KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » 100 Hari Memimpin, Jokowi-Basuki Akan Evaluasi Semua SKPD

Ahok.Org – Masa kepemimpinan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama genap memasuki hari ke-100 pada 22 Januari 2013. Sejumlah kejutan telah disiapkan di hari yang disakralkan ini, termasuk memetakan pencapaian dari hasil evaluasi kerja 100 hari.

Ditemui di Balaikota Jakarta, Basuki mengaku telah menyusun hasil evaluasi seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hasil evaluasi itu nantinya akan diserahkan kepada Jokowi sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kinerja seluruh SKPD.

“Apa yang sudah kami capai, mana yang belum dicapai. Mana yang sudah ngerti, mana yang belum nanti ketahuan. Biasa, kan, kadang-kadang terjadi miskomunikasi,” kata Basuki, Senin (14/1/2013).

Mengenai kejutan di hari ke-100 masa kepemimpinan Jokowi-Basuki, kedua pasangan pemimpin ini berulang kali telah menyampaikan kepada awak media. Meski di lain sisi, belum sekalipun diperoleh jawaban jelas tentang kejutan yang dimaksud.

Di akhir tahun lalu, Basuki hanya menyebut bahwa salah satu kebijakan yang diambil dan dianggap sebagai kejutan adalah penerapan car free night (CFN) pada malam pergantian tahun yang di dalamnya juga digelar pesta rakyat dengan tajuk Jakarta Night Festival (JNF).

Basuki juga mengaku tak tahu jika waktu memberi kejutan itu terkait dengan 100 hari masa kerja kepemimpinan Jakarta Baru. Karena bila dihitung, masa kerja Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama tepat memasuki hari ke-100 pada 22 Januari 2013 sejak dilantik pada 15 Oktober 2012.

“Nanti juga keluar kejutannya. Kami sih enggak mesti 100 hari, kami ikuti saja,” ujar Basuki.[Kompas]

Berita Terkait: Jelang 100 Hari, Ahok: Kita Sudah Lakukan Evaluasi

  • Share/Bookmark

4 Responses to “100 Hari Memimpin, Jokowi-Basuki Akan Evaluasi Semua SKPD”

  1. Pak Jb

    Kl mau bicara secara umumnya dan demi peningkatan profesionalisme maka,kepala kepala suku dinas dan lainnya perlu dilakukan revitalisasi dan peremajaan

    Alasannya”

    Secara psikologis dan kondisi sudah berbeda 360 derajad jadi tidak mungkin melakukan koreksi untuk mampu menyanyikan lagu Jakarta baru

    Buktinya :
    a.Masalah kebersihan tidak beres beres

    b.Masalah Pekerjaan Umum tdk orientasi hasil
    c.Masalah masalah hasil tender juga tidak menunjukan hasil yg profesional

    Saran:
    1.
    Kepala kepala dinas yg performancenya atau jiwanya ,separuh aku diremajakan

    2.
    Yang pensiun tidak usah diperpanjang

    3.
    Dilakukan Moratorium penerimaan pegawai baru samapi sudah jelas kebutuhannnya dan peta personalia di tubuh Pemprov

    4.
    Lelang pengadaan barang dan jasa
    dilakukan 1 bulan sekali langsung dibawah Pak Wagub atau gubernur dan dibentuk team khusus Gubernur dan Wagub untuk selanjutnya mengawasi langsung tender

    5.
    Semua Pengadaan langsung dilakukan oleh hanya 1 team dibawah Gubernur/wagub

    sehingga bagian bagian atau dinas dinas hanya menerima hasil perlatan atau jasa yg dibutuhkan

    5.
    Rekrutmen pihak dr luar yang profesional sebagai Team pendamping kepala keapala Dinas yang bertanggung jawab lansgung kepada Gubernur/Wagub

    6.
    inspektorat Pemprov
    harus direformasi Total dan ditingkatkan kemampuannya dan Kesranya

    7.
    Masalah Pengangguran Di DKI jakarta
    Semua yang mengagngur untuk didata oleh dinas tenaga kerja dengan Iklan terbuka

    setelah itu ditempatkan sesuai dengan kemampuannya dan harus mau selama mereka belum bisa mendapatkan peklerjaan nya sendiri

    Caranya pemprov dki misalnya
    membeli tanah di Pemrov jabar atau banten
    untuk dibuat ladang perkebunan .pertanian.perikanan ,lahan u manfuakturng dsbnya
    dan mereka diperkerjakan

    apabila mereka tidak mau ,maka fasilitasnya dicabut

    dengan demikian tingkat kejahatan dapat ditekan

    8.
    Selam 1 tahun penuh(365 hr)
    TNI dan pemuka masyarakat dilibatkan

    1.Membantu petugas keamanan dengan melakukan patroli gabungan menekan tingkat kejahatan
    2.melakukan razia rutin tiap hari tertib lalu lintas

    3.kebersihan
    4.pekerjaan PU dll

    Gd Luck

    Reply
  2. sy bantu ya…hok.
    rakyat maunya anda berdua KONSISTEN.
    dlm memperjuangkan hal yg baek, adil dan benar bagi kemanusiaan d jkt.
    .
    gampil toh….cuma mengerjakan hal yg cocok hati nurani manusia yg benar.

    Reply
  3. Pak Ahok, memang berat untuk lakukan perubahan dalam waktu 100 hari tapi saya optimis untuk beberapa hal yg diwacanakan a.l:
    1. Pajak ONLINE – karena saya tahu persis ada Oknum Dinas Pajak yg korupsi (tapi memang tidak ada bukti tertulisnya) yg menangani pajak usaha catering (tidak disetorkan ke Pemda)
    2. CCTV di seluruh Kantor Pemerintah + Puskesmas – kalau ini dijalankan, akan merubah 180% pola kerja Pegawai Pemda
    3. Dinas PU DKI – Benchmarking ke Singapura dalam Penataan Jalan (kualitas + konstruksi aspal, Lebar Jalan, Standard Lebar Trotoar dll)
    4. Dinas Kebersihan – Program Bank Sampah katanya mau dijalankan? Termasuk kebersihan di Kali yg mau merekrut Pemulung itu ide bagus sekali
    5. Dinas Perhubungan – Peremajaan Angkutan Umum mutlak dijalankan
    6. Program RECRUITMENT – segera disiapkan para WAKIL KEPALA DINAS yg kompeten dan profesional, supaya sewaktu2 para KADIS tidak PERFORM, maka Gubernur dengan mudah mengganti dengan Wakil nya yg sudah disiapkan baik.

    Saya cuma bisa usul sementara itu dulu pak.

    Reply
  4. yang situasional dulu dah masukannya, buat Dinas PU, jalur busway yang lewat Sunter Mal, haltenya sekalian dibikin bisa sandar dua bus…..trus untuk jalan yang sering rusak itu yang diaspal, kenapa ga di beton aja (btw yg suka bongkar pasang jalan itu Telkom, PLN, PDAM dan Gas -mereka harus sinkron dibikinkan semacam got khusus tumplek blek disitu, ga boleh main gali sono sini).

    pembatas pinggir jalan dari beton disusun rasanya masih bagus, udah dibongkar diganti….boros anggaran aja

    Reply

Leave a Reply