BPPJ Diminta Lebih Transparan

6
148

Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kecewa dengan kinerja Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta. Karena badan yang mengurus kegiatan lelang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kurang transparan dalam menentukan pemenang lelang.

“Saya sudah tanya berapa kali, kenapa proses nentuin pemenang lelang itu gak pernah dibuka sama BPPBJ,” ujar Basuki, di Balai Kota DKI, Selasa (27/10).

Menurut Basuki, tidak transparannya BPPBJ DKI dalam menentukan proses pemenang lelang, banyak dikeluhkan masyarakat, terutama dari perusahaan yang mengikuti tender.

“Banyak orang mengeluh. Tahapannya, semua satuan harus dibuka sejak awal. Dulu waktu saya tanya kenapa, katanya rahasia dokumen. Kalau untuk keadilan, mutu baik kenapa ditutup,” ucapnya.

‎Karena itulah, Basuki meminta kepada Kepala BPPBJ DKI, Bless Mianda, agar seluruh proses pelelangan dari mulai satuan terbawah hingga proses penentuan pemenang lelang diinfokan secara terbuka atau transparan.

“OE (Harga Perkiraan Sendiri -red) harus dibuka. ‎Di e-budgeting semua sudah terperinci. Makanya saya‎ minta terbuka semua, jadi prosesnya pun semua orang lihat,” tuturnya.

Apabila BPPBJ DKI masih tidak mau transparan menginformasikan tahapan proses lelang, ‎maka dapat diindikasikan bahwa ada pegawai dalam instansi tersebut yang bermain mata dengan para peserta lelang.

“‎Kenapa saya agak marah, karena gak pernah dilakuin. Makanya saya biarin maunya apa. Jadi saya gak suka sama Pak Bless, mau ngadalin saya. Begitu udah saya sekak, baru mau dikerjain,” tandasnya. [Beritajakarta]

6 COMMENTS

  1. Loh ini kan katanya 1 dari 13 asesori terhandal di Indonesia, dan yang bicaranya paling menggelegar itu, dan yang dipuji PakGub dari awal, terus hanya begini? Ini apa2an? tidak dipuji katanya tidak pernah memuji satfnya dipuji ujungnya begini, Republik ini memang susah penuh dengan orang2 terbaik tetapi ya terus mencuri, korupsi ya itulah model si Gayus. Ini orang Indonesia paling pribumi ya seperti ini nah kalau yang tidak kafir pula apa dikata? Namanya Indonesia paling pribumi itu sedikitlah mencitai bangsamu ini dengan bekerja tansparan tulus sepenuh hati untuk bangsamu ini loh, kalau bukan kamu siapa lagi bless yang menggelegar! Gila ya Indonesia. Sikat terus PakGub pakai sikat kawat dan TNI akan membantu,bukankah mereka sudah terdahulu reformasi!!!

    • Mengapa agak marah Om Basuki, marah aja tembak dor, kepalang tanggung amat sih. Tolong Om Basuki beritahu kami pembaca yang Blessmianda itu ya makhluk apa dia? Bicaranya menggelegar kaya orang dari planet lain datang, palign tahu ya dia, engga tahunya juga cuma ngadalin, maksudnya gimana ya, tolong terangkan! Bisanya menggelegar bareng disuruh transparan kalang kabut ini satu dari 13 asesori terhandal, go to hell with your bless! Bikin malu!

  2. hasil peringkat yang ditimbang oleh World Bank dalam hal doing business: doingbusiness.org/rankings. secara keseluruhan Indonesia naik 11 peringkat (coverage: Jakarta & Surabaya). keep up the good work Mr. Governor.

  3. The report ranks countries based on 11 indicators such as ease of starting a business, dealing with construction permits, getting electricity and obtaining credit. The best 30 performers stand out because they have rules that allow “efficient and transparent functioning of businesses and markets,” not because they have little regulation, the Washington-based development lender said in the report.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here