Jokowi: Penempatan Lurah dan Camat Berdasarkan Prestasi

12
215

Ahok.Org – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan pihaknya menempatkan pejabatnya di wilayah, misalnya lurah camat berdasarkan prestasi, bukan yang lain.

“Kami ini kan biasanya kalau menempatkan seseorang dilihat dari prestasi dan kompetensi,” ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/8/2013).

Pria yang sapaan akrabnya Jokowi ini juga mengatakan pihaknya menempatkan pejabat di wilayahnya tidak sembarangan, tetapi melalui uji kompetensi.

Uji kompetensi tersebut telah dilaksanakan dengan program Jokowi, yakni proses seleksi dan promosi terbuka jabatan lurah camat DKI Jakarta.

“Kami juga menempatkan seseorang juga melalui uji kompetensi,” kata Jokowi.

Terkait adanya persoalan penolakan warga terhadap seorang lurah Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan alasan tertentu, Jokowi mengatakan akan membicarakannya dengan warga.

“Saat ini belum, nanti dibicarakan,” kata Jokowi.[Tribunnews]

12 COMMENTS

  1. Prestasi gilang gemilang Jokowi membenahi Jakarta tidak terlepas dari peranan wakilnya Ahok yang juga memiliki visi dan hati yang sama dengan Pak Jokowi dan kompetensi yang seimbang. Di samping itu Ahok sangat loyal dan hormat kepada Jokowi: Ahok mengerti betul posisi dan peranannya sebagai second-in-command tidak kalah pentingnya dengan the chief. Ahok pernah bilang “tugas saya sebagai wakil gubernur adalah membuat Pak Jokowi sukses sebagai gubernur.” Mengingat dunia politik yang sarat dengan perebutan kekuasaan dan saling sikut, ini adalah suatu kalimat luar biasa yang menyatakan kerendahan hati dan penundukan diri Ahok sebagai wagub.
    Di daerah lain biasanya peranan wakil tidak pernah terlihat, bahkan di Amerika Serikat sekalipun, kapan kita terakhir kali mendengar berita tentang Joe Biden, wapres AS?
    Jokowi-Ahok adalah dynamic duo yang fenomenal dan tak terpisahkan.
    Untuk itu sebaiknya Jokowi jangan dipisahkan dengan Ahok: Kalau Jokowi mau diusung jadi RI-1, Ahok seharusnya jadi RI-2. Karena kalau Jokowi dipasangkan dengan orang lain belum tentu cocok. Ahok pun kalau menjadi DKI-1 dipasangkan dengan wagub lain belum tentu cocok. Jadi sebaiknya tunggu saja 2019 untuk mengusung Jokohok jadi RI-1 RI-2.

    • Dr.Don kurang cerdas….jokowi nain jd RI-1,jkt langsung tancap gas…ndak percaya ??? liat aja nanti….cuman skrg ini yg jd mslh bangsa ini adlh pengangguran….moga2 p.jokowi dapet nemuin jurus utk itu…jd kalo udh wktuny nyampek jd RI -1 nanti,nggak gelagapan…ini penting banget…

  2. Lurah atau camat terpilih ini, akan mengurus daerahnya secara maksimal. Tidak pandang golongan, ras, suku, agama, dst.
    Daerahnya bisa rapi, bersih, ngikuti program kerja, timing tepat, jalanan bagus, lancar, taman-taman rapi, dan angka kriminal jalanan bisa turun drastis.

  3. Sudahlah Pak Jokowi nggk ada yg perlu dibicarakan lg dgn sebagian warga LA yg menolak lurah non muslim itu semua masalahnya sdh clear dgn statement Pa’ahok di media yg bicara apapun agamanya yg penting kerjanya benar lagipula warga LA yg dulu nolak lurah baru itu udh mulai bisa nerima tapi klo pak jokowi mau kesana nggk pp juga sih sekalian pak jokowi mengajarkan ke mereka2 apa arti Pancasila yg sebenarnya dan apa mimpi2 kebhinekaan Bung Karno

  4. ada sekelompok warga lenteng agung ini adalah warga yang pendidikan dan agamanya sangat minim,suka di hasut dan suka dikendalikan oleh provokator.pemprov DKI harus pakai intelijen ngecek siapa dalang di balik permainan ini.tidak susah dan sangat gampang kita harus tangkap provokatornya,sesudah di tangkap fotonya di sebarluaskan di media tv.kalau di tutupin mereka tidak kapok harus di maluin di depan umum.kelompok yang menolak lurah baru di lenteng agung kemungkinan ada permainan oknum pns/lurah yang lama.masalah ini kalau terungkap dan tertangkap provokatornya jangan kasih pengampunan dari aparat hukum kita.tobatlah elit politik kita untuk majukan negara dan bangsa kita,yang main politik busuk harus di basmi dari NKRI.rakyat perlu hidup damai,hidup tentram dan hidup rukun berdasarkan BHINNEKA TUNGGAL IKA harga mati.

  5. kalo pilih kepala daerah menurut agama, sumut kepala daerahnya minta kristen donk kan banyak yg agama kristen, trus papua madura maluku nias dst nya trus ntar bali mesti hindu juga semua kepala nya sampai ke tukang sapu nya, mo jadi negara NKRI atau mo jadi daerah per daerah ini negara sebenarnya ? agama ko di campur dgn pemerintahan, jgn lah merusak NKRI ini yg susah payah bersimbah darah pahlawan dari jaman belanda sampai merdeka untuk kemudian kalian generasi selanjutnya pecah pecahkan menjadi bkn NKRI lagi

  6. yg urgent, penempatan dan recruitment security, di Ps. Tanah Abang….rawan masalah dibelakang hari, untuk didik disiplin dan berani jujur, biar TNI yg gembleng!

  7. pak jokowi pak ahok itu e ktp bikin susah doang, orang tua saya aja udah ampir dua tahun e ktp diurus kaga kelar kelar ampe bosan, saya aja jadi takut bikin e ktp, tolong di bantu pak( saya orang kelapa gading ) pak ahok jgn berubah, itu yg mau pak ahok ramah karena pada takut lahan basahnya kegangu, tegas dan berani asal jujur maju pantang mundur pak, kalo emang bener orang salah yah harus di tegur, negara ini kalo mau berubah harus ada pemimpin seperti anda, udah bertahun tahun kita di pimpin ama orang gemulai kenyataan nya apa kaga pernah berubah ini negara malah tikus makin banyak, masyarakat dukung pak ahok, orang disini kebanyakan mau enak tapi enda mau kerja keras, apalagi saya bingung itu pkl dan orang miskin bener bener aneh mereka merokok padahal katanya miskin padahal merokok bakar duit, di kasih hati minta jantung itu biasa karena sudah jadi budaya

  8. menurut saya pak ahok percuma juga gaji pendapatan buruh di naikan, bukan berarti saya tidak setuju, masalahnya sebenernya dari individunya, duit masuk mau seberapa banyaknya tapi pegelolahannya buruk tidak akan pernah kata cukup bagi orang tersebut, kalo mau maju kelolah keuangan dengan baik, pada umumnya manusia bila pemasukannya sudah besar maka pegeluarannya pun akan makin besar, itu semua tergantung kita yg mengaturnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here