Makna Hari Pahlawan Bagi Jokowi: Pengorbanan Tanpa Pamrih (video)

3
382

Ahok.Org – Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November diresapi berbagai kalangan dengan berbagai makna. Untuk Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) Hari Pahlawan dimaknai sebagai pengorbanan tanpa pamrih.

“Hari Pahlawan itu berarti pengorbanan. Pengorbanan yang tanpa pamrih,” kata Jokowi usai melaksanakan upacara di lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2013).

Jokowi mengatakan hal tersebut dengan penuh penekanan dan semangat. Begitu pun saat ia menyampaikan pidato Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam upacara. Mengambil tema ‘Pahlawanku Idolaku’, Jokowi menyampaikan bahwa kemerdekaan saat ini bukanlah hadiah.

“Sejarah mencatat perjuangan mendirikan negara Republik Indonesia menjadi bangsa berdaulat bukan hadiah dari mana pun, tapi melalui proses perjuangan panjang, heroik dan disertai pengorbanan luar biasa oleh para pahlawan pejuang,” ujar mantan Walikota Solo ini.

Ia mengingatkan agar generasi muda di tengah masalah yang ada saat ini tidak menyia-nyiakan perjuangan para pahlawan.

“Karena itu, kita harus bahu-membahu mengatasi permasalahn tersebut untuk mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil dan makmur dan menjadi negara sejahtera dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” lanjut Jokowi. [Detikcom]

Video:

3 COMMENTS

  1. Indonesia tidak pernah merdeka menurut saya pak Gubernur. Lepas dari tangan penjajah bangsa lain, jatuh ke tangan pemimpin yang ingin menjadikan negara seperti kerajaan dan pewaris mahkota kekuasaan yaitu 2 presiden pertama RI. lalu jatuh ke penjajahan bangsa arab dengan segala kultur budaya & hukum2 arab dipaksakan untuk jadi bagian dasar hukum negara. blum lepas, sudah digempur lagi dengan penjajahan ekonomi dengan semua serba import dari luar dan produk2 china dimana pejabat lebih mementingkan warga untuk terus membeli barang ketimbang menjaga keawetan barang dengan kwalitas barang yang baik. makanya PKL sangat subur bermunculan dimana2. untuk bangun rumah ibadahpun pakai minta2 segala dengan blokir jalan2 raya.

    untuk saat ini, saya lebih suka bila pimpinan2 negara & pejabat di negara ini dipegang orang2 ATHEIS. jadi hukum negara benar2 dilaksanakan tanpa padang bulu dan belas kasihan. Kita ada di zona perang. kalau mau berubah, HARUS AMBIL SIKAP RADIKAL. 🙂

  2. Pahlawan membina prajurit yakni: rakyat bersatu
    “Tertib hukum-undang2 br bangsa/negara,
    tidak semata2 membela sekelompok,
    Maju bersama arus ber gotong royong,
    membangun Negara Indonesia, ibu pertiwi.”
    Menuju kemauan tekad:”Jadi bangsa yang kukuh dan perwira” membuktikan, “Pengorbanan pahlawan bangsa yg sedia berkorban tanpa pamrih.
    Tidak korupsi, berjuang me makmurkan, men sejahterakan, mendidik mengajar Ke mandirian, bersih-tertib, sehat lahir dan batin.”

Leave a Reply to Grace Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here