solo, turut bangga juga atas kinerja beliau-beliau… ๐Ÿ™‚

    Reply
  9. yakin deh… insentif itu jg sebagian bsr balik lg utk bantu yayasan2 d Ind ato proker2-nya pemprov…
    ga perlu sumpah pocong ga akan KKN seperti satu balon pres 2014, ckp janji akan transparansi & janji dilaksanakan..

    Reply
  10. sampe level pejabat apa sih, yg dpt insentif ini? kepingin tau…:)

    Reply
  11. Pak, berapapun besarnya, gaji atau tunjangan yg di dpt pak jokowi dan pak Ahok, Tolong di terima ya pak, jangan tidak diambil, itu merupakan hak bapak berdua.
    Jika tidak diambil, kita yang akan sedih mendengarnya

    Reply
  12. transparant,rakyat ga akan peduli berapapun yang di dapat asal rakyat sejahtera. kalau dua2nya makmur baik pejabat maupun rakyat ga akan ada masalah kayanya

    Reply
  13. Transparansi dan akuntabel
    , keduanya merupakan faktor berjalannya organisasi yang baik.
    Jarang pemimpin yang bisa melakukan hal ini.
    Saya salut sama bapak ahok dan bapak Jokowi…lanjutkan terus perjuangan bapak, do’a kami selalu menyertai bapak, semoga bapak sehat wal ‘afiyat, dan ridho Allah selalu mengiringi bapak.

    By : Kholilurrohman al-Mafaza (Pangkalanjati Baru-Cinere-Depok)

    Reply
  14. pak, mau tanya:bayar pbb udah bisa online ke bank belum? pakai internet banking? kalau udah bisa, di bank mana saja? soalnya mau bayar pbb jakarta ma bekasi, kalau mesti ke kantor pbb daerah bingung juga ngatur waktunya….transfer aja kadang enggak sempat….kalau bisa internet banking kan memudahkan. terutama buat warga jakarta yang mayoritas kerja jam 8 ampe jam 5. nanti kalau lapor nya, kalau bisa siy di online juga, discan, trus diemail ke kantor pelayanan pajak nya? udah bisa belum ya? tks b4 buat pak ahok atau teman2 yang bisa kasih info ke saya.

    Reply
  15. seharusnya, gaji pejabat, dibuat simple
    di indonesia, kalau lihat gaji pokok kecil amat, tapi lain2nya gede
    supaya sulit diditeksi ( alias kabur)
    mendingan kasih gaji 100 juta per bulan, titik,
    ini pake tunjangan, insentif, dll,segala,kaya karyawan aja, musti dikasih insentif segala,ngak sekalian pake komisi,berapa persen, dari pajak yang masuk ke dki, kaya salesman obat, gitu

    Reply
    • Gubernur/Wagub itu pemimpin. Pemimpin tugasnya meningkatkan pendapatan dan menekan pegeluaran. Pendapatan daerah asalnya dari pajak. PBB adalah salah satu pajak. Tugas beliau meningkatkan penerimaan PBB dengan cara-cara masing-masing. Insentif adalah salah satu cara utk menggenjot kinerja seseorang. Semakin tinggi kinerja, semakin tinggi pendapatan. Gitu loh… Kalau menurut anda hanya gaji tetap saja, saya pikir kurang fair. Mau kerja tidak kerja dapatnya sama.

      Reply
  16. Wah. Seharusnya daerah lain jg mencotoh transparansi seperti Pak Jokowi dan Pak Ahok gagas. Ketegasan dalam memimpin dan efektifitas serta efisiensi pekerjaan sehingga dampak pembangunan lebih terasa di berbagai level. Semoga daerah lain juga bakal punya Jokowi-Ahok, agar kita benar2 jadi INDONESIA. AMIN. Tetap semangat yah Pak Berdua, kami mendukung dan mendoakan kalian senantiasa.

    Reply
  17. kalau hornor pak jokowi tolong diposting donk

    Reply
  18. pak saya salut pada bapak ,oke atas kebijakan atas ketegasan bapak ,tapi saya mau usulkan adanya tembok pemisah siKAYA DAN SIMISKIN di perumahan GREENLAKE CITTY kosambi cengkareng tinggi pagar mencapai 5 meter lebih sedang kan warga sekitar tidak terjamin akan keselamatannya kekuatan tembok tersebuk
    ,mohon kiranya bapak bisa bantu kami biar kami tenang

    Reply
  19. gw seneng nih kalo pemimpin jujur bersih merakyat ane dukung gebrakan GEB + WAGEB jakarta untuk perubahan dan menjewer pejabat nakal

    Reply
  20. Itu tunjangan untuk 3 bulan. Tapi realitasnya, tunjangan itu benar2 diterima/ diambil tidak ? Bisa juga lho seperti kebiasaan Bpk Jokowi-Ahok sebelumnya; meskipun ada gaji PNS, tetapi bertahun2 tdk diambil, malah dipakai untuk kepentingan rakyat. Jadi info dan datanya masih belum lengkap.. jangan cepat ambil kesimpulan dulu.

    Reply
  21. tiada kalimat lain selain kalimat “luar biasa”…
    mantap !!..semangat maju dan sukses selalu
    pak ahok…rakyat dungkung full…merdeka

    Reply
  22. Bapak jangan kendorkan sikap keras Bapak kepada Para Pejabat di bawah Bapak.

    Pengamatan saya sebelum Jakarta Baru, yang bekerja Keras hanya eselon IV, eseon III dan eselon II kerjanya hanaya MENGHADIRI RAPAT JIKA ADA TULISAN TIDAK BISA DIWAKILKAN, JIKA TIDAK ADA TULISAN ITU YANG RAPAT TETAP ESELON IV ATAU STAF.

    Reply
  23. Insentif PBB itu sampai pejabat yang berurusan langsung dengan masyarakat…

    Dirjen Pajak memiliki peta obyek Pajak,
    masalahnya apakah peta tersebut uptodate
    dengan konsisi lapangan ini permasalahan lain.

    misalnya :
    1. yang ditagih cuma pajak tanah..sementara kondisi lapangan sudah ada bangunannya..
    2. yang tercatat bidang2 kecil , dilapangan sudah terjadi penggabungan bidang (alih fungsi dari pemukiman menjadi RS).

    solusinya adalah analisa spasial antara peta obyek pajak dengan foto udara terkini terkini.

    Reply
  24. baru kerasa…lahir dijakarta..tinggal dijakarta..dengan pimpinan dan wakil jakarta…. mikirin nasib jakarta…maju terus bang…. ane dukung…!!!!

    Reply
  25. belum pernah ada yang seperti pak ahok begitu transparan..maju terus pak semoga rakyat yg ingin korupsi dihapus dari bumi nusantara terus mendukung bapak..gbu

    Reply

Leave a Reply to singgih