Ahok: Saya Mau Bantu Buruh, Tapi Buruh..

4
127

Ahok.Org – Ratusan buruh sejak pagi hingga sore ini melakukan aksi unjuk rasa di Balaikota menuntut kenaikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 3,7 juta. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menilai tuntutan tersebut tidak masuk akal.

Ahok menyatakan tak akan memenuhi tuntutan tersebut karena sangat tinggi. Apalagi, pemilik perusahaan bisa menarik investasinya bila upah buruh kembali dinaikkan dengan jumlah tinggi.

“Kita nggak mungkin bisa penuhi. Karena KHL nggak begitu. Kalau kamu cuma mau lakukan egoisme gitu ya bangkrut dong. Coba kamu survei saja sama buruh-buruh yang sungguh-sungguh mau kerja, mereka pilih berhenti dan pabriknya tutup atau menuntut segitu?” ujar Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Ahok meragukan, aksi ratusan buruh yang rutin dilakukan selama beberapa pekan ini di depan halaman kantornya murni mewakili aspirasi buruh lain di Jakarta.

“Kadang kan itu aktivis-aktivis saja yang teriak- teriak seperti itu kan. Buruh asli gimana? Yang penting bagi kita pemerintah, gaji ini keseimbangan bersama, nggak bisa egois satu sektor,” tegas Ahok.

Dia menegaskan, selalu mendukung dan membela buruh. Hal ini bisa bisa dibuktikan dari melonjaknya jumlah UMP yang hampir 2 kali lipat saat baru beberapa bulan memimpin Jakarta. Karena itu dia heran dengan tuntutan para aktivis Buruh yang selalu berdemo dan terus meminta kenaikan upah.

“Jadi mesti jelas. Kita mau membantu buruh, tapi buruh yang mana? Yang aktivis politik? Mesti jelas,” kata dia.

Ahok menuturkan, bukan berarti tidak menyetujui kenaikan KHL bagi pekerja di DKI Jakarta, namun kenaikan tersebut harus logis dan mempertimbangkan kepentingan pihak pengusaha. Jangan sampai karena kenaikan upah yang terus melonjak drastis mengakibatkan para pengusahan terpaksa gulung tikar dan memindahkan investasinya dari Jakarta ke daerah lain.

“Yang penting ada jaminan pendidikan dan kesehatan bagi orang yang tidak mampu, siapin perumahan. Bukan nuntut segitu. Lihat yang demo-demo, bisa beli HP dan motor yang bagus-baguskan. Nah dia sih enak, tapi kalau pabrik yang ditutup gimana? Coba tanya yang ditutup,” tegas Ahok.

Ia pun menilai, berdasarkan survei soal KHL yang ada di Jakarta, besaran upah buruh yang sesuai dan layak di Jakarta berkisar Rp 2,4 hingga 2,7 juta per bulan.‎

“Kalau survei KHL-nya Rp 2,4 sampai Rp 2,5 juta, ya naik 10 persen misalnya pikirkan inflasi bakal terjadi, ya paling jatuhnya Rp 2,7 juta. Dari mana dia dapat Rp 3,7 juta?” ucap Ahok. ‎

Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di DKI tahun 2013 senilai Rp 2,2 juta. Berdasarkan itu, Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2014 pun sebesar Rp 2,4 juta. Apabila dinaikkan 30%, maka UMP DKI untuk 2015 diperkirakan menjadi Rp 3.120.000. [Liputan6.com]

4 COMMENTS

  1. Sebenernya tu mereka gak ngerti, kalo mereka nuntut gaji besar, dan perusahaan gak bisa memenuhinya karena keterbatasan pendapatan perusahaan akibatnya kan perusahaan harus memecat beberapa buruh untuk mengurangi beban biaya, atau paling buruk perusahaan bangkrut dan pergi dari jakarta. Nah akibatnya apa???? Malah semua pegawainya di PHK dan gak punya pekerjaan kan!!!! Ini yang dipikirin ama pak ahok bro……pak ahok udah jauh mikirin biar nasib buruh bisa hidup dan kerja terus menerus!! Perusahaan hidup, maka buruh juga hidup! Emangnya kalian mau dapet gaji dua bulan 4 juta abis itu di PHK atau perusahaan bangkrut dan gak bayar gaji kalian lagi???? Pikirkan itu baik baik bro…..Kalo anda seorang oknum aktivis, brarti anda dengan sengaja membuat jebakan agar buruh nasibnya lebih memprihatinkan dengan risiko kehilangan pekerjaan!!

    • Cuekin aja yg demo pengurusnya yg hidupnya pake iuran buruh,kan sudah terbentuk sistim penghitungannya terutama KHL, ya kalau kalah argumentasinya ya…ngaku dong dan mesti nurut, untung aja Pak Ahok mau ngurus, kalau dicuekin gimana, mikirr??

  2. gini aja,..di data aja siapa yg minta naik dan dari perusahaan apa,..kmudian kasih mreka kesempatan utk diskusi deh antar buruh di 1 perusahaan, siapa yg gajinya mau dinaikkan dan siapa yg mau siap di PHK,..jadi misal yg mau naik gaji 50 org kan,,.brarti harus ada 50 orang buruh yg lain harus di PHK, karna perusahaan udah nga sanggup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here