Ahok Gandeng NTT Bangun Peternakan Sapi

7
173

Ahok.Org – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta yang diwakili masing-masing Gubernur, yakni Frans Lebu Raya dan Basuki Tjahaja Purnama melakukan kerja sama di bidang peternakan, khusus sapi. Sementara dengan Jawa Tengah yang diwakili Gubernur Ganjar Pranowo menjalin kerja sama di bidang perikanan.

Penandatangan kerja sama antarprovinsi ini dilaksanakan di aula rumah jabatan Gubernur NTT yang disaksikan Presiden RI Joko Widodo. Ada tiga poin kerja sama antara NTT-Jakarta, yakni pembibitan, penggemukan, dan pengolahan. “Butuh waktu lima tahun untuk menjalIn kerja sama ini,” kata Ahok, usai penandatangan kerja sama di Kupang, Sabtu, 20 Desember 2014.

Tahap awal, menurut dia, Pemprov DKI Jakarta akan berinvestasi khusus pembibitan, sambil mendatangkan sapi dari NTT untuk memenuhi kebutuhan daging nasional yang mencapai 160 ton daging sapi per harinya. “Sapi akan kami datangkan dari NTT,” katanya.

Dia berharap investasi ini hingga pengiriman daging dari NTT. Namun nilai investasi masih dihitung perusahan daerah di Jakarta. “Kami masih menghitung nilai investasinya,” kata Ahok.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan kerja sama dengan Pemprov NTT karena miliki potensi perikanan yang luar biasa. Sistem kerja sama yang dibuat, antara lain pengiriman ikan segar ke Jawa Tengah. “NTT punya potensi perikanan yang bagus,” katanya. [Tempo.co]

7 COMMENTS

  1. Pak usul saja. Harap KPK mengawal setiap dana/program yg akan dikucurkan ke daerah NTT. kebiasaan daerah ini korup. Peternakan di NTT tidak spt di jawa. Petani memelihara sapi dilepas bebas ke hutan/padang. Tidak pakai kandang spt di jawa. Mungkin perlu diperhatikan tentang inseminasi buatan, pelabuhan angkut, rumah pemotongan. Itu pelabuhan di Kupang (BOLOK) tidak mumpuni utk berlabuhnya kapal besar. Satu lagi masalah listrik harus dicari solusi. Daging potong kan harus dibekukan di lemari es.

    • Setuju @graceless….. korupsi ga pandang agama. Bukan Luthfi dkk aja yg korupsi & terekspose media, saya juga katakan yg sebenarnya… pejabat Katolik di NTT juga banyak yg mudarat… jadi bukan salah ajaran agamanya tapi moral oknumnya yg bejat yg ga bisa jalankan ajaran agamnya dengan benar.

  2. Pak kerjasama perkebunan dan buah2an juga bisa dibina dgn provinsi ini. Bila bulan mei sd agustus sedang panen semangka (poteka) dari pulau rote. Hny kendala marketing sehingga semangka (poteka) pulau rote tidak bisa dinikmati warga jakarta. Dulu ada apel dari kota SOE, namun skr sdh punah karena kawin stek dgn apel australia. Hal tsb membuat warga phobia thd bantuan bibit sapi limusin bbrp thn yg lalu. Harap dipertahankan spesies lokal.

  3. Pak sampaikan dgn pak jokowi. Flores NTT sangat besar potensi wisata. Tapi jalan trans flores sangat tidak memadai terutama jalan dari kota ende ke kota maumere. Jalur lintas utara pun sangat jelek. Kalau di bali ada minuman khas arak bali (brem). Di flores daerah bernama AIMERE (dkt maumere) byk pengrajin arak/tuak/sopi/moke. Hny saja tdk ada regulasi dan marketing. Kalau bisa dikemas seperti SAKE (jepang) bisa menjadi potensi yg baik…

  4. …aku ini si gembala sapi…
    …oioiuiouiaaaieeeee…..
    yo goleki 2x
    yo sapi lan pedete
    mlayune mrana-mrene
    wah kesel jare
    ning tuambah senenge
    kancaku sak en te te
    huwaaakeeehhheeeee
    he3x

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here