KEADILAN     UNTUK     RAKYAT                 BERSIH     TRANSPARAN     PROFESIONAL    
Home » BALAI KOTA, BERITA, NEWS » Gagasan Jokowi soal Transportasi DKI

Ahok.Org – Karut-marut Jakarta mulai diakrabi oleh Joko Widodo (Jokowi). Dalam dua hari ini, Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling melongok perkampungan kumuh, sekaligus merasakan atmosfer lalu lintas Ibu Kota yang padat dan semrawut. Lalu apakah gagasan yang muncul setelah mantan Wali Kota Solo ini selesai melaluinya? 

Ditemui di sela-sela kesibukannya di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/10/2012) sore, Jokowi menyampaikan bahwa pada 2013 akan ada terobosan berpola subsidi kepada pemilik angkutan umum berjenis bus, semisal Kopaja atau Metromini. Menurutnya, peremajaan transportasi sejenis itu dapat dilakukan dengan cara menukar sebuah bus baru dengan dua bus yang tergolong sudah tidak layak beroperasi.

“Polanya subsidi, atau hibah. Misalnya, dua bus yang sudah tak layak kita tukar sebuah bus baru supaya ada peremajaan total, dan tanpa melupakan driver-nya. Ini sudah diproses,” kata Jokowi.

Untuk mesin pengangkut massal lainnya, Jokowi bertekad untuk menambah 100 bus transjakarta di tahun ini. Tahun depan, jumlahnya akan terus ditambah 300 sampai 400 unit.

“Saya pikir dampaknya akan sangat kelihatan,” ujarnya.

Di luar itu, Jokowi juga masih fokus merealisasikan transportasi modern berjenis MRT dan monorel. Dengan catatan, realisasi kedua program itu tak memberatkan masyarakat, khususnya dari segi biaya.

“Semua akan kita sentuh, Kopaja, Metromini, monorel, MRT, semuanya,” pungkas Jokowi.[Kompas]

  • Share/Bookmark
Tags:

6 Responses to “Gagasan Jokowi soal Transportasi DKI”

  1. Pak, itu ‘kan 2 bis jelek ditukat 1 bis baru. Lah klo kayak bapaku yg cuma 1, gimana nukernya yah? Dicarikan solusi juga dong pak. biar bapaku gak stres nih.

    Reply
  2. Ya masa 1 kopaja da tua diganti sama 1 yang baru, ya abis dunk anggarannya nanti..
    Ya kalaupun begitu ya mgkn lebih baik ada subsidi 50% yng bs dicicil, jadi biar ga terlalu berat jg buat pemilik bus.
    Kalo di kasih gratis mah enak bener, g jg mau deh. ga usa jadi supir bus, cukup jd owner nya aja and nunggu setoran. Mayan bisa nambah dana supaya dapur tetep ngebul.

    Reply
    • ya makanya kan nanti dilihat offering nya pemerintah seperti apa. sebagai warga yah sepatutnya pasti manutlah.
      mosok gratis mentah2 yo penaken kuwi 😀

      Reply
  3. PAK Ahok ANDA HARUS BUAT SISTEM UNTUK TRANSPORTASI MASSAL DI JAKARTA MULAI DARI:
    “SISTEM SERVICE” SETIAP HARI, KARENA PERCUMA BAPAK MENGADAKAN PEREMAJAAN KALO DALAM SEMINGGU SAJA SUDAH BANYAK YANG RUSAK;
    “SISTEM PENERIMAAN PEGAWAI” HARUS JELAS CONTOHNYA SEORANG SOPIR BUS HARUS DI TRANING DULU UNTUK DAPAT SURAT IJIN, KLO GA YA KAYA SEKARANG BANYAK YANG UGAL UGALAN DAN “MATI KESENGGOL BUS”;
    “SISTEM TRAYEK HARUS DIHAPUS”, SEHINGGA TIDAK ADA LAGI BUS NGETEM SEMBARANGAN KARENA IMBAS SANGAT BURUK UDA BIKIN MACET DITAMBAH LAGI ORANG PASTI AKAN LARI KE KENDARAAN PRIBADI;
    UNTUK SEMUA BUS DIJAKARTA HARUS ADA “SISTEM WAKTU”NYA,JAM DAN KEBERANGKATAN HARUS TERSISTEM dan On-Time SEHINGGA ORANG MAU PAKE BUS;
    “SISTEM KELAYAKAN BUS”, KAPAN BUS HARUS TURUN MESIN DSB TIDAK SEPERTI SEKARANG BANYAK BUS AC NYA MATI, PINTU NYA MACET, MOGOK DSB OLEH KARENA ITU SERVICE HARUS SETIAP HARI, KARENA KLO DIHITUNG HITUNG BIAYA PASTI LEBIH MURAH DARIPADA DITUMPUK TUMPUK KERUSAKANNYA SEHINGGA MAKIN MAHAL BIAYANYA;
    “SISTEM KEAMANAN” DI DALAM BUS INI “SIMPLE” TAPI SANGAT PENTING, CONTOHNYA SEKARANG BANYAK PENGAMEN, PREMAN, PEDAGANG ASONGAN MUDAH MASUK KEDALAM BUS, SEHINGGA ORANG MALES PAKE BUS KARENA KEAMANAN NYA TIDAK TERJAMIN;
    DAN >>BUAT SEMUA SISTEM INI DALAM SATU SISTEM TERPADU,SATU ATAP,SATU KOMANDO<< NISCAYA ORANG MAU PAKE BUS, DAN IMBASNYA KEMACETAN BERKURANG SEKIAN.

    Reply
  4. Hm,saya setuju buat disc 50% kalo bener2 gratis kadang kurang penghargaan pa..ada bagusnya mereka juga andil dalam peremajaan..jadi merasa memiliki…maju terus pa…

    Reply

Leave a Reply