Ahok.Org – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi memanggil para Perangkat Kerja Satuan Daerah (SKPD) di lingkungan DKI untuk melakukan rapat koordinasi penanganan banjir dan genangan air yang terjadi akibat dampak hujan deras beberapa hari belakangan ini.
“Ya, setelah ini (upacara peringatan hari pahlawan) rapat. Kemarin kan sudah mulai hujan, pasti ada evaluasi, di mana tempat-tempat yang tergenang yang bisa diselesaikan dengan cepat. Ini kita bahas,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi ini di lapangan bekas IRTI Monas, Jakarta, Senin, (11/11/2013).
Menurut Jokowi, pihaknya akan menerapkan skala prioritas dalam mengatasi banjir dan genangan. Pihaknya akan mengukur lokasi banjir dan genangan mana yang dapat diselesaikan lebih dulu. “Kita lihat dulu mana-mana saja titiknya, kalau memang itu harus diselesaikan, perlu proses, ya kita katakan perlu proses ya kita katakan perlu proses,” tegas Jokowi.
Setelah melakukan rapat dan telah menentukan mana saja lokasi yang dapat ditangani secara cepat serta mana yang membutuhkan proses, Jokowi akan turun ke lapangan memantau beberapa titik lokasi genangan dan banjir.
“Yang sumur resapan ini juga mau kita lihat lapangannya selesai rapat, dan yang banjir, genangan, karena titiknya dari dulu kelihatan,” kata Jokowi. [Liputan6.com]
Jokowi Geleng Kepala Lihat Kabel Malang-melintang Halangi Air ke Selokan




Ass wr wb / Selamat sore Bpk Gubernur DKI
dengan segala hormat mohon maaf sebelumnya kepada pak Jokowi saya yana, saya ingin cerita bahwa sungai /kali dekat lingkungan kami tinggal kalau musim penghujan sering banjir sebenarnya kalau dilihat arus sungai masih cukup deras pak apakah ada rencana akan dikeruk pak, Pak jokowi tolong dilirik kali kami di jln. jatipadang Pasar minggu tepatnya RW02 RT12 kel.jatipadang kec. pasar minggu. terimakasih wassalam.
Usul Pak Jokowi, sepertinya SKPD DKI harus diupgrade/ditrain/dihipnotis agar lebih proaktif & bertindak cepat dan tidak harus selalu menunggu instruksi,evaluasi dari Pak Jokowi..
Pak, kenapa konsentrasi pembangunan sumur resapan banyak di Utara dan Barat belahan utara, juga di Jakarta pusat, sepertinya keliru, sumur resapan justru harus banyak diselatan,jika berharap dapat banyak air untuk air tanah jakarta, jika konsentrasi awal banyak di jakarta belahan utara, hasil resapannya lari kelaut Pak…
berdayakan Lurah dan Camat untuk memantau genangan dan banjir didaerahnya masing-masih, mereka yg paling dekat ! pak Walkot jadi supervisi nya sebelum, SKPD muncul…?! Ga usah dikit-dikit pak Gubernur, mereka kan harus tanggap juga !
semua elemen harus diberdayakan, mulai dari lurah, camat, kepala dinas PU dan kebersihan, dan lain lain. termasuk TNI dan polri juga. sekolah juga perlu diajak kerja bakti bersihkan lokasi sekitarnya. PDIP juga harusnya mulai kerja bakti agar jokowi bisa jadi presiden karena berhasil mengurangi banjir jakarta