Ingin Ada Bioskop di Pasar, Begini Cara Ahok Tutup Modal

0
96

Ahok – Calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana membangun bioskop rakyat di tiap pasar yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar Jaya.

Adapun bioskop rakyat dipergunakan untuk memutar film-film Indonesia yang sudah turun layar dari bioskop komersil.

“Bioskop rakyat yang kelola PD Pasar Jaya. Karena kalau (nonton film di) 21 itu terlalu mahal biayanya,” kata Ahok, di XXI Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017).

Ahok mengatakan, harga tiket yang akan diterapkan di bioskop rakyat berkisar Rp 5-10 ribu. Ahok meyakini, tidak ada pengusaha yang bersedia membangun bioskop rakyat ini. Pasalnya, biaya tiket tak menutup modal pembangunan bioskop.

“Tapi kalau (bioskop rakyat) dibangun PD Pasar Jaya kan beda. Kami bisa ambil untung dari iklan, untuk menutup modal,” kata Ahok.

Selain itu, kata dia, PD Pasar Jaya nantinya dapat bekerjasama dengan production house pembuat film. Seperti contohnya Multivision Plus, Starvision, dan lain-lain. Nantinya film yang akan ditayangkan merupakan film garapan production house tersebut.

“Kami juga mau kerja sama dengan perusahaan film nasional dan mau bikin komplek perfilman. Jadi semua orang asing mau dateng, bisa sewa semua, dan saya yakin potensi (perfilman) nasional baik,” kata Ahok.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arif Nasrudin mengatakan, Ahok meminta pihaknya mengelola ruang kosong di pasar untuk dijadikan bioskop rakyat. Pengelolaan ini juga akan mengikusertakan pihak ketiga.

Hal ini dilakukan agar PD Pasar Jaya tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah. Bioskop rakyat ini, kata Arif, hanya akan menayangkan film-film Indonesia.

“Kami enggak akan putar film Hollywood dan Bollywood. Hanya film Indonesia dan ini bisa mengembangkan perfilman kita juga, memberikan manfaat untuk pedagang pasar,” ujar Arif. (Baca: Ahok Ingin Bangun Bioskop di Pasar Tradisional)

Rencananya, dari 153 pasar yang berada di bawah PD Pasar Jaya, 10 sampai 20 persen akan dibuka bioskop rakyat. Ini karena masih banyak pasar yang belum memenuhi standar untuk dibukanya bioskop.

Dengan adanya bioskop ini, selain untuk meramaikan pasar juga diharapkan bisa menambah income iklan dari reklame. [Kompas.com]

Ahok Ingin Bioskop Rakyat Dibangun agar “Pasukan Warna” Bisa Nonton Film

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here