Meneruskan Sikap “BTP” (Berharap Dari yang Muda)

25
311

Ahok.Org – Beberapa kali Basuki T. Purnama melakukan kampanye, mulai dari calon anggota DPRD di tahun 2004 hingga pilkada DKI Jakarta tahun 2012 lalu, setiap melakukan kegiatan ‘promosi’ ini pria yang akrab disapa Ahok ini selalu melakukan dengan caranya sendiri.

Mendatangi rumah penduduk, berinteraksi dengan warga seraya menyebar kartu nama yang berisi nomor telp ponsel pribadinya merupakan cara yang dilakukannya. Alasan mantan Anggota DPR RI ini memasukkan nomor telp pribadinya adalah agar warga bisa berinterkasi dengan dirinya.

Cara inilah yang selalu disampaikan kepada para caleg muda yang ingin memulai debutnya dikancah perpolitikan, begitu juga dengan dua caleg muda dari Partai Gerindra, Yudha Permana (Calon Anggota DPRD DKI Jakarta, Dapil Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah, Grogol Petamburan dan Taman Sari) dan Michael Victor Sianipar (Calon Anggota DPR DKI Jakarta, Dapil Jakarta Pusat).

Kepada kedua caleg muda yang juga merupakan staf pribadinya ini, Ahok selalu mengingatkan untuk berkampanye dengan cara sehat, mendatangi langsung warga guna berinteraksi menyampaikan program kerjanya. Bagi BTP, Yudha dan Mike diharapkan bisa meraih kesempatan masuk parlemen karena dukungan dan harapan dari warga. Selain itu Ahok ingin melihat apakah keduanya jika berkesempatan duduk di parlemen bisa berkerja secara Bersih, Transrapan dan tentunya Profesional.

“Saya sih tidak ragu (akan kemampuan dan komitmen Michael dan Yudha). Saya cuma meragukan di DKI bisa tidak menerima keduanya kalau dia tidak kasih uang, tidak ada sembako, tidak ada baksos. Hanya kartu nama. Itu yang saya lakukan pada karier politik saya. Saya harap, mereka bisa diberi kesempatan warga dengan cara yang sama,” kata Ahok. [Sak]

video Mike:

Sumber video: Beritasatu Tv

Video Yudha:

25 COMMENTS

  1. Kalau mereka berdua udah pindah dri gerindra…baru dah ane pilih….klu kgk mah maap aja dah…

    Ini masalah prinsip!
    ambisi Prabowo yg begitu over telah membuat 2 kader ini berharga ini menjadi kehilangan makna…

    • Mereka juga ga minta dipilih sama ente bung, emangnya ente sepenting apa, seambisius mana sama capres partai sebelah yg pura pura lugu tapi kemaruk

      • Jawaban ente menunjukkan ente IQnye dibawah standard…
        emang menurut ente yg ane sebut ambisius itu siape?
        capres sebelah yg lugu dsan kemaruk itu siapa? sebutin aja lsg kgk usah pake di sensor2 segala…hare gene masih aja pake gaya orba…nih aen kasih pepatah…

        “Kalau ketutu janganlah dihirup sendiri, tapi biarkan orang lain menghirupnya”
        by asep hawari

        • Dari jawaban anda yang enta, ente, IQ, oon, kelihatan kualitas anda seperti apa.
          Melek apa maksud anda? Pak ahok kan juga kader Gerindra? Apa pak ahok kurang tegas menentukan pilihan?

          Lucu sekali anda ini.

  2. Jangan melihat orang dari “PARTAI” prinsip apa yang ente pake???? gak jelas….

    Pemimpin kita terdahulu aja menyarankan ” lihat apa yang dikeluarkan dari “mulutnya” (perkataan) jangan lihat dari … bla bla bla elu tahu sendiri…. hahahaha #tawa pakde jokowi; hidup JAKARTA BARU apalagi kalo dipimpin oleh yang jelas… merubah karakter bangsa Indonesia itu lebih hebat… tau ente * Katakan salah (melanggar) walupun pahit*

    Tegakan PERDA

  3. sdhlah utk pileg 9 april nanti bebas2 aja mo pilih siapa yg mnurut ente baik dr partai manapun, yg ptg nanti saat pilpres pastinya gk ada yg sebaik pakde Jokowi ya toh hehe

  4. ambil contoh tokoh Bung Anies Baswedan..beliau ada di partai nomor 7 ..apa iya warga lupa ingatan bhw partai tsb yg skg sdg “terpuruk kepercayaan”.. kita lihat sj Anies apa iya nanti bs naik ranking.
    tentang gerindra.. terus terang blm apa-apa sy sdh di minta utk iuran 150jt tahun lalu dalam masih tahapan DPD saat undangan di pasar minggu.

    • jgn patah arang jk ingin membangun bangsa ini, terus berkarya bro, dgn sendirinya anda akan lebih dikenal, rakyat banyak mengenal anda, berbondong2 partai akan meminang anda. Kalo pengusaha, tiba2 mau masuk partai…ya jelas lah ada iuran nya, kan bukan gabung dgn yayasan panti asuhan juga….bisa juga itu kebijakan sepihak, oleh org yg mau memanfaatkan situasi.

  5. Usulan :
    Untuk DPRD-1 boleh pilih Gerindra atw PDIP karena Gubernurnya nanti BTP, pasti di back up juga BTP sama PDIP. PDIP aja juga dah restuin BTP sbg gubernur gantiin Jokowi. Untuk DPR pilih PDIP krn presiden bakalan Jokowi, jadi mutlak PDIP hrs dominan kl ga mau program2 Jokowi diganjel terus sm lawan-2nya di DPR….. gitu aja.

  6. Menurut ane.. apapun partainya, yang penting kader itu sendiri, jangan SARA, suku agama ras antar golongan(partai).
    Di Indonesia partai sebagai kendaraan politik untuk diri ketuanya.. Sepertinya Presiden Indonesia adalah Ketua dari partainya.. hanya tahun ini, PDIP yg pertama kali mencalonkan kader partainya sebagai presiden

    • Betul mudah2an tradisi spt ini berjalan terus di masa mendatang, selama calon yg diluar partai jauh lbh baik dan dikehendaki rakyat byk. Dulu sy pernh berharap kpd PKS akan spt itu, tp nyatanya sulit. Tradisi PKS skrg ini hy jika kadernya ada yg mjd pejabat publik maka harus keluar dari kepengurusan partai… sulit ternyata

  7. Dulu saya pingin bgt masuk politik karena pingin berantas orang2 korup dan orang2 kaya yang ngak jelas kaya na, di jakarta ini yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.. Tapi mw masuk jadi PNS aja setengah mati karena saya etnis tiong hua dan bukan agama islam.. Tapi ada satu figur si ko ahok ini yang bener2 sevisi dan semisi dengan saya.. Terima kasih ko ahok… Karena banyak orang2 pintar di Indonesia yang akhirnya kerja untuk negara lain, karena mereka tidak seberani dan setegas ahok.. Mereka orang pintar pun termasuk jujur, tapi orang jujur di Indonesia malah di sepak2…

    Tapi si ko ahok ini hebat juga yah, saya yakin dia tuh bisa tw apa yang di pikirkan anak buah nya… Kalo lg rapat, anak buah bicara banyak pasti dia benar dan kalo diem2 ato takut bicara pasti ada salah itu.. Hahahaha..

    Hajar ko ahok para orang2 kaya yang ngak bayar pajak atau ada main dalam membayar pajak.. Contoh singapur dengan membayar pajak.

    Semua video yang di upload selelu rajin saya tonton kalo pak ahok lg rapat dan pidato, dll..

    Terima kasih ko ahok telah menjadi figur yang sejalan dengan saya..

    NB: website na bgs pak.. Kebetulan saya orang IT.. Website sederhana dan rapih..

  8. 4 cawapres yang cocok buat pak Jokowi
    #1) Tri Risma Harini
    #2) Abraham Samad
    #3) Basuki Tjahaya Purnama
    #4) Rieke Dyah Pitaloka

    Kami rakyat Indonesia mendukungmu jadi cawapres pak Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here