Alasan Gubernur Lantik Walikota JakTim di Kampung

20
247

Ahok.Org – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali melakukan suatu gebrakan baru. Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur kali ini dilakukan di lapangan bola RW 05, Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12/2012). Sejak pukul 07.00 WIB warga Kampung Pulo Jahe telah memadati lapangan bola itu. Tempat tersebut dijadikan Jokowi untuk melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto dan Husein Murad.

Antusias warga mengiringi pelantikan yang dilakukan Sang Gubernur. Tanjidor, musik khas Betawi, panggung sederhana, serta makanan yang disajikan menambah lengkapnya suasana pelantikan tersebut. Terdengar riuh rendah sorak-sorai warga saat Jokowi melakukan pidato seusai melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Alasannya melantik di sini ya karena orientasinya bukan seremonial, tapi fungsional jabatan bukan untuk kuasa, melainkan untuk melayani, bekerja pada masyarakat. Memilih pelantikan di kampung, karena di sinilah terdapat banyak permasalahan yang ada, dan harus disoroti,” kata Joko Widodo di lokasi pelantikan.

Lebih lanjut Jokowi memaparkan, sebelumnya sudah dilakukan peninjauan dulu. Ternyata di Kampung Pulo Jahe tedapat beberapa permasalahan yang harus dibenahi, seperti MCK yang kurang baik dan tidak adanya hidran air untuk memadamkan api.

“Hal seperti itu yang juga menjadi tugas kita ke depan untuk perlahan menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada di Jakarta,” katanya.

Menurut Jokowi, memang tak hanya di Kampung Pulo Jahe yang terdapat permasalahan, tetapi yang penting wali kota dan wakilnya sejak dilantik sudah tahu permasalahan, ada persoalan dan problem apa, agar sejak dilantik sudah dapat mulai tahu bagaimana nantinya akan bekerja. Dirinya juga berharap agar nantinya permasalahan di Jakarta dapat teratasi satu demi satu. Dibutuhkan kerja keras tinggi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di Jakarta.[Kompas]

20 COMMENTS

  1. Ya bagus jokowi agar sumpah dan janji pejabat didepan/didengar warga.ada permasalahan yg belum pernah terjadi pejabat(lurah,camat,walikota,kepala terminal/pasar)di copot/hukum karena wilayah tugasnya:Kotor/sampah/kumuh,sumber kemacetan,pengamen/asongan,PKL tdk pada tempatnya pada hal merupakan tanggung jawab pejabat diatas.

  2. “Alasannya melantik di sini ya karena orientasinya bukan seremonial, tapi fungsional jabatan bukan untuk kuasa, melainkan untuk melayani, bekerja pada masyarakat. Memilih pelantikan di kampung, karena di sinilah terdapat banyak permasalahan yang ada, dan harus disoroti,” kata Joko Widodo di lokasi pelantikan
    ———-
    emang DUO JB ini OKE PUNYAAAA..!!!!!
    ———-
    klo rakyat indonesia tidak pilih DUO JB ini jadi cawapres 2014…itu semata karena kepentingan politik kekuasaan…alias mata hati buta…tidak bisa melihat mana yg patut utk dikerjakan.

    • sabar mas bro.. kalo menurut saya JB selesaikan dulu masa jabatan Gubernur 2012 sd 2017 lalu maju lagi utk yg kedua kali. Nah nanti di tahun 2019 baru JB maju Pilpress. KEnapa? krn Jakarta adl Indonesia kecil. nah saya saya takutkan justru 2 tokoh ini (jokowi dan Ahok) berpisah pada periode2 kedepan..

  3. mo nanya rubrik ruang terbuka untuk mengenai masalah keluhan dimana ya?

    sekalian aja di sini

    SURAT TERBUKA
    pekerjaan peremajaan salurain air (selokan a.k.a Got) di wiayah Harapan Mulia kel.harapan mulia kec.kemayoran di nilai ngasal. Pasir dan batu yg menyangga pada saat pengurukan masih di biarkan di selokan walaupun pekerjaan telah selesai yang membuat daya tampung volume air lebih parah dari sebelumnya contohnya pada saat hujan tadi 21/12/12 jalanan malah terendam air yg sebelum di peremajakan tidak begitu dalam banjirnya dengan curah hujan yang sama.

    TERIMA KASIH,

    dan untuk wilayah jl. perunggu alias depan SMP 78 jak-pus jalanan di tutup untuk umum pada jam 8 mlm yg setahu saya itu harusnya jam 11 mlm jln boleh di terpal. (emang lo beli rumah sama jalanan maen tutup” aje) tolong itu kan jalanan umum dari wilayah harapan mulia mo ke arah senen harus memutar,(klo jln harapan mulia gw tutup lo ke sumur batu muter lewat jiung mao kaga)

    • Jangan cuma complain doang dong!!! Kit a sebagai warga harus membantu, bukan meminta doang. Kerjaan emang dipikir kerjaan JB cuma sedikit?
      Musti sadar JB itu manusia juga seperti kita punya keterbatasan, jadi kalau mau program mereka suksess ya harus bantu!

  4. Saya berharap Para Ulama, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat, dan Semua Patriot Bangsa membuka mata hati dan pikiran…, segera membantu kedua tokoh ini dengan sepenuh hati dengan menggalang masyarakat segera ikut bergotong royong menyingsingkan lengan baju untuk ikut berpartisipasi membantu program beliau(Jokowi dan Ahok) untuk membenahi dan membersihkan DKI dari sampah, ikut penertipan bahan kimia industri yang mencemari lingkungan perairan(contoh di marunda sampai cabang bungin), bekerjasama dengan Provinsi lain membenahi lingkungan hidup yg bisa menyebabkan bencana. Dana Paguyuban Rakyat Mandiri bisa membantu Pemerintah Bersih kita untuk menggalang dana yg ditujukan untuk kampung masing-masing, dan bila lebih bisa disumbangkan ke kampung lain yang tidak mencukupi dananya. Masyarakat agar tidak cengeng yang hanya bisa meminta, melainkan ikut memberi apa yang bisa kita bantu untuk Indonesia kita Terhormat.

    Satu lagi saya berikan contoh untuk SMART atau Stormwater Management and Road Tunnel; Bila 1 Ulama/Tokoh/Pemuka Agama masing-masing memiliki masyarakat/pengikut baik di Indonesia maupun di luar negeri sebanyak (+-)1 juta orang yang masing-masing menyumbang 100 Ribu Rupiah per Bulan, dan bila ada yang bisa menyumbang lebih itu lebih baik dan bagus lagi.., maka akan tergalang dana 100 Milyar Rupiah/Bln), dan bila ada 10 Orang Ulama/Tokoh/Pemuka Agama maka bisa menciptakan lebih dari 1 Trilyun Rupiah Per Bulannya, bila pikiran saya yang naif ini bisa di telaah, dipikirkan dan diaplikasikan, maka tidak sampai 16 Bulan, maka Proyek SMART atau Stormwater Management and Road Tunnel senilai 16 Triliun bisa segera di Realisasikan! Tanpa perlu lagi menunggu waktu yang lama!. Semoga mereka semua (Patiot Bangsa Indonesia) bisa berpikir dan bertindak untuk segera bergotong royong membenahi Indonesia menjadi Indonesia Tehormat dan Termasyur yang Gemah Ripah Loh Jinawi. Amiiin…

  5. Sangat brillian memang mas Joko ini. Memang betul, pejabat adalah pelayan rakyat. Bukan sebaliknya, minta dilayani dan memeras keringat rakyat dengan berbagai pungutan yang tiada berdasar.

  6. yap .betul inti pelantikan bukan tempat mewah. inti nya adalah kinerja wali kotanya.
    saya tinggal di jakarta timur masih banyak daerah lokasi yg berantakan ,katanya mereka sudah bayar bulanan.coba di tinjau.tq

  7. Bp jokohok,,Ri1 Ri2 di 2019,,kami di branda depan nkri menunggumu pak,,,
    kami di parbatasan butuh pengayom pemimpin sepertimu pak,,agar kami punya jalan layak,,punya listrik,,punya sinyal komunikasi di kampung2,,,
    sehat selalu pak,,,kami menunggumu.!!!!!!!!

  8. Seandainya AHOK tidak di terima di JKT ,transfer aja ke kalimantan, penduduk kalimantan merindukan kepemimpinan seperti Bpk AHOK. sebagai pemuda kalimantan sampai saat ini belum ketemu figur sprti beliau, jangan kalian sia siakan pemimpin jujur transfaran dan profesional seperti ahok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here