Makan di Warteg,Pak Jokowi Diminta Bayar Seikhlasnya

5
79

Ahok.Org – Seusai salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak langsung melanjutkan kegiatannya. Ia mampir untukmakan siang di salah satu warung Tegal yang terletak di dekat masjid.

Jokowi pun mengambil sendiri menu makanan favoritnya. Terlihat dia mengambil orek tempe teri, tempe goreng, telor dadar, dan sayur terong.

Junah, sang pemilik warteg, mengaku senang wartegnya dikunjungi oleh Jokowi. Menurutnya, kedatangan Jokowi di wartegnya itu sudah untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, Jokowi juga pernah makan di warteg itu saat masih berkampanya.

“Spesial buat Pak Jokowi kan beliau tamu saya. Pak Jokowi sudah dua kali datang. Dulu ngejanjiin buat datang ke sini lagi, eh ternyata enggak bohong,” kata Junah di Warteg Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (23/11/2012).

Menu makanan yang diambil Jokowi pun tak jauh berbeda dengan saat ia pertama kali datang.

“Dulu makan nasi sayur terong tempe gorengnya tiga. Kalau sekarang dapat bonus es kelapa dari suami saya,” kata Junah yang merupakan generasi pertama penerus warteg tersebut.

Junah mengatakan, harga makanan itu sebesar Rp 15 ribu. Namun, karena Jokowi adalah tamu istimewanya, Jumah kemudian membiarkan Jokowi membayar seikhlasnya.

“Saya kangen sama Pak Joko, spesial saya kasih buat Pak Joko paling setahun sekali bisa ketemu. Dulu saya juga bilang seikhlasnya, eh dikasihnya Rp 500 ribu. Itu namanya rejeki, ya mbak,” kata Junah.

Sementara itu, Jokowi pun dengan lahap memakan makan siang nya itu.

“Mbok, saya makan jangan ditonton tho. Ini nanti telornya buat gong terakhir,” kata Jokowi.

Ia pun menolak saat warga memintanya untuk menambah makanannya dengan alasan ia dapat bertambah gemuk.

Kedatangan Jokowi sempat membuat kaget pemilik warung, terlebih Jokowi memilih mengambil nasi dan lauk sendiri. Warga pun kemudian memadati meja Jokowi untuk bersalaman dan berfoto bareng.[kompas]

Berita Terkait:

5 COMMENTS

  1. Salam Sejahtera,
    mohon maaf sebelumnya, mudah-mudahan pak ahok membaca tulisan saya, sekedar ingin mengingatkan saja pak, ternyata masih ada pungutan liar di setiap kelurahan dan kecamatan, untuk mengurus ktp, kk atau yg lainnya, mohon untuk di tindak lanjuti pak ahok, trims

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here