"Mercedes Benz Kena Angin Oleng, Diketawain Oranglah"

13
746

Ahok.Org – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku terpaksa mengikuti aturan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 tentang kendaraan, Bab II Pasal 5 tentang jenis dan fungsi kendaraan yang menyebutkan bahwa bus tingkat paling sedikit memiliki jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) paling sedikit adalah 21.000 kilogram sampai 24.000 kilogram. Hal ini demi meloloskan lima unit bus tingkat sumbangan Tahir Foundation. Lima bus itu hanya memiliki berat 18.000 kilogram. 

“Jadi, terpaksa Mercedes Benz, kami suruh ubah, sesuai dengan (aturan) yang mereka (Kemenhub) mau, sasis (kerangka bawah) harus lebih berat. Terlambat lagi semua (pengadaan bus),” kata Basuki di Balai Kota, Senin (2/2/2015) pagi.

Menurut Basuki, aturan itu tak masuk akal. Sebab, di dalam aturan itu, juga diatur berat bus gandeng tidak boleh lebih dari 31 ton. Sementara itu, bus transjakarta gandeng yang beroperasional di Jakarta selama ini beratnya lebih dari 31 ton.

Basuki mengaku bingung kenapa bus transjakarta pabrikan Tiongkok bisa diloloskan Kemenhub. Sementara itu, giliran Pemprov DKI memiliki bus tingkat merek terkenal, Mercedes Benz, asal Jerman, justru Kemenhub tidak meloloskannya.

“Alasannya tidak masuk (akal), itu yang saya bingung, kecuali kalau kamu bilang, busnya tidak seimbang dan bisa oleng kena angin. Kalau Mercedes Benz kena angin oleng dan kebawa angin, pasti Mercedes diketawain oranglah, itu saja yang saya protes,” kata Basuki.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mencurigai adanya permainan oknum atau mafia pejabat agar DKI membeli bus impor. Sementara itu, di sisi lain, ia mengaku telah dimarahi warga Jakarta akibat bus transjakarta maupun bus tingkat yang tidak kunjung bertambah jumlahnya dari tahun sebelumnya. Padahal, lanjut dia, penerimaan hibah bus selalu terhambat.

Sebelumnya, hibah bus transjakarta dari Telkomsel, Roda Mas, dan Ti-Phone juga terhambat pengoperasiannya, dengan alasan pajak iklan dan bus yang bahan bakarnya bukan gas, melainkan solar.

“Sekarang bus tingkat dihambat begini lagi. Saya bukan suudzon (buruk sangka). Saya merasa heran, ada orang mau kasih barang, Mercedes Benz tidak terima. DKI tender busnya merek-merek yang orang-orang tidak tahu, kayak Weichai, diterima. Saya dicaci maki orang enggak bisa tambah bus, jadi ya sudahlah,” kata Basuki pasrah. [Kompas.com]

Curiga Ada Mafia, Ini Analisa Ahok Soal Kejanggalan PP Kendaraan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) curiga ada mafia yang bermain terkait Peraturan Pemerintah (PP) No 5 Tahun 2015 tentang Kendaraan. Ia pun mengungkap beberapa kejanggalannya.

PP No 5 Tahun 2015 Pasal 5 ayat 3 tentang jenis dan fungsi kendaraan disebutkan, bus tingkat memiliki jumlah berat diperbolehkan beroperasi paling sedikit 21.000 kilogram sampai 24.000 kilogram.

Ahok berpendapat, penegakan aturan dalam PP itu tidak jelas. Sebab bus TransJakarta menurutnya juga menyalahi aturan. Namun lucunya tetap bisa beroperasi di Jakarta. Sementara bus tingkat Mercedes-Benz hibah dari Tahir Foundation yang memiliki berat 18.000 kilogram tidak diperbolehkan mengaspal.

“TransJakarta yang articulatet juga ngelanggar PP loh. Karena gak boleh lebih dari 30 ton padahal itu lebih loh. Makanya lucu kan? Mana bisa orang memenuhi articulatet seperti itu sementara yang lebih ringan nggak boleh. Logika kamu gimana?” ucap Ahok saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (2/2/2015).

“Bus tingkat ini (hibah dari Tahir-red) lebih ringan, 18 ton, kok nggak boleh? Alasannya nggak masuk. Itu yang saya bingung. Kecuali kamu bilang kalo nggak seimbang dia bisa oleng kena angin. Kalo kena angin oleng, dibawa terbang angin, Mercedes diketawain orang dong. Kalo diisi orang kan jadi berat. Itu aja yang saya protes,” sambung Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga mengungkap kejanggalan lainnya. Ia menyindir bus Weichai asal Tiongkok malah bisa mendapatkan izin beroperasi daripada bus Mercedes.

“Saya bukan suudzon, saya merasa heran. Orang mau kasih barang. Yang kita tender merek nggak tau di Indonesia, Weichai diterima. Mercedes Benz dari kecil orang tau, masa mau bikin bus main-main sih?” Imbuh suami Veronica Tan ini.

Ditambahkan Ahok, PP No 5 Tahun 2015 ini berdampak pada pembelian bus DKI Jakarta. Ia pun mengaku terpaksa menyuruh pihak Mercedes-Bens mengubah spesifikasi bus sesuai aturan yang ada.

“Terpaksa Mercy suruh kita ubah, sesuai dengan yang dia mau. Lebih berat. Terlambat lagi semua. Makanya saya curiga ini ada permainan mafia supaya kita import. Saya kan dicaci maki orang nggak bisa tambah bus, di satu pihak mau beli bus lokal digituin. Jadi ya udah lah,” ujar Ahok.

Pemprov DKI pada 10 Desember 2014 lalu menerima lima bus tingkat Mercy sumbangan Tahir Foundation. Bus itu harusnya beroperasi di Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat. Namun hingga kini bus belum bisa beroperasi karena belum mendapatkan izin. Akhirnya Pemprov hanya bisa melayani warga yang ingin naik bus tinggal dengan bus City Tour Jakarta yang jumlahnya hanya lima unit.

Bus Weichai didatangkan oleh Dinas Perhubungan untuk bus TransJ dan Dinas Pariwisata untuk bus City Tour. Ahok telah menyatakan kekecewaan kepada aparatnya yang mendatangkan bus berkualitas rendah. Eks Kadishub Udar Pristono saat ini menjadi tersangka dugaan mark up pengadaan bus TransJ dari China. [Detikcom]

13 COMMENTS

  1. ADUH PAK AHOK DARI DULU NEGARA INI KOROPTORNYA BANYAK PAK, MASA BAPAK BARU TAU, UDAH BASI PAK, HAMPIR SEMUA APARAT PEMERINTAHAN ITU ISINYA KOROPTOR SEMUA, MAKANNYA BILANG KE PAK JOKOWI KOROPTOR DI HUKUM GANTUNG AJA DI MONAS, BIAR MONAS JADI MONUMEN PARA KOROPTOR, BARU NEGARA BISA BETUL, KALO KAGA PERCUMA PAK

    • YANG HEBATNYA, KORUPTOR KORUPTOR YANG JELAS JELAS KAYA GINI, MALAH NGAK PERNAH DI DEMO ATAU DIKOMPLEN, MANA NICH JAGOAN JAGOAN KAYA FPI ATAU ORMAS ORMAS YANG LAIN ATAU KAYA PARA PENGAMAT ATAU PARA ANGGOTA DPR KITA YANG SANGAT TERHORMAT ITU KOK DIAM AJE, APA URUSAN KORUPSI BUKAN MASALAH GEDE KALI YA (ATAU EMANG PADA IKUT IKUTAN KORUPSI JADI MALU UTK DI DEMO NYA), TAPI KALAU GILIRAN PERATURAN ATAU SISTEM YANG DIBUAT PAK AHOK, WAHH…. ABIS DECH JADI OMONGAN SEMUA ORANG, MULAI DARI KOMPLENAN SAMPAI DEMO ABIS ABISAN….. MEMANG DASAR KALAU MENTALNYA MASIH KAYA GINI, KAPAN KITA BISA MAJU….. OEI… SEMUANYA PADA SADAR AND INSAF LA…

  2. KEMENTRIAN PERHUBUNGAN BUTUH UANG PELICIN PAK BARU BOLEH LEWAT, ENDA DI KASIH DUIT GIMANA MAU LEWAT PAK, UDAH BASI PAK, URUS SURAT TANAH, URUS KTP AJA PAKE DUIT SEMUA KALO KAGA DI PUTER PUTER SAMPE MABOK, NEGARA INDONESIA MERUPAKAN SARANG PARA KOROPTOR, KARENA HUKUM LEMAH UNTUK PARA KOROPTOR, KOROPTOR ITU HARUSNYA DI HUKUM MATI, KARENA MENYENGSARAKAN RAKYAT BANYAK, BANYAK YG CACAT HUKUM DI INDONESIA TERLALU GAMPANG DI PEMERMAINKAN OLEH APARAT APARAT, BANYAK SELA SELA HUKUM

  3. APARAT HUKUM NYA AJA KAGA BENER( POLISI DAN MA AJA BANYAK YG KOROPSI ) YG DIBUAT UNTUK MENEGAKKAN HUKUM AJA KOROPSI, GIMANA MAU BERSIHIN KOROPTOR WKKAKAKAKAK, MIMPI AJA KALI:
    1. POLISI AJA NAIK PANGKAT MESTI SETOR KE ATASAN ITU UDAH HAL LUMRAH (KKN)
    2. MAU JABAT HAKIM ATAU JABATAN PENTING ITU JUGA SOGOK SOGOKAN DIMANA YG KUAT DIA YG DAPET UDAH BASI
    KALO MAU DI BUKTIKAN YAH SUSAH DAN HANYA MENGHABISKAN WAKTU KARENA PARA PENEGAK HUKUMNYA SAJA TIDAK BERES, HUKUM MANA YG MAU DI TEGAKKAN WKAKAKAK.

  4. HUKUM ITU DI BUAT UNTUK YG BERDUIT DAN YG BERJABATAN, HUKUM ITU DIBUAT HANYA MEMPERMANIS SUPAYA SUATU NEGARA TERLIHAT MEMILIKI HUKUM, PADAHAL HUKUM ITU HANYA PERMAINAN UANG DAN KEKUASAAN.
    SEPERTI YG DI KATAKAN PAK AHOK ORG BIASA TIDAK AKAN MENANG LAWAN ORG KAYA, ORANG KAYA TIDAK AKAN MENANG MELAWAN PEJABAT, DARI SITU SUDAH TERLIHAT HUKUM HANYA BERPIHAK BAGI ORG ORG YG MEMILIKI UANG DAN JABATAN, SAYA SIH MENDOAKAN PAK AHOK TAPI SAYA RASA AKAN SUSAH UNTUK BERIKUTNYA, KARENA PARA PEJABAT YG KOROPSI PASTI MENGGANGAP PAK AHOK MERUPAKAN BATU SANDUNGAN YG HARUS DI SINGKIRKAN

  5. Petinggi (pemerintah) bangsa ini tidak mengerti bahwa teknologi Tiongkok tidak lebih maju dari teknologi Eropa atau Barat.Buktinya masyarakat kita mengirim anak-anak ke LN belajar teknologi ke negara Barat bukan ke Tiongkok atau negara Timur apalagi Arab atau Afrika, karena kita tahu negara Barat seperti Jerman, Swiss,Inggris dsb punya teknologi transportasi jauh lebih maju dari negara Timur (Jepang/Korea teknologi maju-pun belajar dari Barat).

    Jika pemerintah tidak tahu hal tsb diatas maka bodoh benar pemerintah kita! Masak bilang bus weicai lebih baik dari mercy!

    Celakalah jika pemerintah bekerjasama dgn mafia demi keuntungan egois sendiri tanpa memperhatikan kepentingan bersama jangka panjang dalam hal efisiensi dan efektivitas transportasi massal mengakibatkan pemborosan uang rakyat yg berjerih lelah!

  6. Teruskan perjuangan pak Ahok, Indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang berani seperti anda, semua bidang sudah hancur lebur oleh mafia yang sangat rakus uang. Andai saja negeri ini dipimpin orang2 seperti anda,tidak mungkin negara kita tertinggal oleh Singapore,Malaysia dll.
    GBU pak Ahok

  7. Gedubrak…bus untuk lucu-lucuan aja, mau ASEAN Economic Community, lha nanti ….Indonesia katon buntute….alias bontot. Jadi kangen tulisan Umar kayam, nih.

    Jakarta wajah Indonesia!!!

  8. RSW oi goblok ribut juga percuma, elu bakal mati, itu yg ribut enda ada hasilnya, gue tanya dari dulu ribut nih negara beres kaga???????? tetep aja percuma udah mentalnya koropsi, elu pikir kita mau maju jadi dprd atau dpr elu pikir gampang, duit semua itu, jadi kepala desa aja pake duit, kita gomong kenyataan aja, pak ahok itu tembus kebetulan dia beruntung, kamu enda tau politik brigas, negara indonesia itu sebenernya tidak cocok sistem demokrasi, karena masyarakatnya masih melihat proritas uang, jadi pejabat itu butuh uang, semua kalangan pejabat itu 80% sampai 90% kemungkinan kotor semua, sitem negara indonesia itu sudah kacau dari awal nya, jokowi itu org baik tapi banyak yg desak dia berpolitik itu sadis bos, kita kalo ribut ribut doang juga percuma, lebih baik kita usaha dengan baik:km tau negara indonesia kenapa susah di atur:
    1.rakyatjumlahnya terlalu banyak
    2.aparat hukumnya memble (badan hukumnya koropsi)
    3.rakyatnya indonesia terlalu suka uang, gampang di adu domba melalui suku, agama dan ras.
    mau negara indonesia maju ada caranya prombakan sistem secara keseluruhan dan masukan sistem komunis untuk pengendalian ketaatan aturan, karena sistem demokrasi terlalu banyak yg berbicara dan terlalu banyak keingginan, tapi dengan syarat pemimpin nya harus benar benar jujur dan mau buat negara maju, tanpa ada partai politik, karena selama ada partai politik seorang presiden tidak akan bisa bergerak bebas 100% itu sudah pasti, partai politik di indonesia itu sebagai ajang adu kuat uang dan kekuasaan, bukan untuk kemajuan bangsa, mau bukti gampang coba suruh jokowi ambil semua dan org sipil yg jujur dan mempunyai hati untuk bangsa, tidak ada org partai.
    sistem demokrasi itu banyak kelemahan, dan sebenernya tidak di jalankan seutuhnya, demokasi itu ada hubungannya dengan kebineka tunggalika, negara indonesia tidak menjalankan seutuhnya

  9. 1.kenapa saya bilang dprd dan dpr bahkan mpr itu tidak membela rakyat dan menjaga uang rakyat, gampang jawabanny: apakah pernah ada laporan pertanggung jawaban keuangan negara yg di buka secara public, sebnernya itu hak kita masyarakat karena itu uang rakyat bukan uang mereka para anggota dewan.
    2.anggota parlemen negara tidak akan berani melaporkan seluruh harta kekayaannya, kalo diselidiki pasti banyak tidak beres
    3.adanya kekuatan asing yg mengendalikan indonesia demi kepentingan negara mereka
    pak ahok ini sementara masih ada kekuatan nanti kalo sudah tidak di perlukan nanti juga di lindas ama yg mempunyai kekuasaan, negara indonesia ini ada hanya beberapa org pengendali

  10. Pak Ahok telepon aja Pak Jonan tanya, saya kira pak Jonan akan memberikan penjelasan yang masuk akal kalo emang Peraturan Departemen Perhubungan menghambat dan tidak masuk akal ya minta segera direvisi karena itu domainnya pak jonan.

  11. Pak Ahok, di dunia bisnis masalah kunci spesifikasi barang adalah salah satu strategi marketing agar setiap ada permintaan pasti akan merujuk ke produk dia yg punya spesifikasi berbeda dengan pesaingnya. Sehingga timbul lah spesifikasi spt itu. Cara termudah, pasang tambahan besi plat di bagian bawah bis saat di timbang, dan dilepas saat sudah lulus uji. Lalu besi tsb di pindahkan ke bis sejenis yg akan di timbang, dst. Demikian saran saya utk jangka pendek. Jangka panjang, minta bos Jonan ubah. Gbu

Leave a Reply to budiyanto Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here