Perda Zonasi Kuatkan Posisi Pemprov DKI

6
120

Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, tidak mengetahui alasan tertundanya pengesahan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K). Menurutnya, pengesahan perda sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami ngga ada masalah kok, reklamasi yang penting kan zonasi dulu. Itu kan bukan kami yang minta, tapi Kemendagri. Jadi semua daerah harus keluarkan perda zonasi,” kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).

Basuki menjelaskan, pembahasan perda juga berdasarkan payung hukum sebelumnya yakni Perda 1995 dan Peraturan Presiden (Perpres) tahun 1995. “Kalau nggak mau diberesin kasian juga Pelindo sudah ada izin segala macam,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika reklamasi tidak diatur dalam perda, justru akan merugikan pemerintah. Karena nantinya pihak pengembang bisa sesukanya dalam melakukan reklamasi.

“Terus ngaturnya bagaimana kalau kami nggak ngatur dengan perda, nanti kan lebih enak-enakan pengusahanya. Kewajibanya nggak jelas, jadi mesti ada perda,” tandasnya.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta kembali menjadwalkan pengesahan Raperda RZWP3K pada hari ini, Senin (7/3), pukul 10.00. Namun rapat paripurna tersebut dibatalkan kambali. Pembatalan juga sudah beberapa kali dilakukan. [Beritajakarta]

6 COMMENTS

  1. PakGub Anda percaya dengan pdip itu apalagi kalau itu berkenaan dengan makhluk2 semacam Pras, yang sudah jelas selalu mau menjegal Bapak, itu apbd terakhir itu kan sampai dipanggil PakPres agar dia tidak merepotkan lagi. Tema impeachment itu. Jangan lupa kelelahan yang selalu dia timbulkan, ini bukan teman, interese Pak. Dan itu si Boy, ini sih pendendam kepahitan. Napa PakGub selalu mengatakan teman semua diteman. Apa pdip itu tanpa BuMega untuk Anda Pak, jujur! Counselling dong dengan soulmate di medan merdeka, nah ini satu2nya yang bisa dipercaya. Bagaimana kalau nanti teman ahok tidak berhasil dan berhasilpun tanpa partai kan tidak bisa. Pikirkan baik2 Pak dan tidak usah semua dikatakan kepada media!!! keep up the hard work!!!

    • Sepertinya teman ahok bisa memberi kesulitan besar dan menyiapkan kegagalan karena idealisnya. Tetapi tanpa canangan mau maju indenpenden, kawula muda ini tidak bergerak, jadi dilematis …
      Sepertinya tidak mungkin PakGub tidak sudah memikirkan ini dan kedepannya bgmn. Sepertinya juga ingin memertahankan Wagub itu juga kedepan ada perlunya. Sebab seperti sudah terjadi wagub bisa menjadi Gub, not at least pdip diuntungkan, tapi apa pdip juga berpikir sejauh ini. Soulmate …

  2. pdip dari awal sudah bilang mengusung mengusung tidak mungkin mau mendukung, arogansi partai, suara rakyat dikesampingkan, seandainya sistem pemilu boleh memberikan suara ke kotak independen tidak harus memilih partai pasti tidak banyak golput dan asal coblos partai demi kandidat yg diinginkan seperti pilpres lalu rakyat terpaksa pilih pdip demi pak Jokowi jadi presiden

    • BETUL banget dan jangan lupa juga kemenangan Pak Jokowi itu bukan karena pdip, masih ingat semua stigma ini, kalau bukan relawan yang bekerja hampir mati, dimana-mana relawan bekerja kalau tidak Pak Jokowi tidak terpilih. Masih ingat ya semua dan jangan lupa apa yang dikerjakan pdip untuk Pak Jokowi itu memalukan hanya jadi penonton dan nebeng kemenangan bikin malu. Dicatat sejarah jangan lupa! Ayo melawan lupa semua! Ingat relawan memang penting sekali! Ini sudah dikatakan PakGub sendiri, baru diupload di pemprov dki twitter, sila dengar, wawancara informal.
      Now then hold on your word PakGub and we give the benefit of the doubt to TemanAhok. Semangat! PDIP partai penuh kerusakan dan perpecahan dan korupsi baiknya masih ada Bang Ara atau mas Djarot atau PakPresiden.
      Ayo kerja kerja, now or never, tenang PakGub, ingat kata2mu di wawancara dengan 1Indonesia! We keep up the hard work!

  3. Ini titik nadir buat mereka semua, bahkan tergopoh membuat aliansi hanya untuk membungkam golput yg independen dan merindukan keadilan yg anti korupsi, ayo selesaikan pembangunan Jakarta Baru 2017…

  4. menuntut ilmu itu penting, ya accord !! ijasah palsu, no way !!! walau dng kepalsuan itu kita dielu-elukan !!!
    .
    lebih mengenal Tuhan, mengenal secara sistematis melalui pembelajaran agama, ya, saya setuju..tapi kalau setelah beragama, Tuhan nya malah dibelenggu, dikerangkeng, dihilangkan substansinya, umat ciptaannya dikotak-kotakin, kedadilan n sejahtera tak rata, ini kacau !! ini masalah besar ego-maha-esa yg hanya dimiliki umat manusia (sejauh ini sih, para khewan gak lho, ) !!!
    .
    analog dng diatas, mengabdi kepada masyarakat luas, kepada umat manusia, dalam kebenaran, keadilan, dan kebaikan, secara sistematis, lewat partai, iya saya setuju. tapi kalau setelah berpartai, lantas keutamaan demi rakyatnya menjadi nomor kesekian, kalah dari prosedur n aturan kepartaian, secara substantif rakyat malah terbelenggu hal2 tetek-bengek, ini jelas kacau sekali !! dan ini urusan ela-elo nya manusia yg kagak paham utara selatan timur barat !!! waduh waduh, masa sudah separah itu sih ??? atau memang si-ego-maha-esa tadi yang berulah ???
    .
    tapi saya pilih gak mau ikut ikutan ela-elo, biar ogut dikatan kampungan-deso, goblok, tak berpendidikan dst, masa bodoh. persoalannya demikian gamblangnya kok . . . . . .
    .
    salam,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here