KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BERITA, NEWS, Tentang Ahok, TENTANG JAKARTA » Visi, Misi, & Program Kerja Ahok-Djarot

Ahok – Visi, Misi serta Program Kerja bagi pasangan Basuki T. Purnama dan Djarot Saiful Hidayat adalah melanjutkan visi, misi dan program kerja yang sebelumnya telah ditetapkan dan dilaksanakan pada periode kepemimpinan 2012-2017.

VISI:

JAKARTA sebagai etalase kota Indonesia yang modern, tertata rapi, manusiawi, dan fokus pada pembangunan manusia seutuhnya  dengan kepemimpinan yang bersih , transparan, dan profesional.

MISI:

  1. Mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), terbuka, dan melayani warga.
  2. Menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar warga, yaitu jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, hunian yang layak, bahan pangan yang terjangkau, transportasi publik yang ekonomis, dan lapangan pekerjaan serta usaha agar seluruh warga berkesempatan memperoleh kehidupan yang lebih baik sehingga Indeks Kebahagiaan kota Jakarta menjadi salah satu yang tertinggi di antara kota-kota di dunia.
  3. Menciptakan sumber daya manusia yang tangguh lahir dan batin, kompeten, dan berdaya saing global dengan Indeks Pembangunan Manusia yang setara dengan kota-kota maju di dunia.
  4. Menata kota sesuai perubahan zaman untuk mendukung kemajuan ekonomi, keberlangsungan lingkungan, dan kehidupan sosial budaya warga.
  5. Membangun kehidupan kota yang berbasis teknologi dan berinfrastruktur kelas dunia dengan warga yang berketuhanan, berbudaya, bergotong royong, berwawasan, toleran, partisipatif, dan inovatif.

Untuk Visi, Misi dan Program Kerja selengkapnya klik disini

 

 

  • Share/Bookmark

6 Responses to “Visi, Misi, & Program Kerja Ahok-Djarot”

  1. Mantap! Maju terus! Ternyata ini salah satu alasan pak Ahok berani gak pasang spanduk di pilkada.. Hehehe

    Reply
  2. PakGub mengapa TemanAhok tidak masuk dalam tim pemenangan? Bagaimana dengan Amalia yang tadinya menjadi sekretaris tim? apa ini siasat pdip? PakGub harus bijaksana dan adil menyikapi ini. Tolong untuk tidak melupakan upaya TA adan sejutaktpuntukahok!!

    Reply
    • TA dan sejutaktountukahok itu assett Pak! Ingat!

      Reply
    • 1. Teman Ahok + 1 juta KTP, Nasdem, Hanura, Golkar baru PDIP. Tetap perlu diacknowledge dan disebut Pak Ahok.
      2. Pak Djarot sebaiknya membawakan diri sbg wakil Ahok jangan sbg petugas partai PDIP. Wagub tugasnya membantu termasuk melindungi Gubernur. Toh, semua org tau anda org PDIP tanpa hrs setiap kali diucapkan. Sy suka Jokowi-Ahok krn Jokowi mengerti dan melindungi Ahok sebaliknya Ahok bekerja keras dan setia pada Jokowi. Sy harap anda jg bisa begitu thd Ahok sehingga hopefully Ahok-Djarot menang.

      Reply
  3. Jo lali kulite
    Niku mboten sae
    Ngukur awake dewe
    Nglali liyane
    Ngembang lambe
    Kurang mupangate
    Paribasane

    Reply
  4. Pak Ahok tolong ditambah di program kerja, untuk penataan trotoar bagi pejalan kaki. Agar tidak seperti saat ini trotoar disalah fungsikan menjadi tempat berjualan, parkiran motor dan tidak ada taman disekitarnya. Belum lagi trotoar jadi rusak karena dilalui oleh pengendara motor. Contoh nyata yang butuh perhatian di jalan K.H Mas Mansyur. Saya biasanya jalan kaki dari halte Karet Sudirman ke Menara Batavia. Sudah 6 tahun saya bekerja disana namun tidak pernah nyaman berjalan kaki dikarenakan hal di atas. Terima kasih Pak untuk perhatian dan kebijakannya untuk Jakarta.

    Reply

Leave a Reply